Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

2011, LBH Medan Terima 269 Pengaduan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Jan 2012
  • print Cetak

Medan, Sepanjang Tahun 2011 Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menerima pengaduan sebanyak 269 kasus. Sebagian besar dari kasus-kasus tersebut merupakan kasus-kasus yang berhubungan langsung dengan kepentingan publik (public interest cases), yang justru luput dari skema penyelenggaraan bantuan hukum dalam UU Bantuan Hukum.

“Sepanjang Tahun 2011, ketidakadilan terus menerus menjadi warna dominan hukum dan HAM di Sumatera Utara. LBH Medan mencatat tahun ini kasus pelanggaran HAM baik pelanggaran hak sipil dan politik maupun hak ekonomi, sosial dan budaya di beberapa sektor meningkat dan di bagian lain relatif tidak berubah dari tahun sebelumnya. Berdasarkan pengaduan dalam kasus sipil dan politik, yang mendapatkan pengaduan terbanyak adalah dalam hal hak atas peradilan yang jujur sebesar 32 kasus dan 200 orang pencari keadilan,” ujar Wakil Direktur LBH Medan Muslim Muis di Medan, Jumat (30/12/2011).

Hal ini sangatlah menggambarkan bahwa sebagian besar peradilan di Indonesia saat ini sangat berdekatan dengan korupsi kolusi dan nepotisme, aparat penegak hukum tidak menjalankan fungsi semestinya yang bermuara pada lambannya proses penyelesaian perkara bahkan banyak pula dilakukannya kriminalisasi pada masyarakat sipil. Hal ini juga dapat menimbulkan hilangnya kepercayaan masyarakat sipil pada sistem hukum yang berlaku di Indonesia.

Dilanjutkannya, sedangkan untuk kasus hak sipil dan politik berjumlah 15 kasus dengan jumlah pencari keadilan sebesar 70 orang dan kasus pelanggaran terhadap hak ekonomi sosial dan budaya sebanyak 10 kasus, serta pengaduan paling terbanyak terjadi pada kasus hak atas pengadilan yang jujur. Selanjutnya terbanyak kedua adalah kasus hak perlindungan dari kesewenangan hukum kriminal.

Begitu juga pada 2011, Lembaga Bantuan Hukum Medan telah menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat, dengan rincian, perkara pidana sebanyak 113 kasus, yaitu konsultasi sebanyak 73 kasus, hingga tingkat pengadilan sebanyak 40 kasus.

Untuk perkara perdata sebanyak 153 kasus, yaitu konsultasi sebanyak 132 kasus, dalam tingkat surat menyurat (mediasi) sebanyak 19 kasus, dan Pengadilan TUN sebanyak 2 kasus.

Pada 2011, LBH Medan juga menemukan adanya pelanggaran hak ekonomi, sosial dan budaya serta hak sipil politik, diantaranya kasus penerimaan CPNS Pemko Medan Tahun 2010, yang sarat dengan dugaan manipulasi data kelulusan para peserta, yang berakibat pada diajukannya gugatan citizen law suite oleh LBH Medan, pada bulan Januari 2011.

Melihat hal tersebut, Muslim Muis mengatakan pemerintah seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemenuhan, perlindungan, penghormatan serta penghargaan terhadap HAM, khususnya terhadap Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2005 Tentang Pengesahan International Covenant On Economic, Social And Cultural Rights (Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya) serta Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Pengesahan International Covenant On Civil and Political Rights (Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Sipil dan Politik).

Untuk itu Lembaga Bantuan Hukum Medan meminta Pemerintah untuk menerapkan secara konsisten dan sungguh sungguh untuk memenuhi dan memproteksi Hak Asasi rakyatnya serta memberi perlindungan terhadap Pembela HAM (human rights defender), serta mendesak Pemerintah Sumatera Utara untuk sesegera mungkin menerbitkan Rancangan Peraturan Derah Yang Pro rakyat, diantaranya Peraturan Daerah Tentang Bantuan Hukum, yang menjamin hak-hak masyarakat miskin atas jaminan Bantuan hukum. (BS-021.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Miliaran, Seberapa Rusak Ruang Kerja dan Toilet DPR?

