Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

207 Sekdes Terima Gaji Perdana

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
  • print Cetak


MADINA-
Sebanyak 207 sekretaris desa (sekdes) di Madina, Senin (8/8) memeroleh gaji terhitung sejak bulan Februari atau bulan dikeluarkannya surat perintah melaksanakan tugas sebagai Sekdes dari Bupati Madina.
Selain itu, seluruh sekdes juga menerima gaji ke-13, gaji sebanyak 8 bulan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Madina, HM Hidayat Batubara di Lapangan Apel Pemkab Madina.
Pencairan gaji perdana dan gaji ke-13 ini adalah buntut dari adanya pengaduan yang masuk ke DPRD Madina terkait lambannya pencairan gaji sekdes.
Sebelum menyerahkan rapel gaji kepada sekdes, Hidayat menyampaikan, perubahan substansif yang dibawa oleh UU Nomor 32 tahun 2004 tidak saja pada level pemeritahan daerah, tetapi juga memberikan warna lain pada penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan dan juga desa.
”Hal ini didasari atas pentingnya mewujudkan pemerintahan yang baik yang dimulai dari level pemerintahan paling bawah. Di mana, pada tingkat pemerintahan ini terjadi proses interaksi langsung antara pemerintah dengan masyarakat dalam rangka pemberian pelayanan pemerintahan secara langsung,” tukas Hidayat
Dikatakannya, pengisian jabatan sekdes menjadi PNS merupakan salah satu program dalam rangka pemantapan desa dan kelurahan, di mana yang paling tepat untuk bias mengatur administrasi desa adala Sekdes itu sendiri.
”Guna mewujudkan pemerintahan daerah yang profesional serta tercapainya pelayanan public yang baik maka organisasi pemerintah desa harus diperkuat dulu, karena kelemahan pemerintah desa saat ini adalah status perangkatnya yang belum jelas, perangkat desa pada umumnya bekerja atas dasar pengabdian kada desa. Namun, apabila seluruh perangkat desa yang diangkat menjadi PNS akan dapat memberatkan keuangan pemerintah daerah dan pusat, untuk itu yang diangkat menjadi PNS hanya sekdes. Hal ini disebabkan Sekdes menjadi otak manajemen dan administrasi di kantor pemerintahan desa,” pungkasnya.
Ditegaskannya, dia tak akan memperbolehkan perpindahan tempat atau mutasi bagi sekdes sampai adanya perubahan peraturan yang mengatur tentang itu.
”Dengan dibayarkan gaji saudara-saudara sebagai PNS, diharapkan saudara dapat bekerja maksimal dan terus mengembangkan diri dan berinovasi,” ucapnya
Sementara, Sekdes Tanggabosi Kecamata Siabu, Andi Maulana usai menerima gaji perdana kepada METRO mengatakan, sangat berterima kasih atas pencairan rapel gaji 8 bulan ini, karena selama bertugas dari bulan Februari lalu, mereka belum pernah menerima gaji.
”Selama ini kami sangat kesal atas ketidak jelasan gaji kami. Bahkan kami juga sudah pernah melaporkannya ke DPRD Madina agar kondisi ini diperhatikan,” katanya.(wan/mer)
Sumber : Metro_Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp 500 Miliar Dikucurkan untuk Jalan Nasional Sibolga-Tapteng

    Rp 500 Miliar Dikucurkan untuk Jalan Nasional Sibolga-Tapteng

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sibolga – Mulai tahun 2014, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana Rp 500 miliar lebih untuk perbaikan seluruh ruas jalan Nasional yang rusak di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Menurut Kepala Satker PPK 12 Sibolga Cs Siduhuaro Dachi, dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni sebesar Rp 70 miliar, juga […]

  • Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Didukung

    Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Didukung

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Salah satu tokoh Mandailing Natal yang berdomisili di Jakarta, Asman Akhir Nasution mengatakan, Senin (23/3/2015) bahwa acara Forum Grup Diskusi tentang Geothermal (Panas Bumi) yang diselengarakan di Panyabungan pada 17 Maret lalu, merupakan sebuah langkah yang positif. Apalagi, menurutnya, acara yang diprakarsai oleh Bupati Mandailing Natal, H. Dahlan Nasution itu […]

  • Mahasiswa & Masyarakat Saling Dorong

    Mahasiswa & Masyarakat Saling Dorong

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terjadi saat HUT ke-4 Kabupaten Palas PALAS- sejumlah ahasiswa dan ratusan masyarakat terlibat aksi saling dorong di sekitar Mapolsek Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Palas, Minggu (17/7). Aksi ini bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Palas. Masyarakat merasa aksi massa mengganggu proses HUT ke-4 Palas sehingga aksi mahasiswa dibubarkan oleh masyarakat dengan menghalangi mereka masuk ke lapangan Merdeka […]

  • Mendagri : Surat Pengunduran Bupati Madina Salah Prosedur

    Mendagri : Surat Pengunduran Bupati Madina Salah Prosedur

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan surat pengajuan pengunduran diri Bupati Mandailing Natal, Dahlah Hasan Nasution, salah prosedur. Itu diungkap Tjahyo Kumolo lewat keterangan pers, Minggu (21/4/2019). Dahlan Hasan Nasution mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI usai kekalahan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpers 2019 di Mandailing Natal. Mendagri menyatakan telah menerima surat […]

  • Ketua DPRD Madina : Kehadiran Taman Raja Batu Mesti Disyukuri

    Ketua DPRD Madina : Kehadiran Taman Raja Batu Mesti Disyukuri

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyatakan keberadaan Taman Raja Batu patut disyukuri masyarakat Madina. Itu dikatakannya menjawab wartawan saat meninjau Taman Raja Batu, Jum’at (6/3/2020). Menurutnya, kehadiran Taman Raja Batu secara otomatis telah mengurangi biaya apabila pemerintah daerah menyelenggarakan even atau acara kedaerahan yang selama ini selalu menyewa lapangan. […]

  • Sekolah Pancasila, Siapa Para Muridnya?

    Sekolah Pancasila, Siapa Para Muridnya?

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Hersubeno Arief   HARI Rabu (8/6/2017) seharusnya adalah hari pertama  “sekolah” Pancasila dimulai. Tapi namanya juga sekolah baru buka.  Ruang-ruang kelasnya, guru-gurunya, petugas kebersihan dan petugas keamanannya juga belum tersedia. Yang ada baru kepala sekolahnya bernama Yudi Latief dan dewan pengarah yang diketuai oleh mantan Presiden Megawati. Muridnya? Potensi pasarnya sangat besar. […]

expand_less