Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

LBH Medan Minta Amnesti Internasional Tangani Penembakan di Sorikmas Mining Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
  • print Cetak


MEDAN: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan terus melawan kebijakan kepolisian dalam menyelesaikan konflik di PT Sorik Merapi Mas,Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina).

Setelah melaporkan kasus ini kepada presiden, kapolri dan pimpinan lembaga tinggi negara,LBH Medan kini meminta bantuan dari lembaga HAM internasional. ”Ya, amnesti Internasional yang mendukung tentang Hak Asasi Manusia (HAM),” ucap Direktur LBH Medan Nuriyono, Sabtu 4 Juni 2011.

Dia menilai tindakan kepolisian yang lebih memilih melakukan cara represif dibanding pendekatan persuasif sudah melanggar kesepakatan tentang HAM.Untuk itu,pihaknya meminta human rights commission yang bertempat di Hongkong membantu menyelesaikan kasus ini.”Sampai kapan pun masyarakat akan kalah dengan lembaga kepolisian. Sebab, mereka legalisasi dari kekuasaan negara,”ucapnya.

Dia menambahkan, pendekatan represif sudah tidak layak dikedepankan di zaman sekarang ini.Jika masih menggunakan pendekatan refresif, berarti reformasi kepolisian yang ramah terhadap masyarakat tidak berjalan. ”Kami berharap tidak hanya dukungan dari berbagai pihak di Indonesia saja, tetapi dari institusi lainnya dari internasional.” ”Tujuannya, agar presiden mengambil kebijakan yang tepat dalam penyelesaian persoalan yang melibatkan kepolisian,”jelasnya.

Dengan reformasi kebijakan itu muaranya diharapkan institusi kepolisian tidak lagi menggunakan cara pola lama, serta menempatkan orang orang yang tepat memimpin institusi kepolisian di daerah. ”Kami melakukan ini karena kami menghargai kepercayaan masyarakat. Selama ini, kami terus mendampingi masyarakat yang meminta perlindungan secara hukum,”pungkasnya.

Sementara itu, Praktisi Hukum Muslim Muis menyatakan, negara harusnya memberikan jaminan perlindungan hukum terhadap warga,bukan malah melakukan tindakan yang melanggar HAM. ”Kalau negara sudah tidak sanggup memberikan perlindungan kepada masyarakat secara hukum,mereka bisa minta suaka ke Amerika,”jelasnya.

Dalam kasus ini, kata Muslim, pemerintah mestinya memberi perlindungan kepada warganya, bukan kepada perusahaan asing.Perbuatan arogansi dengan cara melakukan pengepungan tersebut menunjukan negara tidak membela masyarakat. ”Masih ada pola-pola yang lebih bijak dilakukan dari pada melakukan pengepungan kantor. Apa pola komunikasi dan persuasi sulit atau memang cara militer yang tepat dipakai?” tanya Muslim.

Wadir LBH Medan ini berharap agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kapolri Jenderal Pol Timor Pradopo, Ketua DPR Marzuki Ali,Ketua DPD Irman Gusman, dan Komisi III DPR mengkaji caracara yang dilakukan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dalam menyelesaikan konflik.

Begitu juga dengan amnesti internasional hendaknya mendukung dalam pemberian perlindungan kepada para korban. Sementara itu,Polda Sumut siap mempertanggungjawabkan penangganan kerusuhan pembakaran camp PT Sorikmas Mining.Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut AKBP Raden Heru Prakoso mempersilakan jika ada pihak yang keberatan atas penangganan kasus tersebut, dimana polisi telah menetapkan enam warga Desa Hutagodang Muda,di Kecamatan Siabu, Kab Madina sebagai tersangka.

Dua di antaranya, diserahkan LBH Medan,Jumat 3 Juni 2011,yakni Syafruddin dan Hamdan Lubis. ”Silakan laporkan kalau ada yang merasa keberatan atas penangganan kasus. Itu hak semua warga,” ungkap Heru, Sabtu 4 Juni 2011.

Heru menegaskan bahwa penangganan kasus tersebut sudah sesuai peraturan. Penetapan dan penahanan keenam warga dari 38 yang teridentifikasi sebagai tersangka tersebut berdasarkan barang bukti yang dimiliki petugas. Barang bukti tersebut berupa kamera pengintai (CCTV) di camp PT Sorikmas Mining. Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa warga memiliki tindakan berbeda- beda.(si)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Ulupungkut, Atika dan Tim Akan Bahas Penanganan Pasca Banjir

    Kunjungi Ulupungkut, Atika dan Tim Akan Bahas Penanganan Pasca Banjir

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT ( Mandailing Online ) – Pasca Banjir Bandang dari sungai batang pungkut di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal ( Madina ). Wakil Bupati di dampingi Kepala Dinas PUPR Madina meninjau kondisi sejumlah kerusakan yang diakibatkan banjir tersebut. Wakil Bupati Atika Azmi Utammi melihat kondisi jalan yang nyaris amblas tergerus air sungai, selain itu, ia […]

  • 4 Oknum LSM Pemeras Guru Ditangkap

    4 Oknum LSM Pemeras Guru Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat oknum yang mengaku LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) ditangkap polisi karena selalu memeras para kepala sekolah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Aksi mereka dikabarkan sudah sering memeras pihak sekolah di berbagai kawasan di Madina dengan memaksa pihak sekolah memberikan uang. “Mereka dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman maksimal […]

  • Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Berkas perkara Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Hidayat Batubara, dalam waktu dekat ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi. Hidayat Batubara bakal disidangkan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Sumut. “Disidang di Medan dan kami segera memberikan surat rekomendasi kepada Mendagri Gamawan Fauzi untuk menonaktifkan Bupati Mandailing Natal,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan […]

  • Penarik Becak di Medan Tempo Doeloe

    Penarik Becak di Medan Tempo Doeloe

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Potret seorang penarik becak di Medan (Hindia-Belanda) sekitar tahun 1925. Sumber foto: KITLV Leiden / page fb Potret Sejarah Indonesia  

  • Ribuan Masyarakat Madina Antusias Saksikan Karnaval.

    Ribuan Masyarakat Madina Antusias Saksikan Karnaval.

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Dalam rangka HUT ke 17 Kab Madina PANYABUNGAN – (Mandailing Online) – Ribuan masyarakat Mandailing Natal dari berbagai penjuru kecamatan antusias memadati   jalan Willem Iskandar Panyabungan menyaksikan pawai Karnaval memeriahkan HUT Mandailing Natal ke 17. Salma Nasution warga masyarakat Siabu kepada Mandiling Online,  Selasa, (8/3) mengatakan merasa sangat gembira dan terhibur dengan adanya acara  acara […]

  • Bulan Depan 370 Kades di Madina Jabatannya Akan Diperpanjang

    Bulan Depan 370 Kades di Madina Jabatannya Akan Diperpanjang

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Bulan Juli depan, 370 Kepala Desa di Mandailing Natal ( Madina) jabatannya akan diperpanjang selama 2 tahun. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Bunyi undang-undang tersebut merubah masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 8 tahun. […]

expand_less