Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Pohon Besar Ancam Warga Dikhawatirkan Tumbang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
  • print Cetak

SIDEMPUAN-Keberadaan pohon besar yang tumbuh di pinggir Jalan Sudirman Kelurahan Timbangan, Kecamatan Psp Utara, sangat dicemaskan masyarakat Sigiring-giring. Selain besar, pertumbuhannya juga menyeramkan.
Alasan warga yang bermukim di sekitar pohon besar ini, mereka takut jika nantinya hujan lebat dan angin kencang, akan menyebabkan ranting dan cabang pohon akan patah dan menimpa rumah, warga, dan pengendara yang lewat.
Selain itu, dengan patahnya bagian pohon, akan menyebabkan keberadaan kabel yang ada di sekitar pohon besar putus dan menimpas segala sesuatu yang ada di bawahnya. Jika ini terjadi, bukan saja menimbulkan kerugian materi tapi juga mengancam nyawa.
Karenanya, masyarakat Sigiring-Giring meminta Pemko Psp segera memangkas cabang atau menebang cabang pohon besar yang berada di pinggir jalan tersebut.
Pantauan METRO, pohon besar dengan lebar sekitar dua pelukan orang dewasa dengan ketinggian sekitar 20 meter. Kondisi batangnya memang nampak masih kokoh, namun cabang-ccabang pohon ada yang sudah mengenai atap rumah warga, mengenai kabel listrik serta cabangnya sampai ke jalan raya.
Jika cabang pohon tidak cepat dipotong, dikhawatirkan, jika hujan dan angin kencang cabang pohon patah dan jatuh ke rumah warga yang ada di bawah dan samping kiri kanan pohon ataupun menutupi badan jalan dan memutuskan kabel listrik.
“Kalaulah angin kencang dan hujan deras menyebabkan pohon ini tumbang, dahan dan cabangnya pasti jatuhnya ke rumah warga dan merusak. Belum lagi kabel listrik dan lainnya, jika putus terkena dahan atau cabang bisa menimbulkan korsleting listrik dan kebakaran serta lainnya. Kemudian bisa menutupi jalan raya, bahkan mengenai pengendara yang melintas atau lainnya. Makanya kita minta agar pemerintah memotong ranting dan cabang ini agar tidak membuat kita cemas,” ujar warga sekitar Fahmi (37) kepada METRO, Minggu (29/1) kemarin.
Warga lainnya, Andi (31) juga meminta agar Pemko melalui dinas terkait agar segera memotong pohon besar tersebut sebelum warga menjadi korban. “Sebelum kejadian yang tidak diingin terjadi, kita berharap pemerintah segera memotongnya, karena setiap saat kita selalu khawatir,” tuturnya. (phn/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi KRI Nanggala, Indonesia Harus Ambil Pelajaran

    Tragedi KRI Nanggala, Indonesia Harus Ambil Pelajaran

    • calendar_month Minggu, 2 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Rusliana,SPd.I Aktivis Forum Muslimah Peduli Mandailing Natal KRI Nanggala 402 secara resmi dinyatakan tenggelam pada Sabtu 24 April 2021 setelah sebelumnya dinyatakan hilang kontak saat melaksanakan misi latihan penembakan torpedo di perairan utara pulau Bali pada Rabu,  21 April 2021 (Tempo.com,26/4/2021). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan, berdasarkan bukti bukti otentik dapat dinyatakan […]

  • Sitaing Dua Sambong

    Sitaing Dua Sambong

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Muda adong horja disada huta di luat ni Mandailing marsiaben modelna mantong anak-anak gadis kehe manghadiri horjai, adong make upna songon moel ni anak gadis India sanga Pakistan doma tarida, sapala dung marlagut anak-anak gadis marnyanyi ma halai margonti-gonti, adong muse namambaca parzanji, marsitarik laguna mantong angke namarriang-riang karejoi tile. Naposo bulung pe sibukma patur […]

  • November-Desember Wilayah Banjir Didominasi Pantai Barat

    November-Desember Wilayah Banjir Didominasi Pantai Barat

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bencana banjir pada msim penghujan medio November-Desember masih didomnasi kawasan Pantai Barat Mandailing Natal (Madina). Salah satunya kecamatan Ranto Bek. Luapan Sungai Batang Bangko, Sungai Torusan dan Sungai Talap telah menyebabkan sedikitnya 2 kali peristiwa banjir di kecamatan itu. Peristiwa terkahir menyebabkan sedikitnya 8 desa di Kecamatan Ranto Baek terendam banjir […]

  • AMPG Madina Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Mantan Pemakai Narkoba

    AMPG Madina Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Mantan Pemakai Narkoba

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerahkan bantuan modal usaha bagi mantan pemakai narkoba di wilayah Kotasiantar, Panyabungan, Rabu (16/2) sore. Penyerahan bantuan dilakukan di wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar. Adapun bantuan modal yang diserahkan kepada sepuluh mantan pemakai narkoba tersebut berupa uang, semen dan riol serta […]

  • Wacana Amandemen UUD 1945 dan Urgensinya

    Wacana Amandemen UUD 1945 dan Urgensinya

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Auzora Siregar Putra Batang Natal. Saat ini kuliah di Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh / Kader HMI Cabang Lhokseumawe   Seminggu yang lalu ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mewacanakan tentang amandemen UUD 1945 dengan menambah Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dan menambah kewenangan MPR untuk menyetujui rancangan dari PPHN tersebut dengan payung hukum yaitu Tap […]

  • 2 Oknum PNS Teror Remaja Ternyata Kasubbag

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua tersangka PNS yang ditangkap polisi karena meneror dan memeras remaja, selama ini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubbag) di Pemkab Madina. Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Daud Batubara menjawab wartawan, Kamis (30/5/2013) menyatakan kedua tersangka tercatat sebagai Kasubbag di instansi yang berbeda. Kedua tersangka, yakni IA (bukan IE-Red) adalah […]

expand_less