Jumat, 20 Mar 2026
light_mode

Pasar Sipirok Makin Semraut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
  • print Cetak

Kurang Penataan
Suasana Pasar Sipirok, Tapsel semakin amburadul khususnya pada hari pekan Senin dan Kamis. Selain akibat belum difungsikannya gedung yang baru dibangun, juga kurangnya penataan dari intansi terkait.Selain itu, keberadaan pedagang, sepertinya dengan sesuka hati berjualan, perparkiran juga terlihat semraut. Keadaan ini merupakan akibat dari lemahnya penataan dari pengelola pasar yang menyebabkan keadaan pasar semakin parah semrautnya.
Akibat dari kurangnya penataan Pasar Sipirok yang semraut ini, menyebabkan warga yang hendak berurusan ke kantor-kantor tertentu di sekitar pasar mengalami kesulitan. Pasalnya, jalan menuju kantor tertutup oleh suasana pasar.
“Suasana Pasar Sipirok semakin semraut saja, dan semakin sering terjadi antrean. Memang terlihat tak ada petugas dari intansi terkait yang mengatur lalu-lintas maupun mengatur pedagang yang seenaknya memakai badan jalan sebagai tempat berjualan,” kata Firman (43) salah seorang warga.
Amatan METRO pada Kamis (12/1) lalu, suasana Pasar Sipirok begitu semraut dari sisi perparkiran. Misalnya, kendaraan berjejer memanjang di kiri dan kanan jalan sekitar 300 meteran sepanjang hari. Dengan kondisi ini, kerab terjadi antrean di sepanjang jalan negara di pusat Pasar Sipirok.
Lebih parahnya, pedagang yang semakin tak terkontrol juga mulai leluasa menggelar barang dagangannya di badan jalan, bahkan hingga lebih ketengah.
Ternyata, ada juga pemeilik kendaraan dan pedagang yang memanfaatkan lokasi di depan perkantoran sebagai lokasi parkir dan berjualan, sehingga warga yang hendak berurusan di instansi pemerintahan itu mengalami kesulitan untuk melintas.
Beberapa depan kantor pemerintahan di sekitar Pasar Sipirok yang sudah dipenuhi pedagang dan pembeli seperti Kantor Pos, Kantor Korwas Disdik, Kantor PLN Ranting dan Kantor Camat Sipirok, Kantor Lurah Pasar Sipirok, Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sipirok, Koramil Sipirok dan lainnya.
“Kebiajakan pedagang makin meraja lela, karena dengan sesuka hatinya menutup jalan menuju kantor-kantor tersebut. Warga yang hendak berurusan ke kantor tersebut menjadi kesulitan,” kata warga lainnya, M Hasibuan.
Yang menjadi pertanyaan, tambah warga lainnya, Muslimin (50), kenapa kelakukan para pedagang itu dibiarkan dan terkesan diberikan kebebasan berjualan di depan instansi pemerintah. “Apakah tak ada lokasi yang lebih pantas buat mereka,” tanya Muslim (50) warga lainnya.
Anehnya, dengan suasana yang ada, tak terlihat adanya upaya ataupun usaha dari instansi terkait untuk membenahi kesemrautan tersebut, dan kesannya ada pembiaran. Melihat kondisi dan suasana ini, Pemkab Tapsel harus lebih memberikan perhatian untuk penanganannya agar Pasar Sipirok bisa tertib dan arus lalin juga bisa lancar dan masyarakat bisa nyaman. (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • APDESI Diminta Netral Pada Pemilu Kada Tahun 2024 ini

    APDESI Diminta Netral Pada Pemilu Kada Tahun 2024 ini

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) diminta netral dalam perhelatan Pilkada tahun ini, hal ini dikatakan Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution melalui Asisten II dr.Syarifuddin Nasution saat Silaturahmi Daerah ( Silatda ) Kerja Desa se Kabupaten Madina Kamis 30/5/2024 di Gedung Serba Guna Aek Godang Panyabungan. “Saya […]

  • Ada Pengadaan Obat Obatan di Distan Madina, Saat Dikonfirmasi, Staf Mengaku Kabid Sedang Tidur

    Ada Pengadaan Obat Obatan di Distan Madina, Saat Dikonfirmasi, Staf Mengaku Kabid Sedang Tidur

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasarkan data yang dihimpun Mandailing Online ada pengadaan obat obatan di Dinas Pertanian senilai Rp. Rp. 200.498.700. alokasi dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2025. Ada 5 item dari dana sekitar 200 juta lebih tersebut yang dibelanjakan contoh  seperti belanja obat-obatan dengan jenis pengadaan […]

  • Walikota: CPNS Gate Tidak Terulang Lagi

    Walikota: CPNS Gate Tidak Terulang Lagi

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pematangsiantar, Walikota Pematang Siantar Hulman Sitorus SE meminta masyarakat agar melaporkan dugaan kecurangan database honorer. Jika terbukti ada kecurangan akan diberikan sanksi tegas bagi pejabat yang terlibat. “Saya akan menerima seluruh aspirasi dan laporan tentang adanya dugaan permainan “kotor” dalam pembuatan database sementara honorer yang akan diangkat menjadi CPNS,” kata Walikota Hulman Sitorus SE melalui […]

  • Peserta PNS Lulus 3 Jam

    Peserta PNS Lulus 3 Jam

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KEBANGGAAN dan kegembiraan Poltak Dobdy Purbatua Manik, pelamar Penyuluh KB di Pemko Medan, hanya bertahan tiga jam. Hari Rabu dini hari pukul 01.00 WIB, dia melihat pengumuman kelulusan CPNS melalui komputer di kosnya bersama seorang temannya. Sekaligus, untuk mengecek kelulusan teman-teman dan adiknya yang mengikuti ujian CPNS di Sibolga dan Siantar. Ketika login nama dan […]

  • Kopi Simalungun Kini Mendunia

    Kopi Simalungun Kini Mendunia

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Produk asal Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara telah mendunia. Kopi jenis arabica ini sudah menjadi langganan gerai kopi kelas dunia, salah satunya Starbucks. Ketua Himpunan Masyarakat Kopi Arabika Sumatera-Simalungun (HMKSS) Wala Tindaon mengatakan, kopi dari Simalungun ini sudah diminta oleh Starbucks, langsung dari California Amerika Serikat, yang diekspor sejak 2014 sebanyak 30 ton. “Awal mulanya bisa […]

  • Tak Berkategori

    MASIH BAGI HASIL DENGAN TOKE

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski memperoleh kisaran 600.000 hingga 750.000 rupiah per hari dari jasa membajak sawah, ternyata para penyedia jasa membajak sawah masih berbagi hasil dengan toke alias pemilik hand traktor. Subur (45), salah seorang penyedia jasa traktor, mengatakan, kemarin (20/5/3013), dia tidak memiliki modal untuk membeli hand traktor. Hand traktor yang dioperasionalkannya adalah […]

expand_less