Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Intimidasi wartawan, Kajati Sumut layak dicopot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), AK Basuni Masyarif pantas dicopot dari jabatannya karena telah melakukan upaya intimidasi terhadap wartawan 2 orang Waspada Online saat melakukan konfirmasi atas penyidikan kasus korupsi yang ditangani Kejati Sumut.

Intimidasi dan ancaman yang dilakukan Kajati Sumut, AK Basuni dan juga Asisten Intel (Asintel) Kejati Sumut, Andar Perdana Widiastono, serta staf Kejati Sumut lainnya termasuk upaya perampasan alat rekam dan kartu pers serta pemaksaaan pengahapusan hasil wawancara adalah tindakan tidak pantas yang dilakukan seorang pejabat.

Ketua Lembaga Riset Publik Indonesia (Larispa), Rizal Hasibuan, mengatakan Kajati Sumut sangat pantas dicopot karena ini merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan dan memalukan instansi hukum. Ia seharusnya mengayomi masyarakat, bukan mengintimidasi serta mengancam sesuka hatinya. “Sepertinya dia pantas dicopot karena beliau sebenarnya secara substansial melanggar UU no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” tegas Rizal, hari ini kepada Waspada Online.

Rizal juga menyayangkan ancaman dan intimidasi oleh aparat Kejati Sumut. “Ini menunjukkan aparat Kejatisu tidak transparan dan kontra dengan UU Kebebasan Pers, tidak sesuai dengan semangat reformasi dan UU Tipikor, masyarakat Sumut saya yakin pasti merasa tersinggung karena semangat mendapat informasi penegakan hukum dihambat oleh lembaga yang idealnya mendukung penegakan hukum. Sangat kurang beretika memperlakukan wartawan seperti itu,” kesal Rizal.

Intimidasi terhadap wartawan Waspada Online berawal ketika dua orang wartawan Waspada Online, melakukan wawancara dengan Kajati Sumut, AK Basuni di ruangannya soal penanganan kasus korupsi di Sumut yang salah satu soal perkembangan penyidikan tersangka korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa Tapanuli Selatan (TPAPD Tapsel) dengan tersangka mantan Sekdakab Tapsel, Rahudman Harahap yang saat ini menjabat Walikota Medan.

Berkembang opini, pelambatan penyidikan kasus korupsi Rahudman di Kejati Sumut karena adanya dugaan ‘permainan’ sehingga kasusnya semakin tak jelas. Konfirmasi tersebut justru ditanggapi reaktif oleh Basuni dan kemudian melakukan pengancaman dan intimidasi.

Rahudman telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Oktober 2010. Namun, hingga saat ini Rahudman tidak pernah diperiksa dan bahkan penyidikannya terkesan tak berjalan.

Hingga kini, pihak Kejati Sumut belum bisa melengkapi surat izin pemeriksaan karena terbengkalai persyaratannya, yakni audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangungan (BPKP) yang belum mengirimkan hasil audit Tapsel. Namun, jelasnya, pihak Kejati Sumut sudah berbuat dalam hal ini, melalui ekspose yang digelar di Kejaksaan Agung.

“Kita udah ekspose disana. Hasil ekspose tanggal berapa itu, April apa Mei, waktu Erbindo itu Adpidsusnya. Kita ekspose itu kan, ditambah 13 miliar itu kan, saya ekspose disana. yang diterima hanya 5 miliar, itu pun tidak didukung oleh BPKP dari yang 13 itu,” ucap Basuni.

Hal ini, jelas Basuni, termasuk dengan dugaan korupsi baru Rahudman senilai Rp13,8 miliar saat Rahudman menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2005 lalu. Basuni mengatakan, pihaknya akan mempertegas perkara Rahudman dan tidak akan membiarkan kasus ini terkatung-katung, karena Rahudman telah ditetapkan sebagai tersangka sejak dulu.

