Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Jalinsum Madina lenggang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
  • print Cetak

Intensitas kenderaan melalui jalan lintas sumatera (jalinsum) kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, hingga perbatasan Sumatera Barat atau dikenal lintas barat kembali normal.

Kenderaan pemudik yang akan balik ke kota besar dan pulau Jawa tidak lagi banyak terlihat, akibatnya jalinsum itu terlihat lengang dan hanya sesekali kenderaan pemudik yang lewat.

Berdasarkan pantauan petugas polisi di pos pengamanan Operasi Ketupat 2010 di wilayah Polres Mandailing Natal, volume kenderaan pemudik yang melintas sudah mulai jarang.

Dari pos yang terletak dipusat kota Panyabungan itu, tidak lagi ditemukan kendala kemacetan, seperti hari-hari sebelumnya. Karena arus balik sudah berangsur selesai.

Menurut Briptu Rudi Fahrudin, petugas jaga di pos pengamanan Operasi Ketupat, kenderaan pemudik sudah jarang, puncaknya arus balik terjadi pada hari+3 hingga +7.

Pada hari tersebut kenderaan yang melintas hingga tiga unit per lima detikm, sedangkan pada H+8 diperkirakan hanya satu kenderaan pemudik per menit.

“Pantauan kita di pos ini sudah sepi, biasanya arus kendaraan di depan pos ini sering macet, tapi saat ini sudah lancar,” terang Briptu, tadi siang.

Sudah normalnya arus balik juga terlihat di jalan lintas tengah Sumatera, tepat 6 kilometer dari pusat kota Panyabungan. Kenderaan yang lalu lalang terlihat sepi, hanya sesekali kenderaan terlihat beriringan karena adanya bus besar maupun truk yang sedang melintas.

Meski kenderaan pemudik sudah mulai normal, namun pos pengamanan Operasi Ketupat diperpanjang dua hari, hingga H+10 setelah Lebaran karena arus balik diperkirakan masih terus terjadi.

Diperkirakan para pemudik menghabiskan liburannya hingga akhir minggu ini, sebelum melakukan balik ke kota atau menyeberang ke pulau Jawa.

Jalan lintas tengah di Kabupaten Mandailing Natal salah satu jalur sibuk selama musim arus mudik tahun ini, selain kondisi jalannya tergolong bagus, jalur ini ramai dilewati karena menghubungkan provinsi Sumatera Utara dengan provinsi tetangga, seperti Riau. Sumatera Barat, Nanggroh Aceh Darussalam dan menuju pulau Jawa.
sumber: waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Muara Batanggadis di Madina Dibakar Massa

    Polsek Muara Batanggadis di Madina Dibakar Massa

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Kantor Polsek Muara Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara dibakar masa. Mobil dinas polsek juga dibalikkan warga. Peristiwa ini diduga dipicu dugaan lepasnya bandar narkoba yang diamankan warga. Dikabarkan situasi saat di Polsek Muara Batang Gadis masih mencekam, warga sendiri.masih berkumpul disekitar polsek Menurut keterangan warga, terduga pengedar […]

  • Kasus Taman Raja Batu, 4 Pejabat Madina Masuk Daftar KPK

    Kasus Taman Raja Batu, 4 Pejabat Madina Masuk Daftar KPK

    • calendar_month Rabu, 15 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – di Panyabungan, beredar salinan surat KPK yang ditujukan kepada Kejatisu soal kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri di Mandailing Natal. Copyan surat itu beredar di Whatsaap. Dalam surat KPK itu tertera sebanyak 4 pejabat Pemkab Mandailing Natal masuk dalam daftar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat itu bernomor […]

  • Dicari, Calon Kapolri Tak Korupsi

    Dicari, Calon Kapolri Tak Korupsi

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sosok jenderal yang dicalonkan adalah yang tak terlibat pelanggaran HAM, korupsi, patuh membayar pajak, dan bisa menjalin kerjasama dengan lembaga terkait. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau Museum Polri dalam acara perayaan ulang tahun Bhayangkara (HUT Polri) ke-63, di Markas Besar Polri, Jakarta, 1 Juli 2009. [TEMPO/ Panca Syurkani] Masa jabatan Jenderal Bambang Hendarso Danuri tinggal […]

  • Maestro Cerpen Indonesia, Hamsad Rangkuti Meninggal Dunia

    Maestro Cerpen Indonesia, Hamsad Rangkuti Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 26 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Dunia sastra kembali kehilangan sosok handal yang juga dikenal sebagai maestro cerpen Indonesia. Beliau adalah Hamsad Rangkuti, meninggal dunia di usia 75 tahun karena sakit komplikasi yang diidapnya. Pria kelahiran Medan 1943 silam itu terbaring selama sekitar 50 hari di rumah sakit sebelum mulai rawat jalan di rumahnya akhir Juli lalu. “Masuk rumah sakit […]

  • Usulan Desa Dimasukkan ke KUA-PPS

    Usulan Desa Dimasukkan ke KUA-PPS

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengatakan bahwa seluruh usulan pembangunan yang disampikan oleh para kepala desa, masuk dalam dokumen KUA-PPS. Dokumen KUA-PPS ini kemudian diajukan Bappeda ke DPRD. Dalam rapat, DPRD dan eksekutif akan memilahnya berdasar berbagai pertimbangan prioritas dan aspek lain serta kondisi kemampuan keuangan pemerintah daerah. Hal […]

  • Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dalam beberapa hari terakhir petai dan jengkol membanjiri pusat Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyusul musim panen buah-buhan di daerah ini, seperti buah durian, manggis, petai dan jengkol. Pantauan MedanBisnis di pasar tersebut, Jum”at (19/8), karena pasokan yang melimpah, harga petai pun kini tergolong cukup murah yakni per ikat isi 10 renteng […]

expand_less