Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Oknum Brimob Diduga Aniaya dan Peras Warga Labura

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
  • print Cetak


LABUHANBATU:
Oknum Brimob yang di BKO kan di PTPN4 Kebun Berangir berinisial Her, Har, dan AR alias Bdl diduga kuat melakukan
tindak pemerasan terhadap warga Pulo Dogom Desa Silumajang Kabupaten Labura. Warga diporoti sebesar Rp 10 juta. Kejadian itu, Rabu 10 Agustus 2011 sekitar pukul 07.10 Wib.

Tak hanya itu, ketiga oknum tersebut juga memborgol dan memukuli korban dibagian perutnya ketika memanen sawit di Kebun milik warga yang berjarak lebih kurang 250 meter dari batas kebun milik Negara itu.

Kejadian bermula ketika korban Karim Pasaribu warga Pulo Dogom, beserta supirnya Dian memanen sawit dipagi hari itu. Ketika itu mereka didatangi ketiga oknum Brimob dengan bersenjata laras panjang. Oknum membentak korban dan mengatakan kalau kelapa sawit yang berada di dalam mobil taft pick up milik korban adalah milik perkebunan Brangir. “Mereka datang langsung membentak dan mengatakan tandan buah segar (TBS) Kelapa sawit kami milik kebun berangir,” kata korban Karim pasaribu didampingi istrinya, Rabu 10 Agustus 2011kepada wartawan di kediamannya.

Karim dengan tegas menampik tuduhan itu. Karena tidak puas dengan jawaban korban, ketiga oknum itu langsung meletuskan senjata laras panjang diduga berjenis SS1V1 dan kemudian meminta uang senilai Rp100 juta kepada korban agar tidak mempersalahkan hal itu. “Oknum terus meminta uang. Karena kubilang tidak ada uang, mereka mengatakan mana bisa begitu,” tutur korban.

Akhirnya karena takut mobilnya dibawa ketiga oknum tersebut, dengan pasrah korbanpun bersedia memberikan uang sebesar Rp10 juta setelah
terus didesak ketiga oknum ini. Tak puas sampai disitu, setelah menyerahkan uangnya korban juga diborgol hingga korban berontak dan dadanya dipukul dengan popor senjata. Kemudian disungkurkan ke tanah. Tidak hanya Karim yang menjadi sasaran penganiayaan, supir korban Dian juga mendapatkan
perlakuan serupa. Kejadian itu kemudian mendapat perhatian ratusan warga dan mendatangi lokasi kejadian meminta agar borgol di tangan
korban dilepaskan.

Namun, saat itu para oknum tersebut berdalih kehilangan kunci. Akhirnya warga kemudian melepaskan borgol kedua korban dengan menggunakan jarum peniti. Paska kejadian itu Dian supir korban mengalami trauma mendalam. Sedangkan Karim sendiri mengeluhkan sesak di dadanya. Asisten SDM PTPN4 Kebun Berangir Syahbana Rangkuti ketika dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui masalah tersebut. “Saya baru tahu masalah ini. Jadi saya belum bisa menjelaskan,” katanya.

Sementara Mangadi Papam Perusahan ini membenarkan ada tiga orang oknum Brimob yang di BKO kan di perusahaan itu. Mangadi membantah terjadi penganiayaan, pemerasan dan letusan senjata di lokasi kejadian. Namun dia tidak menampik ketiga oknum itu memegang uang Rp10 juta yang diterima dari korban. Dia berdalih Karim Pasaribu telah melakukan percobaan penyuapan terhadap ketiga oknum tersebut.

Sehingga mereka (oknum Brimob) juga berniat melaporkan hal itu ke Mapolsek NA IX-X. Ketika ditanya mengapa uang Rp10 juta tersebut tetap diterima oleh ketiganya, Mangadi berdalih, diterimanya uang itu guna sebagai barang bukti.(fh)
Sumber :

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seperti Inilah Rasulullah SAW Merayakan Hari Raya Iedul Fitri

    Seperti Inilah Rasulullah SAW Merayakan Hari Raya Iedul Fitri

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Idul Fitri, secara turun temurun sudah membudaya di negeri ini. Namun bukan berarti menjadi suatu keharusan untuk dirayakan secara berlebihan. Padahal, Rasulullah saw telah memberikan beberapa contoh yang perlu diperhatikan. Yang paling utama, sudahkah kita mengeluarkan zakat fitrah atau maal sebelum shalat Ied? Tujuannya, untuk berbagi kegembiraan dihari fitri ini dengan kaum dhuafa atau fakir […]

  • Pemkab Kurang Berani Berinvestasi Di Sektor Perkebunan

    Pemkab Kurang Berani Berinvestasi Di Sektor Perkebunan

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) dinilai kurang berani membuka perkebunan milik pemkab. Padahal potensi perkebunan sangat hebat meningkatkan pendapatan daerah menuju otonomi daerah yang lebih mandiri. “Fakta yang ada ternyata sampai sekarang Pemkab Madina belum pernah mengalokasikan anggaran belanja-nya untuk belanja modal secara serius, terencana dan terukur untuk investasi di bidang perkebunan,” […]

  • 4 Korban Tewas Di Aek Olbung Ternyata Pencari Emas

    4 Korban Tewas Di Aek Olbung Ternyata Pencari Emas

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ” info yang kita dapatkan mereka melakukan penambangan dengan menggunakan alat tradisional ( mendulang )” kata Muksin. Saat itu jelasnya, ke penambang emas ini sedang beristirahat di camp, tiba tiba pohon besar tumbang dan menimpa camp peristirahatan mereka. Total keseluruhan korban katanya ada 8 orang, nanun yang meninggal dunia 4 orang, luka berat 1 orang […]

  • PUPR Madina Optimis Awal 2024 Gedung Pasar Baru Bisa Difungsikan

    PUPR Madina Optimis Awal 2024 Gedung Pasar Baru Bisa Difungsikan

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : adanya kesalahpahaman antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah terkait lanjutan pembangunan pasar baru panyabungan diakui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Elpi Yanti Harahap. ” Kesalahpahaman itu sudah selesai. Selasa Minggu lalu, kami sudah sepakat dengan Kementerian PUPR mana yang menjadi […]

  • Mudahkan Warga, Dukcapil Madina Lakukan Pelayanan Kepengurusan Adminduk dan E -KTP di Kantor Camat

    Mudahkan Warga, Dukcapil Madina Lakukan Pelayanan Kepengurusan Adminduk dan E -KTP di Kantor Camat

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Sejak pagi tadi Rabu 4/10/2023, Kantor Camat Panyabungan didatangi kaum muda, mereka hendak melakukan pengurusan documen kependudukan. Memang hari ini Kantor Dukcapil Mandailing Natal ( Madina ) sedang melakukan ekselerasi perekaman keliling  seluruh Kecamatan di Madina untuk memudahkan kepengurusan dokumen kependudukan mulai dari E- KTP sampai pada urusan yang berhubungan dengan kependudukan. […]

  • Sibolga diguncang gempa 5,3 skala Richter

    Sibolga diguncang gempa 5,3 skala Richter

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Medan, (MO) – Kota Sibolga dan sebagian daerah di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, diguncang gempa berkekuatan 5,3 skala Richter pada Kamis pukul 07.41 WIB. Kabid Pelayanan Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan Hendra Suwarta di Medan, Kamis, mengatakan gempa itu berpusat di 1,45 derajat Lintang Utara dan […]

expand_less