Rabu, 11 Mar 2026
light_mode

Ada Anggaran Dana 1 Miliar Dipos Kesbangpol Madina untuk Pengadaan Mobiler.Kapsan : Itu Hibah untuk Kodim

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • print Cetak

Kantor Badan Kesbangpol Pemkab Madina ( fikri )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Pantastis sekaligus membuat heran. Ada alokasi anggaran tahun 2025 senilai Rp.1.000.000.000 untuk pengadaan mobiler yang diposkan di Badan Kesbangpol Pemkab Madina. Agak aneh memang kedengaran karena jelas sesuai kaidahnya tupoksi Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) adalah tugas, pokok, dan fungsi yang dilaksanakan oleh badan ini untuk memelihara dan meningkatkan persatuan,  kesatuan, serta keutuhan bangsa. Dalam menjalankan tupoksi, Kesbangpol juga berperan dalam memfasilitasi dialog antaragama, antarsuku, dan antarkelompok masyarakat.

Lantas pengadaan mobiler yang ditampung di anggaran Badan Kesbangpol Pemkab Madina untuk apa sampai mencapai miliaran. Setelah ditelusuri lebih dalam Dr. Kapsan Usman Nasution Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Madina membenarkan dana itu ditampung di kantor yang dipimpinnya.

Diungkapkan Kaban dana itu adalah hibah yang diperuntukkan untuk Kodim 0212 jenis barang. Namun, katanya pihaknya berkomunikasi dengan Bupati Madina untuk pergeseran DPA, realisasi dana itu nanti bakal dirubah di Perubahan APBD tahum 2025, kemudian rencana realisasinya akan ditampung di Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Madina.

“Iya benar, itu hibah, dana itu dulu disetujui oleh mantan bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution . Sekitar 2 minggu lalu kami juga memohon ke Pak Bupati yang sekarang untuk menggeser anggaran (perubahan DPA) itu ke Aset, kami sampaikan pada Pak Bupati itu tidak bisa kami laksanakan, karena kalo barang lebih bagus ke Aset. Kemungkinannya nanti akan di pindahkan ke keuangan, dan masih dalam proses. Di sekitar bulan 9 (September) nanti itu akan di ajukan di P – APBD,”Kata Kaban diruangannya. Selasa, (27/05/2025).

Menurut Kaban, prioritas alokasi dana hibah itu realisasinya untuk pengadaan barang mobiler, ATK dan jenis lainnya, sebab Kodim 0212 sendiri bakal membuat bagunan.

Dari data yang dihimpun Media. Dijelaskan ada Rp.1000.000.000 untuk belanja barang diserahkan pada pihak ketiga atau pihak lain. Uraian pekerjaan atau realisasi dana itu untuk pengadaan mobiler, pelaksanaan kontrak itu dimulai dari Januari hingga Desember Tahun 2025 serta metode pemilihan anggaran E- Purchasing. Sumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.( nap/ fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangka Dekat UKK Imigrasi Sibolga di Madina Akan Jadi Kantor Imigrasi Madina

    Jangka Dekat UKK Imigrasi Sibolga di Madina Akan Jadi Kantor Imigrasi Madina

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Kepala Kantor Imigrasi Sibolga Saroha Manullang menyampaikan, kunjungan Tim Direktorat jendral imigrasi melakukan verifikasi dan monitoring di Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi kelas II TPI Sibolga, ke Mandailing Natal (Madina) Rabu (12/7/2023) terkait dengan peningkatan status UKK menjadi kantor imigrasi. Dikatakannya kantor UKK yang cabang dari Sibolga diharapkan dapat menjadi […]

  • Dahlan pastikan krisis listrik Sumatera selesai November

    Dahlan pastikan krisis listrik Sumatera selesai November

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut krisis listrik di Sumatera akan berakhir pada akhir November nanti. Untuk sementara, krisis listrik akan diatasi dengan pemasangan genset berkekuatan 300 Megawatt. Menurut Dahlan, PLN saat ini sedang memasang genset di Paya Pasir di Medan. Daerah tersebut mempunyai banyak pembangkit listrik dengan berbagai jenis, diantaranya, pembangkit […]

  • Kaban Pertamanan Belum Tahu

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ahmad Ansyari Nasution menyatakan akan memanggil Kabid Kebersihan dan Pertamanan terkait pulau jalan Jalinsum Siabu. Hal itu dinyatakan Ahmad Asyari kepada wartawan Jum’at, terkait keluhan belum adanya perbaikan pulau jalan tersebut meski dananya telah diberikan seorang pengendara kepada Kabid Kebersihan […]

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 1)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution PRAKATA Mengidentifikasi tipikal Mandailing membutuhkan kajian yang komprehensif. Amat naif jika hanya menggeneralisir begitu saja bahwa Mandailing hanya sebatas teritorial saja, tanpa acuan-acuan yang signifikan. Apalagi kita meyakini bahwa filsafat, norma, dan budaya—yang sering digunakan untuk pengelompokan sosial—bukanlah satuan-satuan yang berdiri sendiri tanpa pengaruh dari identitas suku lain. Studi sastra banyak […]

  • Jadi Tersangka Penganiayaan Anak, Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal Diberhentikan Sementara

    Jadi Tersangka Penganiayaan Anak, Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal Diberhentikan Sementara

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Jadi tersangka kasus penganiayaan anak dibawah umur, Jabatan Kepala Desa dan Sekdes Desa Tegal Sari Natal diberhentikan sementara oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) Irsal Pariadi mengatakan, Kepala Desa dan Sekretaris Desa yang sudah ditetapkan sebagai tersangka akan diberhentikan sementara dari […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian tiga)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian tiga)

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980) Kampung kami di belah oleh sungai Batanggadis, airnya deras berbatu dan berkerikil. Masa itu kami bebas mencari ikan di sungai  dengan berbagai cara. Untuk mendapatkan ikan aporas dan sulum, kami cukup membawa jala dengan jaring kecil. Untuk mendapatkan ikan […]

expand_less