Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Pelayanan RSUD Panyabungan Buruk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan masih kerap disorot masyarakat. Kondisi ini cukup wajar mengingat rumah sakit adalah instansi yang bersentuhan langsung dengan persoalan hidup masyarakat. Karena itu, instansi ini mesti siap memberikan layanan maksimal jika ingin mendapat penilaian positif masyarakat.

Sayangnya, pelayanan rumah sakit yang maksimal yang selama ini didambakan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih sangat sulit didapatkan ketika masyarakat berobat atau pelayanan lainnya. Keluhan ini tidak hanya sering disuarakan pasien, tapi juga banyak dipersoalkan keluarga pasien atau pengunjung rumah sakit.

Yang paling sering dikeluhkan warga umumnya mengenai pelayanan yang buruk, penanganan pasien yang lamban, kebersihan tidak terjamin, fasilitas tidak memadai, biaya pengobatan mahal sekalipun menggunakan kartu miskin dan banyak lagi. Bahkan kalau mau jujur, keluhan warga terhadap sistem pelayanan RSUD Panyabungan hampir setiap hari didengar.

Ironisnya, RSUD Panyabungan yang selalu mendapat sorotan dari berbagai pihak, terkesan tidak pernah menghiraukannya. Padahal sorotan itu muncul karena hal itu sudah terlihat nyata kalau kita berkunjung ke RSUD Panyabungan.

Pantuan wartawan di RSUD Panyabungan akhir-akhir ini, banyak kelihatan yang janggal terutama di bidang pelayanan perawat. Kalau malam tepatnya dini hari, perawat tidak menghiraukan pasien lagi. Mereka asyik tidur. Kalau pasien memerlukan perawat, keluarga pasien terpaksa menggedor pintu agar mereka bangun.

Seperti dituturkan M Zein di Panyabungan, Kamis (11/08/2011). Istrinya, Derli Hasibuan sedang menjalani rawat inap di Ruangan VIP 2 RSUD Panyabungan. Malam itu istrinya muntah-muntah. Ia pun langsung memanggil perawat yang sedang ngorok di kamar perawat. Meski berkali-kali memencet bel, namun perawat tak kunjung datang. “Saya terpaksa menggedor pintu ruangan perawat, baru perawatnya bangun,” cerita Zein.

Setelah perawat datang, bukannya langsung memberikan pertolongan malahan perawat tersebut memandangi istri Zein yang sedang muntah-muntah. “Saat itu saya tanya dia memang dokter tidak ada situ, dia mengatakan tidak ada,” ujarnya.

Lanjut Zein, “Kok dipandangi saja bu, apa tidak diberi pertolongan.” Perawat itu langsung menjawab dengan sinisnya, “Kalau tidak suka di sini pindah saja.” Untung saja malam itu Zein masih bisa menahan emosi melihat tingkah perawat yang sinis itu.

Karena istri Zein merasa kepanasan, Zein lantas menyelakan kipas angin. Namun perawat itu pun marah. “Kenapa kipas dinyalakan,” ujar perawat. Langsung Zein menjawab, “Hei bu, lihat itu AC yang kalian pasang di RSUD Panyabungan ini hanya sebuah pajangan yang tidak berfungsi. Ibu itu jangan asal ngomong, kami bayar d isini,” ungakap Zein dengan nada tinggi.

Masih kata Zein, seorang perawat lain juga berkata kepada, ”Kami hanya perawat di sini, tidak bisa kami bermain disini, yang bermain di sini atasan saya.”

Harap Zein, Bupati Hidayat Batubara secepatnya memperbaiki RSUD Panyabungan, jangan seperti yang terjadi selama ini. Seluruh pegawai atapun honor harus dibrifing supaya mereka melayanai masyarakat dengan baik. Apalagi sewaktu kampanye Hidayat menjanjikan menggratiskan kesehatan. Mana janji Hidayat?

