Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

2 Truk Terperosok Macet 33 Jam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
  • print Cetak


MADINA-
Dua truk over tonase bermuatan kayu dan cangkang kelapa sawit terperosok di pinggir jalan tikungan tajam dan tanjakan di perbatasan Desa Tombangkaluang, Batang Natal, Madina. Akibatnya arus lalu-lintas macet sekitar 33 jam.
Informasi dihimpun METRO, dua truk tersebut melintas dari arah berlawanan, Rabu (10/8) malam sekira pukul 19.00 WIB. Truk bermuatan kayu datang dari arah Natal, sedangkan truk cangkang melaju dari arah Tapanuli Selatan
Ketika melintas di lokasi jalan yang menanjak selebar enam meter jika dari arah Natal, sopir truk bermuatan kayu tidak bisa mengendalikan laju truknya dan mundur melawan arah yaitu ke arah kanan badan jalan dan terperosok ke parit jalan. Akibatnya, sumbu belakang truk terlihat patah.
Sedangkan sopir truk bermuatan cangkang terpaksa membanting setirnya ke drainase atau parit di pinggir kanan jalan. Kedua truk itu pun sama-sama tak lagi berada di sisi jalan yang seharusnya. Sedangkan lebar jalan yang bisa dilalui tinggal 1,5 meter.
Pantauan METRO, hingga Kamis malam sekira pukul 23.00 WIB, antrean kemacetan kendaraan yang ingin melintasi daerah itu masih tetap terjadi dengan panjang antrean sekitar 4 kilometer. Untuk melewati kemacetan tersebut pengendara harus menunggu hingga sekitar 4 jam. Arus lalu-lintas baru bisa normal Jumat (12/8) pagi sekira pukul 04.00 WIB, setelah kedua truk berhasil keluar dari tempat terperosoknya
Andi (35) salah seorang sopir truk kepada METRO menuturkan, persitiwa seperti itu telah sering terjadi di jalan lintas pantai barat. Penyebabnya karena jalan sempit dan medan jalan yang sulit dilalui. Kondisi ini diperparah lagi dengan medan jalan yang berbukit dan tebing terjal yang mengancam setiap pengendara kendaraan bermotor baik roda dua hingga roda 10.
”Kalau terperosok seperti ini sudah sangat sering Pak. Setiap hari pasti ada kemacetan akibat truk yang nyangkut dan terperosok akibat kecilnya lebar jalan dan tikungan serta tanjakan yang sangat menantang,” ujarnya.
Saat ditanya tonase kendaraan yang melintas, Andi mengakui berat dan beban kendaraan memang tidak sepadan dengan kondisi badan jalan di pantai barat. Namun, kata Andi, dirinya hanya sebagai sopir dan tak tau menahu tentang peraturan tersebut.
Sementara Bupati Madina melalui Kepala Dinas Perhubungan Harlan Batubara SH kepada METRO belum lama ini menegaskan, setiap hari terjadi pelanggaran peraturan di jalan lintas pantai barat terutama kelebihan tonase truk. (wan)
Sumber : Metro_Tabagse

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pengamat intelijen dan kepolisian dari Center for Democracy And Social Justice Studies (CeDSoS) Umar Abduh membeberkan data penghitungan atau rekapitulasi suara Pilpres 2014 diduga berasal dari rekapitulasi TNI dan Polri. Dalam data perolehan suara yang dimilikinya, Umar mengungkapkan pemenang pilpres adalah Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Hal itu terungkap dari video Youtube yang […]

  • Si Bulus-bulus Si Rumbuk-rumbuk

    Si Bulus-bulus Si Rumbuk-rumbuk

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Apa itu Si bulus-bulus Si rumbuk-rumbuk ??? semacam makanankah? Atau tempat kah? Atau semacam mitos??? Yaa, Si bulus-bulus Si rumbuk-rumbuk merupakan karya fenomenal dari Sati Nasution. Siapakah dia??? mungkin banyak orang yang tdk mengenalnya. Bahkan orang mandailing (ato batak) pun banyak tidak mengenalnya. Beliau adalah pahlawan (menurut orang mandailing) pendidikan (pemikir) tentang pentingnya sekolah (menuntut […]

  • Momentum Menyongsong Madina yang Lebih Maju

    Momentum Menyongsong Madina yang Lebih Maju

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengajak pegawai di lingkungan Pemkab Madina menjadikan peringatan ke-57 tahun Hari Korpri momentum menyongsong Madina yang lebih maju. Hal itu disampaikan Bupati saat memimpin apel pagi sekaligus upacara peringatan 50 tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di pelataran Masjid Agung Nur Ala […]

  • Tiga Bulan, Polres Sidimpuan Ungkap 10 Kasus Narkoba

    Tiga Bulan, Polres Sidimpuan Ungkap 10 Kasus Narkoba

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Selama tiga bulan terakhir Polresta Padangsidimpuan mengungkap 10 kasus narkoba dan mengamankan 14 tersangka. Demikian Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syariful Taufik S.Ik melalui Kabag Ops Darfin Purba kepada Analisa di Mapolres setempat, Kamis (2/11). Dijelaskan, dari ke 14 tersangka yang rata-rata pemakai dan perantara narkoba itu diamankan ratusan gram ganja siap pakai. […]

  • Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabid Perbendaharaan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Madina, Sahri Ahmad KDT Harahap, Jum’at (4/1) mengakui pihaknya telah membayar 100 persen pada setiap paket proyek yang dikerjakan tahun anggaran 2012. Pengakuan Sari Ahmad ini kontan mengejutkan, karena masih banyak proyek yang masih terbengkalai alias tidak selesai dikerjakan 100 persen hingga limit […]

  • Masyarakat Diminta Turut Awasi Pelaksanaan Proyek

    Masyarakat Diminta Turut Awasi Pelaksanaan Proyek

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIDIMPUAN – Musim hujan yang melanda Kota Padangsidimpuan (Psp) saat ini dan waktu yang sempit dalam pengerjaan proyek pembangunan, dikhawatirkan pengerjaannya asal-asalan demi mengejar waktu yang ditentukan. Sehingga kualitas proyek ditakutkan tidak bagus. Tentunya ini akan sangat disesalkan jika sampai terjadi. Untuk itu, masyarakat Psp diminta ikut serta mengawasi pelaksanaan proyek yang sedang berjalan saat […]

expand_less