Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

AFC hanya akui PSSI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Okt 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO)- PSSI menegaskan jika Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) hanya mengakui tim nasional (timnas) bentukan PSSI untuk berlaga di ajang Piala AFF 2012, November mendatang. Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz, penegasan itu disampaikan langsung oleh para petinggi AFC.

Dua petinggi AFC yang dimaksud Halim adalah Wakil Presiden AFC HRH, Prince Abdullah, dan Sekjen AFC, Dato Alex Soosay. Seperti yang disampaikan Halma, sapaan akrab Halim, di kantor PSSI, Jakarta, hari ini. Keduanya tidak akan membuka pintu timnas selain lewat PSSI.

‘Prince Abdullah dan Dato Alex Soosay sama-sama menegaskan jika AFC hanya mengakui timnas bentukan PSSI. Selain timnas bentukan PSSI, menurutnya tidak ada yang lain. Dan mereka pun menyatakan, tidak akan membuka pintu AFC selain untuk PSSI,” ungkap Halim.

Mantan juru bicara tim sukses George Toisuta dan Arifin Panigoro saat ingin mencalonkan diri sebagai ketua umum (ketum) dan wakil ketua umum (waketum) PSSI ini pun menambah, jika AFC tidak akan mengakui tim yang mengaku timnas. Untuk mendapatkan timnas yang solid, PSSI pun kembali mengajak kepada pemain yang dipanggil bisa memenuhi panggilan.

”Tim yang mengaku timnas tetapi tidak diakui oleh AFC bisa dipastikan tidak akan bisa ke mana-mana. Untuk itulah PSSI mengajak kepada semua pihak untuk kembali ke PSSI. PSSI pun secara terbuka mengajak pemain yang tidak diakui oleh PSSI untuk kembali ke timnas ketika mereka dibutuhkan,” papar Halim.

”Pembentukan timnas sendiri dibuka agar pemain-pemain lain bergabung, di mana timnas ada di bawah PSSI. Pemanggilan pemain pun seharusnya ditanggapi positif karena mereka semua akan menjadi wakil Indonesia dikancah Internasional,” sambung pria yang menggantikan posisi Tri Goestoro sebagai Sekjen PSSI.

Pada kesempatan kali ini, Halim pun mengecam kegiatan timnas bentukan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang sedang menjalani laga uji coba di Brisbane, Australia. Halim menilai, apa yang sudah dilakukan KPSI malah akan mencoreng nama Indonesia di kancah internasional.

”Tidak perlu membawa nama bangsa, jika bertujuan untuk mempermalukan bangsa ini. Apa yang telah mereka lakukan sudah menghianati pecinta sepak bola Indonesia. Karena ini sudah mencoreng nama baik Indonesia di dunia,” jelasnya.

Halim pun menyatakan, akan mengirimkan surat resmi AFC kepada para pemain yang sampai saat ini belum bergabung. Adapun pemain-pemain yang belom datang dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) ada Bambang Pamungkas (Persija Jakarta ISL) dan Patrich Wanggai (Persipura Jayapura).

Sedangkan nama lain ada Firman Utina dan I Made Wirawan (Persib Bandung), Ahmad Bustomi dan Hamka Hamzah (Mitra Kukar), Victor Igbonefo dan Greg Nwokolo (Pelita Jaya FC). Dari delapan nama yang ada, hanya Bambang yang saat ini belum menyatakan akan bergabung dengan timnas bentukan PSSI atau KPSI.

”Saya akan kirim surat ini kepada semua pemain. Hal ini sebagai bukti jika timnas ada di bawah PSSI. Untuk pemain-pemain yang dipanggil, itu semua sudah atas penilaian pelatih kepala,” terang Halim.

Sementara itu, manajer timnas, Habil Marati, menegaskan, jika PSSI telah memanggil sekitar 35 pemain jelang digulirkannya Piala AFF. Dari 35 nama yang ada, masih terdapat para pemain ISL dan pemain-pemain yang saat ini membela klub luar negeri seperti Syamsir Alam dan Stefano Lilipaly.