    Anggaran Miliaran, Seberapa Rusak Ruang Kerja dan Toilet DPR?

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) — Menjelang akhir tahun, Dewan Perwakilan Rakyat kembali “mempercantik diri”. Sekretariat Jenderal DPR pun sudah menganggarkan Rp 6,2 miliar untuk renovasi ruang kerja dan Rp 1,4 miliar untuk perbaikan toilet. Anggaran yang cukup besar ini disebut-sebut sebagai tindak lanjut dari keluhan anggota DPR selama ini. Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Sekretariat Jenderal […]

  • Ada Upaya Kriminalisasi Terhadap Petani Plasma KUD Kuala Tunak

    Ada Upaya Kriminalisasi Terhadap Petani Plasma KUD Kuala Tunak

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pengurus KUD Kuala Tunak mensinyalir ada upaya kriminalisasi terhadap petani plasma yang tergabung dalam KUD Kuala Tunak, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina), Sumut. Hal ini terlihat setelah ratusan petani peserta plasma mendatangi Kantor Kebun Madina Selatan (KMS) PT. Sawit Sukses Sejati (PT SSS) tanggal […]

  • Krisis Diplomasi Indonesia versus Malaysia

    Krisis Diplomasi Indonesia versus Malaysia

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak Akan Gunakan Kekuatan Militer Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menegaskan, tidak ada peningkatan gelar kekuatan di wilayah perbatasan RI-Malaysia. “Hingga saat ini tidak ada laporan mengenai peningkatan (gelar kekuatan) di perbatasan RI-Malaysia pascainsiden kemarin,” katanya seusai menghadiri buka bersama jajaran Kementerian Politik, Hukum, dan HAM di Jakarta, Jumat (27/8/2010). Ia mengatakan, berdasarkan pantauan di Nipah, […]

  • Pemprovsu Diminta Ganti Jembatan Pulo Padang

    Pemprovsu Diminta Ganti Jembatan Pulo Padang

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta mengganti jembatan Pulo Padang yang menghubungkan Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Jalur ini juga berpungsi sebagai jalan lintas menghubungkan Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Sinunukan serta Kecamatan Batahan. Jembatan yang terbuat dari bahan kayu itu kondisinya sudah lapuk dan membahayakan […]

  • Kalapas Mengaku, Napi Kabur Belum Ditemukan

    Kalapas Mengaku, Napi Kabur Belum Ditemukan

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) Upaya pencarian Tahanan yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Panyabungan nampaknya tidak maksimal. Sampai hari ini, RH napi Kasus Narkoba yang kabur pada Selasa 1/8/2023 lewat belum di temukan. Kalapas Kelas IIB Panyabungan Mustafa Kamal mengaku, petugasnya masih terus melakukan upaya pencarian bekerja sama dengan Polisi. ”  yang dilakukan selain proses […]

  • Yuliani, Siswi yang Diduga Kesurupan Sudah Membaik, Ingin Sekolah Lagi

    Yuliani, Siswi yang Diduga Kesurupan Sudah Membaik, Ingin Sekolah Lagi

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Yuliani, siswi SMPN 1 Padangsidimpuan (Psp) kelas 8-7, warga Gang Sado, Kelurahan Wek V, Kecamatan Psp Selatan, Kota Psp, yang diduga kesurupan di sekolahnya, kondisinya sudah mulai membaik, Minggu (12/12). Saat kejadian itu, Sabtu (11/12) siang, Yuliani mengaku tidak ingat apa-apa. “Saya sudah bisa sekolah, dan Senin (13/12), saya akan masuk sekolah karena sudah […]

expand_less