Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
  • print Cetak


Medan,

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh debt collector kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini seorang PNS Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang menjadi korbannya. Nasib naas itu dialami oleh Taufik Hidayat. Pria berusia 30 tahun itu harus menahan rasa sakit di sekitar kepala, ulu hati, pipi dan dagu akibat dikeroyok oleh lima pemuda dari debt collector dan termasuk pegawai Yoga Finance Cabang Marelan, Sabtu (20/08/2011) sekira pukul 18.30 WIB.

Pemukulan itu sendiri terjadi karena korban belum membayar angsuran pinjaman uang sebesar Rp3 juta selama dua bulan dari rencana 6 bulan angsuran dari Yoga Finance tersebut. Akibatnya, pemilik koperasi mengutus dua orang debt collector ke rumah korban.

Kebetulan, kala itu, korban hendak membeli makanan untuk berbuka puasa.

“Saat hendak membeli makanan, aku ditelepon sama adekku yang bernama Rina. Kata dia, Bang ada orang leasing datang ke rumah,” jelas Taufik, Ahad (21/08/2011).

Mendengar hal itu, warga Jalan Karya Bhakti No 138, Lingkungan VIII, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan ini langsung berbalik arah dan menemui kedua orang leasing yang sudah menunggu.

“Mereka mengajak saya untuk bertemu dengan Ginting (pemilik Yoga Finance) dan saya pun menyetujuinya,” ujarnya lagi.

Sesampainya di Kantor Auto Finance, Jalan Veteran No 3 B, sudah menunggu pegawai Yoga Finance yang diketahui bernama Manda.

“Di sana saya disuruh masuk bersamaan dengan kereta (sepeda motor) Spin saya. Manda terus mendorong aku dan keretaku masuk ke sebuah ruko. Tapi aku gak mau, soalnya Ginting tidak ada,” timpalnya.

Akhirnya, dua orang pria bertubuh tegap datang ke lokasi tersebut dan menyarankan agar kereta korban ditinggal di koperasi tersebut. Jika tidak, salah seorang dari dua pria tersebut mengancam akan menembak korban.

“Terakhir, aku dikeroyok hingga babak belur oleh kelima orang itu termasuk Manda. Mereka juga menahan kereta Spin warna biru milikku BK 6818 BQ. Di dalamnya ada surat-surat penting termasuk surat perjanjian pinjaman dengan Yoga Finance,” ujarnya.

Merasa jadi korban penganiayaan, Taufik tidak tinggal diam dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Medan Labuhan. Sesampainya disana, korban disuruh untuk melakukan visum untuk memperkuat bukti-bukti penganiayaan.

“Pukul 22.00 WIB aku membuat laporan ke polisi. Dengan bekal LP No. Pol : LP/1106/VIII/2011/SU/PEL BLW/SEK-Medan Labuhan, aku visum ke Rumah Sakit Wulan Windi,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar pelaku penganiayaan ini ditangkap oleh pihak kepolisian dan diadili dengan seadil-adilnya karena sudah melakukan tindak pidana kekerasan.

“Dan juga memberikan ganti rugi atas apa yang saya alami,” tuturnya. (BS-021)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinabung Semburkan Abu 7.000 Meter

    Sinabung Semburkan Abu 7.000 Meter

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan dari status Gunung Sinabung dari level Waspada menjadi Siaga karena adanya peningkatan aktivitas vulkanik sejak akhir Oktober hingga Minggu (3/11). Sinabung memuntahkan debu vulkanik setinggi 7.000 meter, Minggu dini hari pukul 01.26 WIB. Letusan ini disertai suara gemuruh terdengar sampai ke Pos Pengamatan […]

  • Relawan Penanggulangan Bencana  Dibentuk

    Relawan Penanggulangan Bencana Dibentuk

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 15 elemen mayarakat membentuk forum Relawan Penanggulangan Bencana, Kamis (31/10/2013) sore di aula STAIM, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Forum ini berfungsi membantu pemerintah daerah dalam menanganai bencana alam di daerah itu. Forum ini juga segera akan membentuk ranting di 23 kecamatan di Madina. Madina termasuk daerah rawan bencana alam diantara […]

  • Menghina Bupati Madina, Tuanku Syarif Dicari Polisi

    Menghina Bupati Madina, Tuanku Syarif Dicari Polisi

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kini MSL yang diduga pemilik akun “Tuanku Syarif” di Facebook, sudah berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) alias dicari polisi, karena dia dituduh menghina Dahlan Hasan Nasution, bupati Madina, di facebook. Status DPO itu tertuang dalam surat Polres Madina Nomor B/94/X/2015/Reskrim tanggal 22 Oktober 2015 tentang Perkembangan Hasil Penyidikan yang ditantandangani […]

  • Bupati Sampaikan Nota Pengantar Keuangan RAPBD 2023

    Bupati Sampaikan Nota Pengantar Keuangan RAPBD 2023

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) melalui Wakil Bupati (Wabub) Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Madina tahun anggaran 2023, Rabu (23/11/2022). Nota keuangan RAPBD 2023 tersebut disampaikan Wabup pada rapat paripurna pengantar nota keuangan APBD 2023 yang dipimpin Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis […]

  • Beberapa titik Pantura tidak ada rambu lalu lintas

    Beberapa titik Pantura tidak ada rambu lalu lintas

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Jakarta, – Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat beberapa titik menuju Pantura tidak ada rambu-rambu lalu lintas sehingga banyak menyebabkan kecelakaan lalu lintas. “Salah satunya adalah di daerah Cimalaya Kulon, di mana di sana terdapat tikungan tajam tapi karena tidak ada rambu-rambunya jadi banyak terjadi kecelakaan terutama sepeda motor,” kata salah satu staf divisi kesehatan PMI […]

  • Pecatur Cilik Madina Raih Juara II O2SN Sumatera Utara

    Pecatur Cilik Madina Raih Juara II O2SN Sumatera Utara

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Abdul Aziz pelajar kelas IV SD Negeri 108 Desa Aek Mata, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) meraih juara II turnamen catur pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasiona (O2SN) tingkat Provinsi Sumataera Utara. Ini membuktikan Madina memiliki bibit-bibit pecatur yang potensial. Raihan juara II itu disabet Abdul Aziz pada laga final melawan pecatur dari […]

expand_less