Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Kades Tanggabosi 2 Dilaporkan ke Bupati

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
  • print Cetak

MADINA-METRO; Kepala Desa (Kades) Tanggabosi, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) AN (40), dilaporkan warganya ke Bupati Madina melalui Asisten Tata Praja di kantor camat belum lama ini. Kades tersebut diduga selingkuh dengan salah seorang warga berinisial RSM (22). Selanjutnya, Rabu (6/10), Inspektorat Madina meminta keterangan 8 warga yang menjadi saksi atas pengaduan warga tersebut

Delapan orang saksi tersebut, yakni Andi Maulana yang menjabat sebagai Sekretaris Desa Tanggabosi 2, Ketua Naposo Nauli Bulung (NNB) Ramos Syukhairi, Ketua Adat Iskandar Muda, Tokoh Agama H Ali Said Pulungan, Tokoh Masyarakat Bismar Batubara, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Ali Asron, serta Ahmad Tolha dan Sahlun keduanya pengurus Persatuan NNB Tanggabosi 2.

Usai pemeriksaan, tokoh agama Desa Tanggabosi 2, H Ali Said Pulungan kepada METRO menjelaskan, mereka diperiksa Inspektorat sebagai saksi dalam laporan pengaduan atas dugaan tindak asusila yang telah dilakukan oknum kades yakni AN (40) dengan RSM (22). Padahal RSM istri dari AHP.

Ali Said didampingi warga lainnya mengaku, dugaan tindakan asusila tersebut sudah lebih dari 3 bulan lalu. Tindakan oknum kades tersebut menyebabkan keresahan warga. Selanjutnya, warga bersama tokoh masyarakat serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melakukan musyawarah dan membuat laporan pengaduan kepada Bupati Madina.

Diungkapkannya, RSM telah mengaku perbuatannya kepada sejumlah warga desa namun oknum kades justru membantah tuduhan tersebut. “Akibat tindakan ini seluruh warga resah dan meminta supaya kasusnya ditindaklanjuti. Dan dalam hal ini kami telah melaporkannya kepada bupati,” terangnya.

Sementara itu, Inspektur Pembantu, Drs Darman saat ditemui METRO melalui personel pemeriksa, H Ongku Siregar, usai melakukan pemeriksaan ke 8 saksi, mengatakan, pihaknya telah memeriksa 8 orang saksi terkait laporan pengaduan warga Tanggabosi 2 atas tuduhan dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh kades yang saat ini sudah dinonaktifkan untuk sementara waktu dan diambil alih oleh Camat Siabu, Ramlan Dalimunte sebagai Plt kades.

AN saat dihubunngi METRO lewat telepon selulernya membantah telah melakukan hubungan seperti yang dituduhkan warga kepada dirinya. Ia menilai tuduhan ini dilimpahkan kepadanya hanya untuk melengserkan diri dari jabatan kades.

“Saya juga telah diperiksa inspektorat. Saya tak ada melakukan tindakan asusila tersebut mereka hanya menginginkan saya lengser dari jabatan kepala desa,” ujarnya. (wan)
sumber:metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PNS, TNI dan Polri dilarang terima hadiah

    PNS, TNI dan Polri dilarang terima hadiah

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA –  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar mengeluarkan surat edaran terkait Hari Raya Idul Fitri 1435H/2014M, yang ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI dan anggota Polri. Dalam surat Nomor 02 Tahun 2014 tertanggal 17 Juli 2014 itu, Menteri PAN-RB mengingatkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal […]

  • Penembak Warga Lingga Bayu Dibawa ke Mapolres Madina

    Penembak Warga Lingga Bayu Dibawa ke Mapolres Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Salah seorang tersangka penembakan dua orang warga Desa Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Ahmad Sadikin alias Ucok (37) warga Dusun Koto Pinang, Desa Air Bayang, Kecamatan Lembah Melintang, bersama barang bukti mobil Xenia warna silver BA 1648 AP di Halaman Polres Madina, Panyabungan, Senin (15/10/2012). (berita.S/M Saima Putra)

  • Setoran PAD Disnaker Madina Masih Nol. Ini Biaya Perjalanan Dinasnya Tahun 2024

    Setoran PAD Disnaker Madina Masih Nol. Ini Biaya Perjalanan Dinasnya Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari Data Bapenda, Retribusi tenaga asing Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024 belum ada terealisasi. Ada Sekitar 300jt target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Disnaker Madina bersumber dari Retribusi Tenaga Asing. Indikator target PAD itu dari data Bapenda yang terhitung sejak Januari hingga bulan November 2024 kemarin. “Belum ada realisasi […]

  • Mandailing Wilayah Rukun Antar Pemeluk Agama

    Mandailing Wilayah Rukun Antar Pemeluk Agama

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wilayah Mandailing sejak dulu merupakan kawasan yang harmonis serta memiliki tingkat kerukunan antar pemeluk agama yang baik. Umat muslim yang mayoritas di kawasan Mandailing (Pasaman, Madina, Tapsel, Sidimpuan, Palas, Paluta hingga Sidalu-dalu) selama ini hidup rukun dengan umat Nasrani. “Oleh karenanya, kita harus menjaga dan melestarikan kerukunan itu,” kata Toguan Nasution, […]

  • Harga Sembako Terus Naik

    Harga Sembako Terus Naik

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sepekan menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal terus merangkak naik. Sementara harga beras hingga saat ini masih stabil atau tidak mengalami kenaikan. H Abdul Fatah (55), pedagang telur ayam ras di Pasar Baru Panyabungan kepada METRO, Senin (25/7) mengatakan sudah menjadi kebiasaan harga sejumlah bahan pokok menjelang […]

  • Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Pemerhati Umat “Amin kita sama, tapi iman kita berbeda”, begitu kira-kira semboyan generasi milennial dan generasi z dalam mewacanakan kehidupan mereka dalam bingkai liberalisasi beragama. Bebasnya interaksi pergaulan lawan jenis menempatkan hubungan perasaan pada batasan yang sudah melewati rambu rambu akidah. Tak sedikit dari milenial maupun gen z menyatukan perbedaan keyakinan tersebut […]

expand_less