Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

Aktivis Lingkungan Hidup Laporkan Aktifitas Mesin Gelundung di Sirambas ke Polres Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • print Cetak

Muhammad Nuh saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Madina pada Kamis 26/6/2025 (ist )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – dianggap berdampak negatif, dapat merusak lingkungan, kesehatan manusia, dan potensi masalah sosial, kerusakan lingkungan meliputi erosi tanah, pencemaran air, dan hilangnya keanekaragaman hayati akibat penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri. Aktivis Lingkungan melaporkan aktifitas mesin gelundung atau pengolahan batuan yang mengandung emas dengan menggunakan baham mercury yang beroperasi di Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Kata Muhammad Nuh SHI, SH Direktur Yayasan Ekosistem Batang Gadis (YEBG). Ia telah melaporkan aktivitas ilegal itu ke Polres Madina pada Kamis kemarin, (26/06/2025).

“Laporan itu berupa pengaduan masyarakat (Dumas) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Madina pada Kamis kemarin. Karena adanya dugaan kegiatan aktivitas mesin pengolahan batuan yang mengandung emas atau gelundung dan alat pemecah batuan diduga tanpa izin berada di sekitar pemukiman warga di desa Sirambas,” kata Nuh. Jumat 27/6/2025

ia megatakan bahwa kegiatan ini juga dilakukan oleh beberapa orang yang belum diketahui indetisnya.

Atas dasar Pengaduan itu kata Nuh, ia berharap kepada Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh, SH SIK untuk memanggil dan memeriksa (Lidik/sidik) semua pihak yang terlibat dalam kegiatan yang di maksud serta pemilik lahan.

Menurutnya Aktivitas Pertambangan ini bertentangan dengan Undang -undang No. 3 Tahun 2020 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 158 bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp100 miliar.

Terkait laporan itu, IPTU Bagus Seto Plh Kasi Humas Polres Madina yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan mencek laporan tersebut.

“Kami cek dulu ya,” Ungkap Bagus singkat.

Aktifitas mesin gelundung atau pengolahan batuan yang mengandung emas dengan menggunakan bahan kimia berbahaya jenis mercury memang banyak beroperasi di wilayah Madina khusus nya di Kecamatan Panyabungan dan Hutabargot. Namun baru kali ini aktifitas mesin gelundung dilaporlan ke polisi. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Hidayah Aktris Nollywood Menemukan Islam

    Jalan Hidayah Aktris Nollywood Menemukan Islam

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aktris ternama Nigeria, Lizzy Anjorin mengejutkan jutaan fansnya. Ia menyatakan diri telah bersyahadat dan melabuhkan seluruh hatinya pada Islam. Pemenang berbagai penghargaan di dunia Nollywood itu pun kini mantab berislam dan telah berhijab. “Islam selalu ada di hatiku sejak aku kecil. Ibuku merupakan seorang muslim, dan aku selalu bermimpi suatu hari dapat mempraktikkan apa yang […]

  • Omnibus Law Hancurkan Izin Lingkungan Hidup

    Omnibus Law Hancurkan Izin Lingkungan Hidup

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Siti Khadijah Sihombing Tinggal di Barus, Tapanuli Tengah   Beberapa pekan lalu kita dikejutkan dengan pengesahan RUU Omnibus Law. Walaupun seluruh rakyat menolak pengesahan UU ini namun embahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja tetap dikebut dan telah sah menjadi undang-undang dalam sidang paripurna parlemen kemarin, Senin (5/10). (katadata.co.id) Pasal-pasal yang bermunculan […]

  • Kalangan Pengusaha Minta Lelang Proyek Dipercepat

    Kalangan Pengusaha Minta Lelang Proyek Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan pengusaha jasa konstruksi mendesak pemerintah daerah agar tidak memperlambat jadwal pelelangan paket-paket proyek fisik yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal (Madina) tahun anggaran 2015. Sebab, semakin cepat ditenderkan akan semakin cepat proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Jangan seperti tahun-tahun sebelumnya dimana para pengusaha jasa konstruksi harus berhadapan dengan […]

  • Hampir Setahun Laporan Penganiayaan Mengendap di Polres Madina

    Hampir Setahun Laporan Penganiayaan Mengendap di Polres Madina

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Penganiayaan yang dialami oleh seorang Jurnalis Media Siber bersama istrinya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagaimana telah dilaporkan melalui Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor (Polres) Madina pada Jum’at (14/02/25) Tahun lalu, tidak kunjung diproses dengan tuntas. Sebagaimana dimuat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor : STPL/107/III/2025/SPKT/POLRES MANDAILING […]

  • Upaya Panyabungan Bersih, Truk Sampah Ditambah 4 Unit Pinjaman

    Upaya Panyabungan Bersih, Truk Sampah Ditambah 4 Unit Pinjaman

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Truk pengangkut sampah di kota Panyabungan kini bertambah. Pertambahannya 4 unit truk. Empat tambahan itu miliki Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR yang dipinjamkan kepada Dinas Lingkungan Hidup. Pertambahan itu membuat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agak bernafas lega selaku dinas yang bertanggungjawab mengatasi sampah. “Alhamdulillah, Pak Bupati meminjam […]

  • Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PARIS – Prancis mulai penasaran dengan musibah AirAsia QZ8501, pesawat penerbangan Surabaya-Singapura yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, 28 Desember 2014.  Terlebih lagi, dalam laporan awal Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terungkap bahwa pesawat nahas itu jatuh saat dikendalikan oleh co-pilot yang kebetulan berkebangsaan Prancis, Remi Immanuel Plesel. Prancis tak tinggal diam. Seperti dilansir […]

expand_less