Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Harga Minyak Tanah Capai Rp 7.000/Liter Seluruh Kades di Panyabungan Timur Ajukan Keberatan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Melambung tingginya harga minyak tanah (mitan) di tingkat pedagang pengecer di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan dirasakan telah snagat membebani masyarakat, direspon para kepala desa (kades) di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina.
Pada Selasa (16/8) lalu, seluruh Kades se-Panyabungan Timur mengajukan keberatan kepada Pemkab Madina c/q Bagian Perekonomian, atas tingginya harga mitan. Para Kades ini pun meminta kepada Pemkab untuk segera turun tangan dan menertibkan para pedagang pengecer yang menjual mitan dengan harga sesuka hatinya. Pasalnya, berdasar laporan masyarakat, harga mitan di tingkat pedagang pengecer saat ini mencapai Rp7.000 per liter dan bahkan ada pula yang menjual seharga Rp9.000 per liter.

Padahal, menurut para Kades, Pemkab Madina menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) mitan di Madina seharga Rp3.700 per liter. “Tingginya harga mitan di Madina khususnya di Panyabungan Timur saat ini jelas-jelas akibat ulah para pedagang yang ingin mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Karenanya kita meminta Pemkab berkordinasi dengan aparat terkait untuk segera menertibkan hal ini dan jika perlu menindak para pedagang yang nakal karena telah snagat merugikan masyarakat,” kata para Kades dalam suratnya yang ditujukan ke Bagian Perekonomian Pemkab Madina.

Secara terpisah, Ketua DPC PPP Madina, M Dahler Nasution SP, kepada MedanBisnis, menyatakan sangat mendukung tindakan yang dilakukan para kepala desa itu dalam menyahuti keluhan masyarakat. Dahler juga meminta agar Pemkab Madina segera menindaklanjuti apa yang telah disampaikan para Kades tersebut serta menindak tegas para pelaku penyimpangan yang telah membuat masyarakat resah.

“Kita tahu di Madina ini program konversi mitan ke gas elpiji belum berjalan sepenuhnya, sehingga Madina masih mendapatkan kouta mitan bersubsidi dan masih ada ketentuan HET-nya.
Tapi kenyataan di lapangan masyarakat membeli mitan dengan harga yang sangat jauh di atas HET dengan alasan mitan langka. Tentunya kelangkaan ini juga perlu dipertanyakan dan perlu ditelusuri oleh aparat terkait kenapa ini bisa terjadi. Tentunya pasti ada yang melakukan penyimpangan, dan ini perlu ditindak tegas,” ujarnya.

Sementara, Kabag Perekonomian Madina Ir Donna Dameria melalui Kasubbag Produksi Industri dan Perdagangan membenarkan tentang pengaduan para Kades di Panyabungan Timur terkait tingginya harga mitan dan pihaknya akan segera menindaklanjutinya.

“Kita sudah menerima laporan dari para kepala desa di Panyabungan Timur, dan dalam waktu dekat kita akan menurunkan tim untuk menertibkan ini. Jika nantinya ada pedagang yang memang dengan sengaja menjual mitan jauh diatas HET yang telah ditentukan maka kita akan beri tindakan,” katanya. (zamharir rangkuti)
Sumber : medanbisnisdaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Rumah Hanyut di Lingga Bayu

    Puluhan Rumah Hanyut di Lingga Bayu

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu titik pemukiman yang hanya menyisakan pertapakan rumah di Lingga Bayu LINGGA BAYU (Mandailing Online) – Setidaknya 38 rumah hanyut saat banjir yang melanda Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal, Kamis dini hari (8/11/2018). Ketinggian arus Sungai Batang Natal sempat menggenangi lantai jembatan Simpang Gambir. Sementara ketinggian air di pemukiman sempat mencapai 1 hingga 2 meter. […]

  • Perpustakaan Hutapungkut Jae Menyimpan Peninggalan Sejarah Mandailing

    Perpustakaan Hutapungkut Jae Menyimpan Peninggalan Sejarah Mandailing

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Ketua  Pusat Informasi dan Dokumentasi Mandailing (PIDM), Imran Nasution menyatakan Rabu (2/12),  perpustakaan ini didirikan  pada  bulan Juli 2010. Keunikan Perpustakaan ini, selain berfungsi sebagai perpustakaan juga ada museum yang menyimpan barang-barang kebudayaan masyarakat etnis Mandailing tempo dulu, termasuk foto-foto yang menunjukkan ketinggian budaya Mandailing sejak zaman dahulu. “Masyarakat yang berkunjung […]

  • Rekontruksi Pembunuhan Jaringan Narkoba di Kecamatan Tambangan

    Rekontruksi Pembunuhan Jaringan Narkoba di Kecamatan Tambangan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina), Selasa (25/3) melakukan pemeriksaan secara rekontruksi jalannya perkara tindak pidana pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan yang terjadi 25 Februari 2014 lalu di kebun karet Aek Siporik, Desa Simangambat, Kecamatan Tambangan. Kapolres Madina, AKBP. Mardiaz KD, Sik yang memimpin langsung rekontruksi. Sementara tersangka Amiruddin Rangkuti alias Jamir […]

  • Pjs Bupati Madina Jangan Beri Izin Kepala SKPD Yang Ingin Hengkang

    Pjs Bupati Madina Jangan Beri Izin Kepala SKPD Yang Ingin Hengkang

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah Jabatan H Amru Daulay berakhir jadi Bupati Madina pada tanggal 12 September 2010 lalu yang sekaranga di Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara, para para kepala SKPD nya juga ingin hengkang dari Madina ini untuk lari dari tanggung jawab, dalam hala ini di harapkan kep0ada Pjs Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara untuk […]

  • SK 44 Hambat Pertumbuhan Ekonomi Madina

    SK 44 Hambat Pertumbuhan Ekonomi Madina

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – SK Menhut 44 Tahun 2005 dinilai merampas prospek pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperlambat laju ekonomi kabupaten Mandailing Natal (Madina). Demikian disampikan Kordinator ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) wilayah Sumut dan Aceh (NAD) Syahrir Nasution SE kepada Mandailing Online, melalui telpon selulernya, Minggu (19/2). SK 44 tentang perubahan tata ruang hutan di Sumut […]

  • Rusuh Torgamba, Bisul Lama yang Meledak

    Rusuh Torgamba, Bisul Lama yang Meledak

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT : Perseteruan antara warga Desa Sei Meranti, kecamatan Torgamba Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara dengan pihak PT SBI sudah berlangsung lama. Bahkan, catatan yang ada pada wartawan, warga setempat juga pernah ditangkap tim Satuan Polhut Reaksi Cepat (SPORC). Aksi itu digelar sekaitan dugaan terjadinya perambahan hutan tanaman industri (HTI) di kawasan hutan Desa Bagan […]

expand_less