Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode

Kodam Buka Kesempatan Menjadi Calon Bintara Prajurit Karier

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat memberikan kesempatan kepada Pemuda/Pemudi Indonesia di wilayah Kodam I/BB untuk menjadi calon Bintara Prajurit Karier TNI AD Tahun 2011.

Bagi yang berminat menjadi Prajurit TNI AD dapat mendaftarkan diri dengan persyaratan : Warga Negara Indonesia, pria/wanita dan bukan prajurit TNI, Polri dan PNS. Beragama, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945.

Umur pada saat masuk pendidikan tanggal 7 November 2011 tidak kurang dari 18 tahun dan tidak lebih 22 tahun, berkelakuan baik disertai dengan SKCK dari Polres setempat dan tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit TNI berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum, berbadan sehat jasmani dan rohani, belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan, lulusan SMA/MA/SMK/SPK, yang baik Negri atau Swasta yang disamakan /Terakreditas, tinggi badan tidak kurang Pria 165 cm, dan 160 cm untuk wanita serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku, sanggup melaksanakan ikatan dinas pertama selama 10 tahun terhitung mulai saat dilantik menjadi Bintara TNI dan bersedia ditempatkan diseluruh wilayah RI.

Harus ada persetujuan dari orang tua/wali, bagi calon yang menggunakan wali agar diisi keterangan sesuai dengan yang menjadi wali yaitu Bapak Tiri, Kakak, Paman, Bibi dengan memiliki KTP orang tua/wali (sesuai keputusan Panglima TNI Nomor Skep/57/II/2003 tanggal 24 Februari 2003) harus mengikuti pemeriksaan/pengujian dan pemilihan yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi : Administrasi, kesehatan badan dan kesehatan jiwa, jasmani (postur lahiriah dan kemampuan) tes wawancara, psikologi, akademik, diikuti dengan persyaratan lainnya seperti tidak bertato/bebas tato dan tidak di tindik/bebas tindik telinganya atau anggota badan lainnya kecuali karena ketentuan agama atau adat. Bagi yang memperoleh ijazah dari Negara lain harus dapat pengesahan dari Depdiknas.

Pendaftaran dibuka pada tanggal 30 Mei s.d 17 Juni 2011 bertempat di Ajendam I/BB jalan Binjai KM 7,5 Medan, Ajenrem 022/PT, Ajenrem 023/KS di Sibolga, Ajenrem 031/WB di Pekan Baru, Ajenrem 032/WBR di Padang.

Apabila jumlah calon yang mendaftar telah melebihi dari 6 kali alokasi pendaftaran akan ditutup sebelum tanggal 17 Juni 2011.

Selama mengikuti kegiatan pengujian/pemeriksaan terhadap para calon tidak dipungut biaya apapun. Para calon harus mendaftar sendiri dan tidak dibenarkan diantar oleh siapapun, pada waktu pendaftaran calon harus berpakaian rapi dan bersepatu. Keterangan secara rinci tentang pendaftaran dapat diperoleh ditempat pendaftaran. Tidak menerima calon yang melakukan perbaikan nilai ujian akhir nasional (Danem) tanpa mengikuti sekolah sesuai ketentuan dari Depdiknas.

Pada waktu mendaftar calon harus membawa ; Izajah/STTB SD, SMP, SMA, MTS, SMK, MA sederajat berikut Danem/Nuan, akte kelahiran/surat kenal lahir, KTP calon dan KTP orang tua/wali, kartu keluarga, masing-masing sebanyak 5 (lima) lembar foto copy yang dilegalisir.( afr/tribun-medan.com)
Sumber : Tribunnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan pemain nasional, Rully Nere, menilai Adhyaksa Dault pantas menduduki kursi Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini dicalonkan klub ISP Purwokerto. “Saya sudah mendengar pak Adhyaksa mencalonkan diri dan menganggapnya figur yang tepat menggantikan Nurdin Halid,” kata Rully Nere di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, baru-baru ini. […]

  • Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 2-selesai)

    Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 2-selesai)

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M Ludfan Nasution Era Otda Keadaan pada awal Era Otda (Otonomi Daerah) pun nampaknya tak jauh berbeda. Para keturunan raja yang menyebut diri sebagai “anak ni raja, anak ni namora” muncul dan mendapat peran kunci. Klaim wilayah untuk memekarkan kawasan Mandailing, Tanah Ulu (Muarasipongi) dan pesisir Natal pun menuntut pengakuan dan penguatan dari tokoh-tokoh […]

  • “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Katanya bupati sekarang berjanji pelayanan ngurus KTP sama Kartu Keluarga mudah untuk rakyat Madina. Apanya yang mudah. Susahnya bikin darah tinggi saya naik,” kata Sarimuddin, warga Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan panyabungan, Sabtu (13/8) lalu di warung tak jauh dari Dinas Dukcapilsosnakertrans Madina. Betapa tidak naik pitam, sejak hari Rabu (10/8/2016) dia mengurus Kartu […]

  • TKI Perempuan Diduga Diperkosa Tiga Polisi Malaysia

    TKI Perempuan Diduga Diperkosa Tiga Polisi Malaysia

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Saya takut, tidak punya pilihan kecuali melayani ketiga polisi itu.” Seorang tenaga kerja Indonesia perempuan mengaku diperkosa oleh tiga polisi Malaysia. TKI perempuan berusia 25 tahun itu mengaku pemerkosaan berlangsung di kantor polisi di Bukit Mertajam, Penang, Malaysia. New Strait Times, Sabtu 10 November 2012, memberitakan, TKI itu mengaku sebelum diperkosa tengah berjalan-jalan di wilayah […]

  • Harun Mustafa, Pers, Rakyat Miskin

    Harun Mustafa, Pers, Rakyat Miskin

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Fakta menunjukkan, tidak semua penyakit dapat ditangani RSU Panyabungan akibat keterbatasan dokter spesialis dan keterbatasan peralatan. Terutama pasien kanker dan tumor. Akibatnya banyak pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit lain di Medan atau sesekali ke rumah sakit di Padang. Tentu tidak ada masalah jika pasien yang dirujuk itu dari kalangan keluarga yang mampu secara […]

  • Jalan di Panyabungan Barat Hancur

    Jalan di Panyabungan Barat Hancur

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT ( Mandailing Online) – Kondisi jalan di Panyabungan Barat sekarang ini cukup memperihatinkan karena terdapat banyak lobang-lobang di tengah badan jalan, untuk itu masyarakat sangat mengharapkan uluran tangan Pemda Madina maupun anggota DPRD yang berasal dari Dapil I. Seperti yang disebutkan oleh salah seorang tokoh masyarakat Panyabungan Barat kepada Mandailing Online di warung […]

expand_less