Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Bupati dan Wabup Madina Zoom Meeting Dengan Presiden RI di Sela Panen Raya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
  • print Cetak

SIABU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti zoom meeting panen raya padi pada Optimalisasi Lahan Rawa (Oplah Rawa).

Zoom meeting berlangsung secara serentak oleh 14 provinsi bersama Presiden RI H. Prabowo Subianto, Senin (7/4/2025).

Untuk Kabupaten Madina sendiri, panen raya padi Oplah Rawa ini dilakukan di lahan pertanian masyarakat wilayah Huraba, Kecamatan Siabu.

Hadir mendampingi bupati dan wabup, Dandim 0212/TS Letkol Delli Yudha, pejabat teras Pemkab Madina seperti Asisten, Staf Ahli, sejumlah Kepala OPD, Anggota DPRD Madina dari Fraksi Partai Golkar, Forkopimcam Siabu, perwakilan Bulog, Pupuk Indonesia, kelompok tani, 11 tim Brigade Pangan, dan petani lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kadis Pertanian Madina Siar Nasution melaporkan bahwasanya Madina tahun 2024 mendapat kuota dari pemerintah pusat seluas 2.300 hektare untuk program Oplah Rawa.

“Dapat saya laporkan pak bupati, ibu wabup, Alhamdulillah Madina kebagian kuota dalam Oplah Rawa ini. Untuk Kecamatan Siabu ada 900 hektare, dan sisanya di wilayah Panyabungan Utara dan Pantai Barat ada sekitar 1.200 hektare,” kata Siar.

Kadis Pertanian menjelaskan, pasca adanya Oplah Rawa ini, Indeks Prestasi (IP) pertanian wilayah Madina meningkat dibandingkan sebelumnya.

“Sebelumnya kita di Madina memiliki IP 2,0, dan setelah adanya Oplah Rawa menjadi 2,5. Kita berkomitmen akan meningkatkan ini,” ucap dia.

Dandim 0212/TS Letkol Delli Yudha dalam pidatonya mengakui bahwa kehadiran TNI dalam pertanian adalah sebagai pendamping. Delli meminta kepada petani agar tidak khawatir atas kehadiran mereka.

“Kami dari TNI, terus mendampingi, masyarakat tidak perlu khawatir, kami membantu sehingga program dari komandan, terutama dari Presiden bisa berjalan optimal di wilayah ini,” ungkap Dandim.

Komandan Kodim ini mengajak para petani untuk saling bergandengan tangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madina melalui padi ini.

“Pada intinya progam ini bisa berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Terima kasih atas kepercayaan kepada kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Madina Saipullah Nasution menyampaikan rasa bangga atas keikutsertaan Madina dalam panen raya serentak bersama Presiden RI. Bupati mengaku hanya 176 kabupaten/kota di Indonesia yang ikut dalam panen raya tersebut.

Bupati menerangkan, IP yang dicapai saat ini sudah mendekati ambang batas IP yakni 3.0, atau sama dengan 3 kali panen dalam setahun.

“Tentu ini bisa kita pelajari kembali, yang jelas bahwa kita bersyukur Madina ini bisa berkontribusi mencukupi kebutuhan beras di Madina ini. Tetapi Harapan kita, Madina bisa mengekspor beras ke tetangga lain yang tidak cukup akan produktifitas berasnya,” ujarnya.

Di sisi lain, bupati juga mengharapkan agar dalam setiap panen bisa menghasilkan 6 ton per hektare agar bisa menjadi sesuatu yang membanggakan untuk Madina. Pemkab Madina, kata bupati, akan terus melakukan peningkatan produktivitas padi melalui intensifikasi dan ekstensifikasi.

“Saya dan Wabup Atika ingin betul-betul agar optimalisasinya berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan,” tegas bupati.

Bupati Madina tidak ingin lahan yang produktif dijadikan sebagai areal komplek perumahan atau pemukiman masyarakat. Hal itu apabila terjadi akan mempengaruhi hasil panen di wilayah Madina.

“Tentu ini juga menjadi perhatian kami, lahan pertanian yang bagus diupayakan dipertahankan, jangan sampai penambahan rumah ini ke sawah yang produktifitas, sehingga lahan kita cukup untuk pertanian,” jelasnya.

“Mari kita dukung program presiden ini, mudahan-mudahan dengan adanya kekuatan kita di Madina, masalah ketahanan pangan, kita kuat,” tutup bupati. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • OKP Dukung Program Pemerintah Berantas Pekat

    OKP Dukung Program Pemerintah Berantas Pekat

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA; Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) dan mahasiswa mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) tentang pemberantasan penyakit masyarakat (pekat). Hal itu bertujuan untuk mewujudkan Kabupaten Madina yang madani seperti motto Kabupaten Madina. Demikian disampaikan Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Madina, Drs Zainal Arifin MM beserta beberapa pimpinan OKP di […]

  • Nazaruddin Akhirnya Tiba di Indonesia

    Nazaruddin Akhirnya Tiba di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Sosok M Nazaruddin tidak henti-hentinya memancing kontroversi setelah namanya terseret dalam kasus dugaan suap untuk proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan. Tak sampai 24 jam setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nazaruddin berhasil melarikan diri ke Singapura dan sempat bersembunyi untuk beberapa lama di negara tetangga itu dengan dalih […]

  • Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

    Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan ringkas : Askolani Nasution Yang pertama mengusulkan bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia adalah Sanusi Pane. Beliau lahir di Muara Sipongi, 14 November 1905. Secara administratif, masa kini Muara Sipongi berada di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Itu yang diceritakan kepala Balai Bahasa Medan, tanggal 23 September lalu, ketika saya diajak makan siang di ruang […]

  • GETAH SULANG ALING

    GETAH SULANG ALING

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    GETAH SULANG ALING – Seorang pekerja sedang membuka ikatan rangkaian pengikat karet alam di sisi luar lambung perahu robin di pelabuhan Desa Singkuang Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, pekan lalu. Karet alam atau bokar itu diangkut dari kawasan Sulang Aling menunju pantai laut Singkuang. Kawasan pedalaman Sulang Aling merupakan satu kawasan penghasil karet alam […]

  • Tortor Somba Dipromosikan ke Belanda

    Tortor Somba Dipromosikan ke Belanda

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Tarian Tortor Somba khas Tapsel dipromosikan hingga ke Belanda. Promosi ini dilakukan oleh biro perjalanan yang ada di negara Kincir Angin tersebut bekerja sama dengan Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok. Direktur Tor Sibohi Nauli (TSN) Hotel H Yuriandi Siregar melalui Manajer Hotel Darwis Nasution, kepada METRO, Rabu (27/4) mengatakan, upaya promosi tarian Tortor Somba […]

  • Apa Kabar Islam Politik?

    Apa Kabar Islam Politik?

    • calendar_month Selasa, 24 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh : Lukman Hakiem* Hubungan antara Islam di Indonesia dan politik modern bisa ditelusuri ‘bermula’ pada awal abad 18 M. Kala itu, di belahan Barat terjadi revolusi industri dan Revolusi Prancis. Imbasnya tentu saja mengalir ke tanah Hindia Belanda selaku jajahan kongsi dagang Belanda, yakni VOC. Kedua revolusi itu merengut segalanya. Bahkan, revolusi […]

expand_less