Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Aneh Tahun 2024 Ternyata Proyek Sanctuary Tapir di Sopotinjak Kembali Dianggarkan.TNBG Bantah Proyek itu Mubazzir

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
  • print Cetak

Kondisi salah satu bangunan terbengkalai dilokasi penangkaran tapir di desa sopotinjak, madina ( ist )

MADINA – (Mandailing Online) – Terkait Proyek Sanctuary Tapir di Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dinilai mubazir dibantah satuan kerja Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG).

Melalui Bidang Sub Bagian Tata Usaha. Herbert Aritonang, didampingi Kepala seksi Siti Wahyuni selaku pengelola taman nasional wilayah 3 TNBG mengatakan proyek pembangunan senctuary tapir di desa sopotinjak tahun 2020 sempat ada penolakan dari masyarakat sehingga bangunan terbengkalai.

” saat proses pembangunan senctuary tapir masyarakat setempat menolak sehingga bangunan di stop atau istilahnya Kahar Sosial,” jelas Heebert pada Mandailing Online Kamis kemarin diruangnya (13/03/202).

Sementara itu, Siti Wahyuni selaku Kepala Seksi Wilayah 3 Madina menjelaskan. Tahun 2022 pengerjaan proyek Sactuary Tapir dihentikan. Penghentian proyek Sanctuary Tapir sendiri telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan telah mengaudit kegiatan proyek itu. bahkan uang pihak ke 3 atau kontraktor yang melaksanakan pembangunan itu sudah dikembalikan serta sisa pagu anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu juga telah dikembalikan oleh Satker TNBG Madina ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Akan tetapi, diungkapkan Siti anggaran program Sanctuary Tapir itu kembali dikucurkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dialokasikan melalui APBN, bangunan itu direalisasikan di Lokasi yang sempat ditolak masyarakat Desa Sopo Tinjak. Setelah sebelumnya, pada Tahun 2023 TNBG Madina melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait idealnya bangunan tersebut hingga akhirnya masyarakat menerima pembangunan itu.

“Adapun bangunan yang dikerjakan yakni Pembangunan Sanctuary Tapir meliputi, Boardwalk, Pagar Kandang Rehabilitasi Habituasi, Klinik Dokter Hewan, serta Landscape & Jalan Evakuasi. Lalu, Dilaksanakan pada tahun 2024 dan telah selesai pada tahun yang sama. Berada tetap dilokasi awal Sopotinjak,” Jelas Siti saat dikonfirmasi kembali pada Jum’at, (14/03/2025) melalui pesan Whatsapp.

Dari Data Yang dihimpun Mandailing Online Pada Tahun 2024 benar Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelontorkan dana APBN untuk lanjutan proyek Sactuary Tapir. Alokasi realisasi anggaran dari data itu beragam, ada belanja Jasa konsultasi, pengerjaan konstruksi bangunan beberapa serta belanja lainnya.

Dari Data laman kementerian yang didapat Media ada realisasi untuk. Sacntuary Tapir (Anjungan Gazebo)Pekerjaan Konstruksi,
Total Pagu 450.000.000. Sanctuary Tapir (Landscape Jalan Evakuasi). Jenis Pengadaan Pekerjaan Konstruksi, Total Pagu 400.000.000. Kemudian, Sanctuary Tapir (Boardwalk)Pekerjaan Konstruksi, Total Pagu 200.000.000. Kios Pemberdayaan Masyarakat Pekerjaan Konstruksi,Total Pagu 200.000.000 (pembangunan kios). Sanctuary Tapir (Pagar Kandang Rehabilitasi Habituasi)Pekerjaan Konstruksi, Total Pagu 200.000.000.

Seterusnya, Perencanaan Sanctuary Tapir (Pagar Kandang Rehabilitasi Habituasi) Jasa Konsultansi Rp. 19.600.000 jadwal pelaksanaan kontrak Juli hingga Desember 2024. Perencanaan Sanctuary Tapir (Landscape Jalan Evakuasi) jenis pengadaan Jasa Konsultansi, Total Pagu 36.000.000. Sanctuary Tapir (Klinik Dokter Hewan) Pekerjaan Konstruksi, Total Pagu Rp. 120.000.000 Jadwal Pelaksanaan Kontrak Mulai Juli Akhir Desember 2024. Perencanaan Sanctuary Tapir (Boardwalk) jasa Konsultansi, Total Pagu 19.600.000.

