Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

Operasional RSU Panyabungan Panatapan Ditarget Tahun Ini

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
  • print Cetak

Bupati Madina Saipullah Nasution (bertopi) bersama pejabat lain meninjau gedung RSU Panyabungan di Panatapan, Rabu (26/3).

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution menegaskan pada masa awal pemerintahannya bersama Wabup Atika Azmi Utammi Nasution RSUD Panyabungan di Panatapan wajib difungsikan tahun ini.

“Ini tidak ditunda-tunda lagi, wajib harus ditempati di tahun 2025 ini,” lanjut bupati usai meninjau rumah sakit tersebut didampingi Asisten II Ahmad Meinul Lubis, Direktur dr. Muhammad Rusli Pulungan, dan Kepala Dinas PUPR Ir. Elpi Yanti Harahap pada Rabu, 26 Maret 2025.

Namun, bupati menekankan bahwa pengoperasian rumah sakit berkaca pada pada kesiapan bangunan dan fasilitas yang ada. “Apakah nanti seluruhnya, itu nanti dibicarakan, tapi paling tidak di 100 hari itu dari fasilitas yang ada, kami berkomitmen mewujudkan itu,” ujar dia.

Untuk mendukung percepatan penggunaan RSUD Panyabungan, Pemkab Madina telah mengajukan anggaran tambahan untuk kelanjutan pembangunannya.

Kami sudah mengajukan anggaran tambahan untuk melengkapi fasilitas yang kurang di sini, tadi Pak Dokter (Direktur RSUD) bilang akan dibikin juga poli khusus nanti,” sebut dia.

“Meskipun di tengah efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat, Bupati Saipullah optimistis pengajuan itu akan disetujui. Sebab, kesehatan merupakan kebutuhan mendasar dan ketersediaan rumah sakit ini cukup mendesak. “Saya pikir pemerintah pusar juga bisa memilah-milah mana yang diefisiensikan,” lanjut bupati.

Terkait besaran anggaran, bupati menilai belum etis untuk dipublikasikan. Menurut dia, publikasi anggaran yang cukup besar itu lebih tepat dilakukan saat pengajuan telah disetujui kementerian.

“Anggaran yang diminta dari Kementerian Kesehatan, dengan dana itu kita yakin ini akan selesai. Belum tentu 2025, menurut saya 2026,” tambah dia.

Di sisi lain, pemerintah daerah nantinya akan menyediakan bus pengangkut bagi pasien yang berobat jalan sehingga tidak terkendala transportasi saat mengakses layanan kesehatan di rumah sakit. “Rencana starting point-nya di Masjid Agung, nanti pasien tunggu di situ, dari sana diangkut dengan shuttle bus dan ini gratis,” ungkap dia.

Bupati Saipullah memastikan bus yang tersedia nanti pasti memenuhi standar operasional sehingga keamanan dan keselamatan pasien yang diangkut terjamin. (srn/mp/dab)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TNI menyebut status waspada jika selisih suara hasil pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli besok antara pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK hanya di bawah lima persen. "Kalau selisih nya dibawah lima persen kita waspada, kalau di atas lima persen aman," jelas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman usai menggelar teleconference bersama KPU, Bawaslu dan 17 Pangdam […]

  • Jalur Tengah Lintas Sumatera di Muara Mais Tertimbun Material Longsor

    Jalur Tengah Lintas Sumatera di Muara Mais Tertimbun Material Longsor

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, ( Mandailing Online )- Jalan tengah lintas sumatera di Desa Muara Mais, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal pagi ini Kamis 16/11/2023 terpaksa tidak bisa di lewati kendaraan, pasalnya material longsor dari perbukitan menimbun badan jalan nasional itu. Kendaraan melintas si jalur perhubung Sumatera Utara dan Sumatera Barat ini pun terpaksa terhenti sementara menunggu […]

  • Dianggap Kodrat, Adakah Sebagai Sinyal Penerimaan Seks Menyimpang?

    Dianggap Kodrat, Adakah Sebagai Sinyal Penerimaan Seks Menyimpang?

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen “LGBT itu sebagai kodrat kan tidak bisa dilarang.” Kalimat ini menjadi viral di sosial media yang kemudian menjadi perbincangan banyak pihak. Kalimat tersebut tentu saja mengejutkan rakyat Indonesia. Karena belum ada tokoh manapun yang notabene Muslim berani secara gamblang memberikan pernyataan demikian. Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang Menteri, professor yang […]

  • Harga Jengkol Naik

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua pekan terakhir harga jengkol di Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan dari Rp.12.000 menjadi Rp.16.000 per kilo gram. Itu untuk kategori buah jengkol yang masih segar. Untuk kategori buah jengkol yang sudah layu atau stok lama masih dapat dibeli dengan harga 10.000 per kilo gram. “Harga […]

  • Tak Satu Pun Petani Ganja di Madina Berhasil Ditangkap

    Tak Satu Pun Petani Ganja di Madina Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Mandailing Natal (Madina) memusnahkan 417 kilogram ganja di Halaman Mapolres Madina, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara, Jumat (20/01/2012) lalu. Tokoh Masyarakat Panyabungan H Ismail Hakim mengatakan rasa bangganya atas penemuan ladang ganja maupun narkoba dari parra tersangka. Namun ia merasa kecewa karena tidak satu orang pun petani ganja yang bisa ditangkap. (Beritasumut.com/Muhammad […]

  • Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (4-Selesai)

    Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (4-Selesai)

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : BASYRAL HAMIDI HARAHAP (In Memorial) Sejarahwan Mandailing     Haji Muhammad Siddiq Nasution (1925-1982) lahir pada tanggal 11 Februari 1925 d Gunung Tua, ia adalah putera tertua Sutan Parimpunan dari Gunung Tua, Mandailing. Ibunya Rukiyah Dalimunthe dari Sigalangan. Belum lagi menamatkan HIS ia berangkat bersama kakek dan neneknya, Syekh Haji  Hasan dan Ramlah […]

expand_less