“Nama-nama tidak akan berubah, karena semuanya sudah diputuskan oleh tim pelatih. Pendaftaran sendiri akan dilakukan pada 20 Oktober dan seminggu sebelum turnamen digelar akan dipilih sebanyak 23 pemain,” tutur Habil.
(mediaindonesia/sindo)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Gordang Sambilan Nilai Bupati Saipullah Bangun Kerajaan di Madina

    Tim Gordang Sambilan Nilai Bupati Saipullah Bangun Kerajaan di Madina

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Miswar Daulay Ketua Tim Gordang Sambilan yang merupakan sayap pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Saipullah Nasution -Atika Azmi Utammi tahun 2024 lewat, sebut Bupati Saipullah Nasution telah membangun kerajaan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) hal ini diungkapkan saat konprensi pers Tim Gordang Sambilan menyikapi sikap Bupati […]

  • Biografi Darmin Nasution

    Biografi Darmin Nasution

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Nama Lengkap : Darmin Nasution Alias : Darmin | Nasution Profesi : – Agama : Islam Tempat Lahir : Tapanuli, Sumatera Utara Tanggal Lahir: Selasa, 21 Desember 1948 Zodiac : Sagittarius Warga Negara : Indonesia BIOGRAFI Sebelum menjabat Deputi Gubernur Senior di Bank Indonesia, Darmin menjabat sebagai Direktur Jendral Pajak periode 2006-2009, Ketua Bapepam dan […]

  • Carut Marut Negeri Akibat Sombong Kepada PenciptaNya

    Carut Marut Negeri Akibat Sombong Kepada PenciptaNya

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Essay : Siti Khadijah Sihombing   Tidakkah kamu merasakan kerusakan negeri ini? Taukah kamu bahwa negeri ini telah rusak? Sudah tampak jelas duhai saudara semuanya, kerusakan ini telah nampak di depan mata, baik di kota sampai pelosok desa. Tak ada kesejahteraan dan kebahagiaan lagi yang dirasakan umat. Umat hari ini dipaksa untuk tunduk dan patuh […]

  • Selama Tahun 2011 Polres Sidimpuan Tangani 686 Kasus, Pecat 2 Personil

    Selama Tahun 2011 Polres Sidimpuan Tangani 686 Kasus, Pecat 2 Personil

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Selama tahun 2011 Polres Padangsidimpuan berhasil menangani sebanyak 686 berbagai kasus tindak pidana (kriminal). “Bila dibandingkan dengan tahun 2010, terjadi kenaikan sekitar 28 kasus pidana (4,25 persen). Namun, untuk hal penyelesaian kasus turun sekitar 17 persen (62 kasus). Ini diakibatkan, banyaknya kasus yang menggantung misalnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan belum […]

  • Ketua Komisi II DPR: Pemekaran Nanti lah, Sabar

    Ketua Komisi II DPR: Pemekaran Nanti lah, Sabar

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi II DPR belum berani memastikan kapan lima Rancangan Undang-undang (RUU) pemekaran di wilayah Sumut akan dibahas lagi. Lima RUU itu, empat masuk paket 65 RUU, yakni RUU pembentukan Provinsi Tapanuli Utara (Protap), Provinsi Kepulauan Nias, Kabupaten Simalungun Hataran, dan Kabupaten Pantai Barat Mandailing. Keempat RUU itu sudah keluar ampresnya dan sudah dibahas […]

  • Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Berita): Satpol Pamong Praja Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at (8/10) merazia kafe-kafe dan warung-warung yang di duga tempat maksiat. Sat Pol PP melakukan pembonghkaran di kafe-kafe dan waryng yang pondoknya tertutup Plt Kakan Satpol PP, Nur Kholis, saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (8/10) mengukapkan, razia ini di lakukan atas dasar perintah Bupati Madina Ir Aspan Sofian […]

expand_less