Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Pasca ditemukannya penyakit Ende ganas awal Mei lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Madina menemukan penyakit flu burung. Kasus flu burung ini ditemukan di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu pada Sabtu (20/05/2011) lalu.

Data yang diperoleh wartawan, awalnya banyak ayam masyarakat mati mendadak sehingga masyarakat melapor kepada Kepala Desa. Kepala Desa kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Madina.

Kepala Desa Huraba II Kasmir Dalimunthe yang dimintai keterangannya, Rabu (25/05/2011) mengatakan, Sabtu lalu dia mendapatkan laporan dari warganya yang mengatakan bahwa ayam mereka mati mendadak tanpa diketahui penyebabnya.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ayam mereka mati mendadak. Kejadian ini sangat aneh, karena sesuai pengakuan masyarakat ayam mati secara tiba-tiba tanpa ada penyakitnya. Setelah itu kita langsung melaporkan kejadian ini kepada petugas peternakan di Kecamatan Siabu,” katanya.

Dinas Pertanian dan Peternakan Madina yang melakukan penyelidikan di Desa Huraba II menemukan beberapa ayam yang mati tersebut telah terjangkit flu burung atau virus avian infuenza jenis H5N1, ujarnya.

Kadis Pertanian dan Peternakan Madina melalui Kasi Kesehatan Hewan drh Frengky yang dikonfirmasi, Kamis (26/05/2011) sore melalui telepon membenarkan bahwa di Desa Huraba II ditemukan flu burung.

“Memang benar di Desa Huraba II Kecamatan Siabu tersebut kita temukan ada virus flu burung. Ini kita ketahui berdasarkan hasil penelitian di lapangan menindaklanjuti laporan Kepala Desa yang menyebutkan ayam mati mendadak ditemukan di desa tersebut,” jelasnya.

Pada Sabtu lalu, Dinas Pertanian dan Peternakan melakukan penelitian. Saat itu hanya 2 ekor ayam yang ditemukan terinfeksi. Namun akan terus dilakukan pengawasan di desa tersebut untuk mengantisipasi berjangkitnya virus flu burung.

“Sejak hari Sabtu semalam sampai hari Selasa, kita sudah menemukan sebanyak 7 ekor ayam terinfeksi flu burung dan kita akan terus mengawasi guna mencegah penularan penyakit tersebut kepada manusia maupun kepada ternak unggas masyarakat yang belum terjangkit,” sebutnya.

Dinas Pertanian dan Peternakan juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Madina untuk mengantisipasi agar penyakit ini tidak berjangkit kepada manusia, karena seperti diketahui penyakit ini sangat mudah terjangkit kepada manusia.

“Sejak ditemukannya penyakit flu burung tersebut, kita dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal terus mengadakan posko di daerah terinfeksi flu burung sehingga apabila ada yang terjangkit baik itu hewan ternak maupun manusia dapat lebih cepat kita tangani,” jelasnya.

Dinas Pertanian dan Peternakan juga sudah mengirimkan sample darah ayam yang terinfeksi ke Badan Penelitian Penyakit Veteriner (BPPV) Regional I Medan untuk memastikan apakah ayam yang mati tersebut positif flu burung. Namun dari penelitian cepat Dinas Pertanian dan Peternakan Madina ditemukan virus avian infuenza jenis H5N1 yang juga disebut flu burung pada ayam mati tersebut.

“Kita juga melaksanakan penyemprotan terhadap desa tetangga yang terinfeksi flu burung untuk mengantisipasi penyakit virus avian infuenza jenis H5N1 tidak meluas ke desa lain,” tegas Frengky.

Sampai saat ini belum didapat laporan dari Dinas Kesehatan maupun puskesmas setempat mengenai adanya manusia yang terjangkit flu burung. Namun demikian akan terus dipantau perkembangan di desa yang terinfeksi dan desa sekitarnya.

“Kita akan memantau terus penyakit avian infuenza jenis H5N1 tersebut sampai dipastikan desa tersebut tidak lagi terinfeksi. Desa sekitar juga kita semprot untuk mengantisipasi meluasnya virus tersebut,” tegas Frengky. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibalun Amantaido Boto Ningna  Anggo Napatikal-Tikalkon

    Ibalun Amantaido Boto Ningna Anggo Napatikal-Tikalkon

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dompak libur ni pagawe tar rami-ramido manyogot kombur dilopo si Jabulelei salaos manyirup-nyirup kopi sanga tes manis otik gulona, songoni dei antong dompak baru-baru pemilihan Bupati kecek nihalakpe antong kecek politikma, baru-baru margonti Bupati kecek pagawe musema natarbege, tup-tap dom ilala Jabulele manambai aek milas arana mur mrsitutu kombur ni halak. Anggo udai si Karaddul […]

  • Surat Tulak-tulak

    Surat Tulak-tulak

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (I) Oleh : Z.Pangaduan Lubis) SuratTulak-Tulak. Masyarakat Mandailing memiliki aksara etnisnya sendiri yang dinamakan Surat Tulak-Tulak (bukan aksara Batak). Zaman sejarah ditandai oleh penggunaan aksara. Zaman sebelum adanya penggunaan sejarah dinamakan zaman pra-sejarah. Kita belum mengetahui sejak kapan masyarakat Mandailing menggunakan aksara Surat Tulak-Tulak dalam kehidupan. Oleh karena itu, kita dengan […]

  • Naskah Deklarasi “Batang Pungkut Green Conservation”

    Naskah Deklarasi “Batang Pungkut Green Conservation”

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bismillahirrahmanirrahim Sesungguhnya kami menyadari bahwa lingkungan hidup adalah warisan yang paling berharga untuk generasi yang akan datang, oleh karena itu kami berkomitmen untuk menjaganya. Kami menyadari bahwa dampak negatif pertambangan lebih besar dari pada dampak positifnya terhadap masyarakat dan lingkungan hidup, oleh karena itu kami menolak pertambangan khususnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Kami menghormati […]

  • Warga Lembah Sorik Marapi Siap Menangkan Saparuddin-Miswar

    Warga Lembah Sorik Marapi Siap Menangkan Saparuddin-Miswar

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MAGA (Mandailing Online) – Sambutan hangat dan antusias diberikan warga Lereng Sorik Marapi yang terdiri dari beberapa kelurahan/desa kepada pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Mandailing Natal nomor urut 3, Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay, SPd. Sambutan hangat tersebut terlihat saat Saparuddin Haji bersilaturahmi ke Kelurahan Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kamis (20/11). Salim, salah seorang tokoh masyarakat […]

  • Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ungkapan ‘Uang tak bisa membeli cinta’ tampaknya tak berlaku bagi Datta Phuge, pria asal Pimpri-Chinchwad, India. Ia malah membuat kemeja berbahan emas seharga 14 ribu Poundsterling atau setara dengan Rp210 juta untuk menemukan perempuan yang akan menjadi jodohnya kelak. Pria berusia 32 tahun itu mempekerjakan 15 perajin emas untuk membuat baju tersebut selama dua pekan. […]

  • Komisi III DPRD Madina Periksa Proyek 1,9 Miliar yang Retak Baru 2 Bulan Selesai

    Komisi III DPRD Madina Periksa Proyek 1,9 Miliar yang Retak Baru 2 Bulan Selesai

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Anggota komisi III DPRD Madina desak kontraktor PT Gashabat Sukses Mandiri segera perbaiki bahu proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000. Hal ini diungkap Wakil Ketua Komisi III Tuguh W Hasahatan didampingi anggota saat melakukan kunjungan lapangan Selasa 11/11/2025. ” Ini proyek di akses pintu II […]

expand_less