“Sesekali ceklah RSUD Panyabungan, jangan hanya sembunyi di balik meja,” tegas Zein. (BS-026)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Gagas Promosi Kopi Mandailing di Pesawat Udara

    Bupati Madina Gagas Promosi Kopi Mandailing di Pesawat Udara

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Promosi kopi Mandailing membutuhkan strategi di berbagai lini dalam menjawab tantangan ekonomi rakyat khusunya petani kopi. Salah satu promosi yang dianggap memiliki resfon tinggi adalah suguhan minuman Mandheling Coffee kepada penumpang pesawat terbang. “Saya berharap Kadin mencari cara bagaimana kopi Mandailing menjadi minuman penumpang pesawat terbang,” ujar Bupati Madina, Dahlan Hasan […]

  • Langkah Sukhairi-Atika Menggembirakan

    Langkah Sukhairi-Atika Menggembirakan

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Direktur Lingkar Madani Ahmad Fauzy menyebut langkah Bupati dan Wakil Bupati Madina Sukhairi-Atika dalam memperbaiki struktur pemerintahan merupakan hal yang menggembirakan. “Khususnya terkait peningkatan efesiensi struktur organisasi Pemda, peningkatan disiplin ASN, kemudahan pengurusan administrasi, dan perizinan bagi pelaku UMKM,” sebutnya. Ray Rangkuti, sapaan akrab Fauzy, mengutarakan meskipun masih harus menunggu persetujuan […]

  • Pohon-pohon Pelindung di JL. Jend. Haris Nasution Dirobohkan. Belum Diketahui Siapa Yang Bertanggungjawab

    Pohon-pohon Pelindung di JL. Jend. Haris Nasution Dirobohkan. Belum Diketahui Siapa Yang Bertanggungjawab

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Peliput : Dahlan Batubara PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pohon-pohon pelindung yang berada di sepanjang jalur Jalan Jend. A. Haris Nasution, Lingkar Dalam Timur kota Panyabungan, Mandailing Natal dirobohkan. Sejauh ini belum diketahui pihak mana yang menginstruksikan pembunuhan pohon-pohon itu. Pohon jenis Trembesi dirobohkan secara kasar. Pantauan Mandailing Online, Kamis (18/5/2017), setidaknya sudah sekitar 7 […]

  • Indeks Integritas Ujian Nasional,  Paluta, Tapsel dan Madina Terendah

    Indeks Integritas Ujian Nasional, Paluta, Tapsel dan Madina Terendah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Meski hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat 2015 telah diumumkan pada Jumat (15/5) lalu, hingga kini Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara belum menerima laporan dari kabupaten/kota mengenai data dan persentase kelulusan. “Kita belum menerima laporan dari dinas pendidikan kabupaten/kota tentang persentase kelulusan di daerah,” beber Koordinator UN Sumut August Sinaga, Rabu (20/5). […]

  • IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Medan – Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Hasan, dicopot dari jabatannya dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Rorena Polda Sumut. Hal itu tertuang dalam Telegram Rahasia Kapolda Sumut nomor ST/1208/X/2015, tertanggal 16 Oktober 2015. Menanggapi hal itu Ketua Presidium Indonesi‎a Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan bahwa Kompol M Hasan dimutasi, […]

  • Orang Kaya Panyabungan dan Oknum Pejabat Gunduli Hulu Sungai Rantopuran

    Orang Kaya Panyabungan dan Oknum Pejabat Gunduli Hulu Sungai Rantopuran

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) –  Ribuan hektar hutan kawasan hulu Sungai Rantopuran sudah gundul oleh kerakusan para orang kaya dari kota Panyabungan dan sejumlah pejabat pemerintah. Kawasan yang digunduli itu berada di wilayah Desa Sopo Batu dan Gungun Tua Julu, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal. Hutan itu masuk dalam kawasan hutan register atau hutan lindung. Tetapi, para […]

expand_less