Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Ibu-ibu Tantang Bupati

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak


Jika Pasar Pabukoan Dipindahkan
Ratusan pedagang pabukoan yang sebagian besar terdiri dari kaum ibu, menyerbu Kantor Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemadam Kebakaran, Paluta, Jumat (29/7) pagi. Dalam aksi ini, mereka bersorak-sorak dan bernyanyi lagu batak.
Aksi protes pedagang ini dipicu pemindahan lokasi lapak pabokuan dari pelataran depan pusat pasar Gunung Tua ke Lapangan Merdeka Gunung Tua, Lingkungan III, Kelurahan Pasar Gunung Tua. Kehadiran para pedagang diterima Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Paluta, Drs Agussalim Simatupang, di ruangannya.
Salah seorang pedagang, Uma Jabalando, mengaku, kedatangan mereka ke Kantor Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Paluta merupakan bentuk protes tentang pemindahan lapak pasar pabukoan.
“Aksi ini dipicu karena ada oknum tertentu yang menyebutkan kami selaku pedagang pabukoan yang biasa berjualan setiap tahunnya di depan los pasar Gunung Tua, sudah setuju dan sepakat pindah ke sana. Padahal, tidak ada satu pedagang pun yang setuju perpindahan lokasi lapak pabukoan ini,” ucapnya.
Katanya, para pedagang pabukoan akan tetap bertahan di lapak pasar Gunung Tua pada Senin (hari pertama Ramadan,red) mendatang. Mereka siap menghadang apabila ada tindakan dari aparat untuk memindahkan lapak mereka.
“Kami sangat kesal atas tindakan ini. Masalah macet dan keindahan kota pasti ada solusi yang terbaik. Kan bisa, setiap hari kecuali Sabtu dan Rabu pabukoan ditempatkan di gang Masjid Al Hilal dekat pasar Gunung Tua,” ungkapnya.
Dia berharap, Bupati Paluta Drs Bachrum Harahap memikirkan nasib mereka dan menunda pemindahan lapak pasar dadakan Ramadan di Pasar Gunung Tua. “Jika pemindahan terus dilakukan maka kami akan lawan bupati dengan cara berdemo ke kantor bupati,” tegasnya.
Hindari Kemacetan
Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Paluta, Drs Agussalim Simatupang, yang dikonfirmasi melalui Kabid Pasar dan Kebersihan Ali Ja’far, menyebutkan, pemindahan pusat pasar pabukoan tersebut terkait lokasi lama di pelataran Pusat Pasar Gunung Tua yang semakin padat, sehingga tidak mendukung lagi khusus menjual makanan berbuka pada Ramadan nanti.
“Pasar pabukoan selama ramadan dipindah ke los depan lapangan Merdeka Gunung Tua. Ini dilakukan untuk menghindari kemacetan jalan setiap hari,” ungkapnya.
Ja’far menambahkan, pihaknya tidak melakukan pengutipan terhadap sewa tempat, hanya dikutip retribusi kebersihan “Tidak ada kutipan dalam penyewaan tempat bagi para pedagang pabukoan kecuali retribusi sampah,” pungkasnya. (thg)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kritik Untuk SBY "Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan"

    Kritik Untuk SBY "Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan"

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tulisan Kolonel Adjie Suradji Berisi Kritik pada SBY di Harian Kompas Oleh: Adjie Suradji Terdapat dua jenis pemimpin cerdas, yaitu pemimpin cerdas saja dan pemimpin cerdas yang bisa membawa perubahan. Untuk menciptakan perubahan (dalam arti positif), tidak diperlukan pemimpin sangat cerdas sebab kadang kala kecerdasan justru dapat menghambat keberanian. Keberanian jadi satu faktor penting dalam […]

  • Indra Muda Unggul di Pilkades Panyabungan Jae Kalahkan Petahana

    Indra Muda Unggul di Pilkades Panyabungan Jae Kalahkan Petahana

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Panyabungan Jae, Mandailing Natal ( Madina ) berlangsung damai, aman dan kondusif. Indra Muda atau lebih akrab disapa Ucok Kolombus terpilih sebagai pemenang. Senin (21/8/2023). Pantauan media ini dilokasi. Dari hasil perhitungan suara yang berlangsung di kantor Kepala Desa Panyabungan Jae, Indra Muda menang unggul […]

  • Satu Anak Wafat Ditabrak Truk

    Satu Anak Wafat Ditabrak Truk

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Seorang anak yang masih kelas V SD meninggal dunia digilas truk di Jalan Lintas Sumatera titik Desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal, Senin (16/1/2016). Informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi sekira pukul 12.00 Wib itu bermula ketika mobil truk cold diesel datang dari arah Padang Sidimpuan menuju Panyabungan menabrak […]

  • Bangunan Sekolah SD di Aek Baru Julu Dihantam Banjir Bandang

    Bangunan Sekolah SD di Aek Baru Julu Dihantam Banjir Bandang

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATANG NATAL ( Mandailing Online )- Tidak hanya jembatan penghubung yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang di Desa Aek Baru Julu, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal, ( Madina ) Senin 13/11/2023. Sebuah gedung Sekolah juga menjadi sasaran derasnya arus sungai aek baru. Video yang diperoleh Mandailing Online, kondisi bangunan sekolah nyaris terbawa arus sungai, hanya […]

  • Tes Paet Pake Sendok

    Tes Paet Pake Sendok

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Serial Lopo si Kodir Nisuratkon: Askolani Nasution   Pupu tatap tu jae, tatap tu julu, lek naso dong kalak ro. Marsak roa si Kodir. Olo, marlopo ibantong, ngadong na ro. Nga he marsak iba i? Goreng manyogoti pe lek dursat soni di talam nai. Taru pisang sitambatu na malamun tu muse. Melel doma songon parpibir […]

  • Terkait Sampah Menumpuk Di Madina, Petugas Kebersihan Tak Bekerja Maksimal

    Terkait Sampah Menumpuk Di Madina, Petugas Kebersihan Tak Bekerja Maksimal

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Volume sampah di sepanjang Jalan Abri, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan Kota, kabupaten Mandailing, tumpukan sampah di sepanjang jalan Abri tersebut lebih disebabkan petugas kebersihan tidak dapat melaksanakan tugasnya untuk mengangkut sampah tiap minggunya. Sampah menumpuk adalah pemandangan awal yang akan terlihat di tengah- tengah masyarakat, Bisa dibayangkan, sampah dari ribuan rumah tangga […]

expand_less