Kamis, 19 Mar 2026
light_mode

Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
  • print Cetak


SIDINGKAT-
Sedikitnya 34 ayam milik warga di Desa Sidingkat dan Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mati mendadak. Ayam-ayam yang bermatian diduga akibat tetelo ini merupakan kali kedua. Sebelumnya ratusan ayam di Madina juga mati mendadak.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Paluta Ir Mara Bangun Harahap didampingi Kabid Kesehatan Hewan Bukti Siregar dan drh Samsul Bahri Siregar, kepada METRO, membenarkan, ada puluhan ayam yang mati di Sidingkat dan empat ayam mati di Lingkungan I, Kelurahan Pasar Gunung Tua. “Temuan ayam mati itu dilaporkan warga sekitar, lalu langsung dilakukan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya, semua unggas bukan mati karena virus H5N1 tetapi karena penyakit tetelo,” ujar kadis.
Disnakan, lanjut kadis, telah melakukan langkah-langkah pengamanan dengan melakukan penyemprotan untuk mencegah masuknya virus avian influenza di Paluta. “Semua lokasi di Paluta rentan terkena tetelo karena Paluta daerah terbuka. Maka kami akan memperketat pengawasan semua jalan masuk ke Paluta untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. Mengingat kejadian ini, Mara Bangun mengingatkan masyarakat Paluta untuk tidak panik dan mengimbau warga agar segera melapor bila menemukan ayam-ayam yang bermatian lagi.
Sebelumnya, penyakit Newcastle Disease (ND) atau tetelo menyerang ternak ayam di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Akibatnya, sedikitnya 470 ekor ayam warga mati mendadak.
Informasi diperoleh METRO dari warga Bonan Dolok, semula ayam warga masih dalam keadaan sehat saat masuk ke kandang sore harinya. Namun pada pagi hari, ayam sudah banyak yang mati. Bahkan, jumlahnya tidak sedikit.
Kandang Disemprot, Ayam-ayam Diobati
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madina kembali mengimbau warga untuk melaporkan bila masih ditemukan ayam-ayam yang mati mendadak. Imbauan itu merupakan rangkaian pencegahan untuk meminimalisir penyebaran penyakit tetelo.
“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap ayam mati dan yang masih hidup di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, penyakit yang dialami ayam-ayam bukan flu burung melaninkan hanya tetelo,” kata Drh Franki, kepada METRO, Minggu (8/5).
Dikatakan Franki, pihaknya telah melakukan penanggulangan dengan melakukan penyemprotan terhadap kandang-kandang ayam warga. Hal ini untuk mengantisipasi penyakit yang diperkirakan masih ada pada tubuh ayam yang lain. “Di samping itu kita juga melakukan pengobatan terhadap ayam yang diperkirakan kena penyakit ini. Kita beri obat agar tubuh ayam lebih kebal terhadap penyakit. Sebab, kalau penanganannya terlambat dalam satu hari saja bisa ratusan ayam mati,” tambahnya. (thg/ann/dok)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Sido Makmur Beri Penghargaan 27 Tokoh Transmigrasi

    Desa Sido Makmur Beri Penghargaan 27 Tokoh Transmigrasi

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Warga Desa Sido Makmur Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memberikan penghargaan kepada 27 tokoh-tokoh transmigrasi dan warga yang berjasa dalam membangun di desa tersebut. Demikian disampikan Kepala Desa Sido Makmur, Sudarno kepada wartawan, Selasa (23/4/2013) usai memberikan penghargaan. Salah satu yang mendapat penghargaan adalah Abu Hanifah yang berjasa dalam membina […]

  • Sumut Tolak Umumkan Hasil PNS

    Sumut Tolak Umumkan Hasil PNS

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 13Komentar

    JAKARTA – Sebagian besar daerah menolak untuk mengumumkan hasil tes kompetensi dasar (TKD) seleksi CPNS tahun 2013 dari pelamar umum untuk provinsi dan kabupaten/kota. Kepala BKD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Pandapotan Siregar yang kemarin datang ke Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) guna menerima master data hasil seleksi CPNS untuk pemprov dan […]

  • Legislator minta kapolri nonaktifkan Djoko Susilo

    Legislator minta kapolri nonaktifkan Djoko Susilo

    • calendar_month Kamis, 2 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – ‎​ Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Ahmad Basarah meminta Kapolri Jenderal Timur Pradopo segera menonaktifkan tersangka kasus Simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) Irjen Pol Djoko Susilo dari jabatannya sebagai Gubernur Akademi Kepolisian. “Setuju, setidaknya ada dua pertimbangan yang dapat dijadikan dasar penonaktifan Djoko Susilo. Pertama, […]

  • Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan pemerhati umat Siang malam berjuang di jalan untuk mengais rupiah yang kian hari kian susah. Driver ojol makin menderita nasibnya saat potongan besar yang dilakukan oleh aplikator berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Ibarat sapi perah, para driver ojol tersebut menjadi pelaksana teknis yang menghasilkan uang untuk disetorkan pada perusahaan aplikatornya. […]

  • Argentina Selidiki Kejahatan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya

    Argentina Selidiki Kejahatan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sistem peradilan Argentina akan menyelidiki tuduhan kejahatan perang yang dilakukan militer Myanmar terhadap minoritas Rohingya di negara itu berdasarkan putusan pengadilan yang menjunjung prinsip keadilan universal. Keputusan pengadilan banding membatalkan putusan pengadilan yang lebih rendah yang menolak permintaan penyelidikan oleh Organisasi Rohingya Burma (BROUK) yang berbasis di Inggris. Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut tindakan keras […]

  • NasDem Pasrahkan Nasib Jaksa Agung ke Jokowi

    NasDem Pasrahkan Nasib Jaksa Agung ke Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Ketua DPP Partai NasDem, Taufik Basari mempastikan partainya siap menerima apapun keputusan Presiden Joko Widodo soal kabinet. Termasuk jika keputusan itu adalah mencopot anggota kabinet yang berasal dari NasDem. “Kalau soal kursi NasDem di pemerintahan sepenuhnya kewenangan presiden, kita dari awal memang serahkan sepenuhnya itu kepada presiden, kita tidak akan otak-atik,” ujar […]

expand_less