Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

Sorikmas Bantah Sudah Eksploitasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Isu yang menyebutkan PT Sorikmas Mining (SMM) telah mengambil emas di kawasan perbukitan Tor Sihayo, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuat masyarakat menjadi tidak sabar. Hal inilah yang mereka duga sebagai pemicu terjadinya tragedi 29 Mei, bentrokan warga dengan petugas yang berujung terbakarnya base camp perusahaan tambang emas itu.
Demikian disampaikan General Manager PT SMM Paul Will, didampingi Kepala Teknik Tambang Zainur dan geologis Irwanto, di hadapan anggota Pansus Sorikmas Mining DPRD Madina, Senin (30/6).

“Bagaimana kita mengambil emas, sedangkan kita masih tahap eksplorasi. Tidak mungkin ada hasil seperti yang diisukan tersebut,” ujarnya.

Zainnul menambahan, sejak ditekennya kontrak karya, kehadiran Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) menjadi pukulan berat bagi Sorikmas dan terjadi beberapa kali penciutan lahan. Pertama izinnya 201.000 Ha, kini menjadi 66.000 Ha.

“Awalnya pekerjaan terlihat kecil dan hubungan dengan masyarakat masih terjalin bagus. Tetapi dalam satu tahun terakhir memuncak, ditambah dengan isu bahwa sudah ada pengambilan emas berton–ton. Kita melihat sebenarnya masyarakat tidak sabar menunggu,” ujarnya.

Irwanto menjelaskan, selama tahapan eksplorasi baru 516 lubang pemboran untuk bahan penelitian dengan kedalaman 50 meter hingga 300 meter. Tak lama lagi masuk studi kelayakan, sedangkan kandungan emas terindikasi untuk Sihayo berkisar 36 ton.

“Eksplorasi Sihayo sudah masuk tahap terakhir, namun akibat izin pinjam-pakai lahan dari Menhut belum keluar menjadi terkendala. Namun kita terus berupaya untuk perpanjang izin pinjam-pakai hutan tersebut,” jelasnya.

Paul melanjutkan, PT SMM menderita kerugian cukup besar akibat terbakarnya base camp perusahaan di perbukitan Tor Sihayo itu. Menurutnya, ada dalang di balik peristiwa itu.

“Ada dugaan pihak ketiga yang menutupi ratusan masyarakat untuk tidak bicara dalam kejadian tersebut. Inilah yang membingungkan kita,” jelas Paul.

Sejumlah data yang diminta Pansus belum diperoleh, karena Presiden Direktur PT SMM tidak hadir. Pansus rencananya akan melakukan sharing dengan petinggi Sorikmas di Jakarta. (zamharir rangkuti)
Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gender: Racun Kapitalisme!!

    Gender: Racun Kapitalisme!!

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Sri Handayani, ST  Guru tinggal di Padangsidempuan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa APBN sebagai instrumen keuangan negara juga mengenali pentingnya kesetaraan gender. Salah satu inisiatif baru pada tahun 2021 adalah mengenalkan sebuah dana alokasi khusus nonfisik yang didedikasikan untuk dana pelayanan perlindungan perempuan dan anak.(16/12/2020 Kemenkeu) Salah satu upaya yang bisa […]

  • Irwan Daulay dan Percepatan Pembanguna Ekonomi Madina

    Irwan Daulay dan Percepatan Pembanguna Ekonomi Madina

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Kabupaten Mandailing Natal adalah daerah yang sebenarnya memiliki kekayaan alam yang luar biasa jika dikelola dengan baik serta dengan visi jauh ke depan. Untuk itu, pembangunan ekonomi Madina harus dibangkitkan yang diwujudkan melaui pendirian institusi-institusi ekonomi melibatkan seluruh kalangan. Bahwa institusi-institusi politik biarkan berjalan mencari jalannya, tetapi institusi-institusi ekonomi harus mampu menjadi gerbong […]

  • Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemelut di DPRD Madina pun akhirnya masuk ke wilayah hukum. Aksi menyegel 2 ruangan pimpinan DPRD dan ruangan Sekretaris DPRD yang dilakukan sejumlah anggota dewan justru diadukan ke polisi. Sekretaris DPRD Madina Zulkarnaen Siregar resmi mengadukan anggota DPRD Madina, Sofyan Edisyahputra dan anggota DPRD lainya ke Polres Madina pada 22 September […]

  • Riza Pahlevi Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Puskesmas

    Riza Pahlevi Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Puskesmas

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    GUNUNGTUA (Mandailing Online) – Ir. H. Riza Pahlevi, Warga Desa Gunung Tua Iparbondar, Kecamatan Panyabungan menghibahkan tanah miliknya seluas 3704.92 M² untuk pembangunan puskesmas. Hibah tanah tersebut diterima secara langsung oleh Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution didampingi Asisten I Alamulhaq Daulay, Kepala Dinas Pertanian Siar Nasution SP, Sekretaris Dinas Kesehatan Rukun Nasution S.Sos, anggota […]

  • Ustad Solmed Pulang Kampung ke Roburan Dolok

    Ustad Solmed Pulang Kampung ke Roburan Dolok

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Penceramah nasional, Ustad Solmed meluangkan waktu pulang ke kampung halamannya di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal. Dia mengunjungi pamannya di Desa Roburan Dolok. Kunjungan itu di luar jadwal kegiatannya menyampaikan ceramah di masjid agung Nur Alanur, Panyabungan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (28/12/2016) atas undangan […]

  • Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Idealnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melakukan pemangkasan jumlah honorer (TKS) untuk percepatan pembangunan. Hal itu disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memberikan sambutan pada acara halalbihalal Pemkab Madina tahun 2022 di Masjid Agung Nur Alan Nur, Panyabungan. Sukhairi menyampaikan, saat ini pemerintah harus menganggarkan Rp 80 miliar […]

expand_less