Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Kadin Sumut Sambut Positif Pembukaan Jalur Madina-Palas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • print Cetak

 

Sobir Lubis (tengah) bersama tokoh masyarakat saat berada di Desa Sirangkap, Panyabungan Timur.

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rencana pembukaan lanjutan jalur Madina-Palas disambut positif Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara.

Wakil Ketua Kadin Sumut Wilayah Pantai Barat Sobir Lubis, Selasa (10/6/2025) menyatakan jalur ini kelak memiliki daya dukung bagi perekonomian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Kabupaten Padang Lawas (Palas) secara khusus dan kawasan Tapanuli Bagian Selatan secara umum.

Volume perdagangan antar dua kabupaten ini memiliki prosfek besar karena dukungan infrastruktur jalan untuk angkutan barang, baik barang produk UMKM maupun produk pertanian.

“Gairah perdagangan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Madina dan Palas,” ujar Sobir yang juga mantan ketua Kadin Madina.

Jarak tempuh dan waktu tempuh juga akan menjadi singkat jika jalan raya Madina-Palas terbuka. Sehingga angkutan perdagangan menjadi singkat dan mudah.

Titik pembukaan berada di Kecamatan Panyabungan Timur, sehingga jalur ini dinamai sebagai koridor timur, karena terbukanya akses ke wilayah-wilayah tetanga Madina sisi timur, termasuk ke kawasan-kawasan Provinsi Riau.

Di sisi lain, lanjut Sobir, jalur Madina-Palas juga akan menjadi daya dukung bagi program Perhutanan Sosial yang pernah digalakkan pemerintah dari sisi pemanfaatan hutan oleh masyarakat desa yang bersentuhan langsung dengan kawasan hutan.

Termasuk sektor pariwisata alam di Panyabungan Timur yang memiliki sejumlah air terjun.

Sobir Lubis yang juga mantan anggota DPRD Madina berbasis Panyabungan Timur dan selalu memperjuangkan perbaikan jalan ke desa-desa Panyabungan Timur, menyatakan perekonomian di desa-desa Panyabungan Timur diharapkan berprosfek baik ketika jalur ini terbuka kelak.

Di sisi lain, jalur ini juga dinilai meningkatkan jumlah penumpang pesawat udara dari Bandara Abdul Haris Nasution di Madina. Penumpang pesawat dari Palas akan memilih bandara di Madina karena jauh lebih dekat dibanding dari bandara Pinangsori.

Pembukaan lanjutan jalur  Madina-Palas ditandai dengan pelepasan tim survey, Selasa (10/6) oleh Bupati Madina Saipullah Nasution dan Bupati Palas Putra Mahkota Alam.

“Tim hari ini turun ke lokasi untuk bisa mengkaji dan memetakan berupa jarak tempuhnya, panjang keseluruhan dan beberapa jembatan nanti yang akan dibangun,” ungkap Bupati Madina Saipullah Nasution di Sibuhuan, Palas.

Pembukaan jalur ini dimulai sejak beberapa tahun lalu yang harus memakan waktu secara berkala. (dahlan)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Korupsi, Dua Pejabat Madina Ditahan Jaksa

    Tersangka Korupsi, Dua Pejabat Madina Ditahan Jaksa

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Madina) menahan dua mantan Kepala Dinas Kelautan Perikanan Madina. Keduanya masing-masing Drs. Zamaluddin dan Kobol Siregar ditahan sejak Kamis (23/11/2017) di penjara Tanjung Gusta, Medan. Penahanan kedua mantan kepala dinas itu dilakukan setelah tim jaksa dari Kejaksaan Tinggi Sumut dan Kejari Madina melakukan pemeriksaan beberapa jam […]

  • Sedikitnya 6 Rumah Rusak Akibat Banjir dan Angin Beliung di Mompang

    Sedikitnya 6 Rumah Rusak Akibat Banjir dan Angin Beliung di Mompang

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Banjir dan angin puting beliung yang melanda Desa Mompang Julu, Mompang Jae hingga Desa Sukaramai (dahulu Sibaung-baung), Selasa (7/2) menyebabkan banyak rumah penduduk rusak. Data sementara yang dihimpun Mandailing Online di Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Madina, Rabu (8/2) menyebutkan selain rumah, sawah dan kilang padi juga menjadi korban, yakni. Desa Mompang Julu: Rumah milik […]

  • Guru bukan lagi panggilan jiwa

    Guru bukan lagi panggilan jiwa

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Guru di Sumatera Utara masih banyak yang menjadikan prefesi gurunya hanya sebagai pekerjaan biasa yang tidak berdasarkan panggilan jiwa untuk memberikan pengetahuan kepada siswa. “Menurut saya masih banyak guru di Sumut bukan berdasarkan panggilan jiwa,” kata Rektor UISU kampus Al-Munawwarah, Zulkarnain Lubis kepada Wasada Online, hari ini. Dia menilai guru yang mengajar […]

  • Harun Mustafa ke Golkar Madina, Ide KIM Daerah Tercetus

    Harun Mustafa ke Golkar Madina, Ide KIM Daerah Tercetus

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Muncul nya nama Harun Mustafa Nasution sebagai bakal calon kepala daerah ( Bacakada) tahun 2024 di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) terus jadi perbincangan publik. Cucu pendiri pondok pesantren Mustafawiyah itu pun mulai lakukan safari politik ke Partai Politik. Sore tadi Kamis 18/7, beliau didampingi abang kandungnya H. Mustafa Bakri […]

  • Atika Sebut Penyebab Langkanya Gas 3kg Karena Sering Libur Nasional

    Atika Sebut Penyebab Langkanya Gas 3kg Karena Sering Libur Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Salah satu pemicu langkahnya gas 3kg atau gas melon di tingkat pengecer akibat seringnya hari libur nasional sehingga berimbas pada jadwal distribusi dari Pertamina ke agen hingga pangkalan. Pasokan gas LPG 3 kilogram (kg) mengalami kelangkaan sejak hari raya Idul Fitri 1445 lalu. Gas LPG langka di tingkat pengecer. Imbasnya Harga […]

  • Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

    Musim Tanam Padi Sawah Tiba Bibit Lokal Primadona

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Musim tanam padi sawah di Sipirok, Tapsel telah tiba, dan masyarakat petani masih memprimadonakan (cenderung) menggunakan bibit lokal jenis Silatihan untuk musim tanam raya. Alasan mereka, hasilnya lebih menjanjikan. Keunggulan lainnya dari bibit lokal ini adalah rasanya lebih enak, harganya lebih mahal serta perawatannya lebih mudah. Kecendrungan petani ini untuk menggunakan bibit lokal, tidak mempengaruhi […]

expand_less