“Kalau itu, sesuai dengan fakta yang ada, kita masih menunggu izin presiden,” ujar Basuni kepada Waspada Online, kemarin.
Sumber : waspada.co.id

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAHAYA MEMUSUHI DAN MENYAKITI ULAMA

    BAHAYA MEMUSUHI DAN MENYAKITI ULAMA

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ulama adalah sosok yang Allah SWT muliakan. Sudah sepantasnya kaum Muslim juga memuliakan ulama. Melindungi dan menjaga mereka. Tidak memperolok-olok apalagi menyakiti mereka. Sayang, yang terjadi di Tanah Air, untuk kesekian kali terjadi serangan terhadap ulama dan tokoh Islam. Bukan saja diolok-olok. Bahkan nyawa mereka sampai terancam. Sebagian dari mereka ada yang dianiaya di rumah, […]

  • 69 Orang Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Madina Dimutasi

    69 Orang Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Madina Dimutasi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 69 orang pejabat eselon III dan IV di Pemkab Mandailing Natal (Madina) dimutasi, Senin, (4/5). Pelantikan dilakukan Asisten Administrasi, Syahdan Lubis di aula kantor Bupati Madina. Pelantikan ini berdasar surat keputusan Bupati Madina Surat Keputusan Bupati Madina nomor : 821.2/342/K/ 2015 tanggal 29 April 2015 tentang Pengangkatan,Pemindahan dan Pemberhentian […]

  • Kritik Marx Terhadap Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa UIN Jakarta

    Kritik Marx Terhadap Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa UIN Jakarta

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : AGUSTIAR HARIRI LUBIS Mantum Himpunan Mahaiswa Mandailing Natal Jakarta Periode 2017-2018   Karl Marx, tanpa perlu dipertanyakan lagi pemikiran canggihnya yang masih dipergunakan sampai sekarang, pastinya, Aktivis mahasiswa mengetahui apa dan bagaimana pemikiran Karl Marx yang tertuang dalam DAS KAPITAL sehingga mampu mempengaruhi kehidupan sosial disetiap sudut bumi, termasuk kehidupan sosial di pojok […]

  • Nakhodai Srikandi PP Madina, Ida Rosita: Kita Bangkitkan Pergerakan Perempuan

    Nakhodai Srikandi PP Madina, Ida Rosita: Kita Bangkitkan Pergerakan Perempuan

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nakhoda Baru Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ida Rosita yang terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang I mengatakan saatnya pergerakan kaum perempuan dibangkitkan. “Melalui Srikandi kita bangkitkan pergerakan perempuan di Madina. Ini sesuai dengan tema Muscab kita, yaitu Mengukuhkan Kiblat Pergerakan Perempuan,” katanya dalam sambutan usai terpilih. Ia […]

  • Ganja Dibeli Rp. 600.000/Kg, Akan Dijual ke Labuhan Batu

    Ganja Dibeli Rp. 600.000/Kg, Akan Dijual ke Labuhan Batu

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan 3 warga Kabupaten Labuhan Batu yang ditangkap Resnarkoba Polres Madina, Rabu (3/6) di desa  Salambue, Panyabungan, ganja yang mereka bawa rencananya akan dipasarkan di Negeri Lama, Kabupaten Labuhan Batu. Berita sebelumnya silahkan baca di http://www.mandailingonline.com/3-orang-bawa-ganja-42-kg-dari-panyabungan-timur-ditangkap-di-salambue/ Ganja kering tersebut dibeli ketiga tersangka di Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal […]

  • Ijtima Indonesia Berdoa 2025: Meneguhkan Semangat Dakwah di Tengah Oase Spritual Dunia Global

    Ijtima Indonesia Berdoa 2025: Meneguhkan Semangat Dakwah di Tengah Oase Spritual Dunia Global

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Moechtar Nasution Provinsi Lampung, tepatnya Kota Baru mendadak menjadi magnet spritual yang mengguncang dunia. Kota Baru yang dibangun pada tahun 2012 sebagai mega proyek calon pengganti ibu kota Provinsi Lampung menggeliat dengan sunnah sunnah Nabi Muhammad SAW. Jutaan manusia dari berbagai pelosok nusantara termasuk dari Mandailing Natal dengan formasi lebih kurang seratus jemaah sudah […]

expand_less