Menanggapi hal tersebut, Siti Wahyuni selaku Kepala Seksi Wilayah 3 Madina itu mengaku bahwa TNBG bukan mengulangi pekerjaan tetapi menyelesaikan yang sudah dikerjakan sebelumnya.

” terkait dengan masyrakat di tahun 2024 masyarakat sudah tidak keberatan. mungkin bisa ditanyakan pada kepala desanya langsung. Saya juga PPK sejak bulan Nopember 2024. Makanya untuk info detil saya harus lihat dokumennya. ” kata Siti.

Perlu diketahui bahwa proyek Senctuary Tapir di Desa Sopotinjak sejauh ini tidak ada perubahan meski tahun 2024 kementerian kembali mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan pembangunan yang sempat terbengkalai tersebut. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Pemeran Yang Dipuja Penonton di Film “Marina”

    Tiga Pemeran Yang Dipuja Penonton di Film “Marina”

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada tiga pemain di film Mandailing “Marina” yang dipuja penonton. Ketiganya adalah bocah. Dua bocah laki-laki dan satu bocah perempuan. Ketiganya direkrut dari salah satu desa terdekat dari Rodang Tinapor, Desa Bonan Dolok Kecamatan Siabu. Kedua bocah laki-laki itu bernama Abdul Rosi dan Irpan Raja memerankan Lian dan Makbul. Mereka sehari-hari tak berbaju, dengan kulit […]

  • RPAPBD Madina 2021 Diajukan Sebesar 1,68 Triliun

    RPAPBD Madina 2021 Diajukan Sebesar 1,68 Triliun

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan Perubahan APBD Mandailing Natal TA 2021 diajukan sebesar Rp 1.689.954.783.147. Angka itu naik dari APBD murni yang sebesar Rp 1.643.763.327.503. Sementara sisi belanja,  pada Rancangan Perubahan APBD 2021 ini sebesar Rp 1.737.394.264.628. Naik dibanding APBD murni yang sebesar Rp 1.673.136.120.492. Ada pertambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 50.125.204.608. Pada […]

  • Sidak, Atika Soroti Kehadiran ASN

    Sidak, Atika Soroti Kehadiran ASN

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa instansi di lingkungan Pemkab Madina, Rabu (5/1). Adapun instansi yang dikunjungi Wakil Bupati peraih dua rekor MURI ini adalah Dinas Pariwasata, Inspektorat, dan Dinas Perhubungan. Dalam sidak ini Atika menyoroti kehadiran ASN dan kebersihan lingkungan […]

  • Halimah Yacob, Wanita Melayu Akan Jadi Presiden Singapura

    Halimah Yacob, Wanita Melayu Akan Jadi Presiden Singapura

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Singapura – Halimah Yacob akan mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang menjabat sebagai Presiden Singapura. Tidak hanya itu, Halimah yang berhijab ini juga akan menjadi pemimpin Singapura pertama dari etnis Melayu dalam 47 tahun terakhir. Seperti dilansir media Singapura, Channel News Asia dan Reuters, Selasa (12/9/2017), Halimah akan dilantik menjadi Presiden Singapura pada Rabu […]

  • Evaline Sago Duduk di Komisi II DPRD Madina

    Evaline Sago Duduk di Komisi II DPRD Madina

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Evaline Sago tercatat masuk di Komisi II DPRD Mandailing Natal. Putri pengusaha perkebunan sawit Ignasius Sago itu berposisi sebagai anggota di Komisi yang membidangi Pertanian itu. Dinas Pertanian Mandailing Natal merupakan instansi yang menangani bidang perkebunan. Berdasar data profil PT.Sago Nauli di www.sagonauli.com tercatat Drs. Ignasius Sago sebagai Direktur Utama […]

  • Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    Penyakit Merkuri tidak Spontanitas

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Merkuri (air raksa) adalah hasil dari proses pengelolaan batuan emas. Merkuri biasanya akan menimbulkan berbagai penyakit, namun tidak datang secara spontanitas tapi terlihat beberapa tahun kemudian. Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Madina, Marah Rusli Harahap kepada METRO di ruang kerjanya, Rabu (11/1). Dia menjelaskan itu, sehubungan dengan maraknya penamabanagn emas di Hutabargot. […]

expand_less