Rabu, 18 Mar 2026
light_mode

Agar Guru Semakin Maju

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Peringatan Hari Guru tahun ini merupakan momen penting dimana para guru mendapatkan tiga kado ulang tahun, yaitu pertama, dileburnya Dirjen PMPTK menjadi Badan Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.

Kedua, dikeluarkannya Permendiknas No.28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah dan madrasah akan diangkat oleh pusat tidak lagi diangkat oleh walikota. Sedangkan kado yang ketiga adalah upaya pemerintah dalam memberdayakan guru agar benar-benar berkembang secara profesional dengan meningkatkan kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan dan perlindungan bagi mereka sebagaimana diamanatkan dalam UU No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan PP No.74 tahun 2008 tentang guru.

Memang salah satu masalah guru yang banyak menjadi perhatian publik dan pantas dicatat di Hari Guru tahun ini adalah masalah sertifikasi. Pemerintah dan pihak sekolah sibuk dengan sertifikasi guru sehingga kurang memberikan perhatian terhadap persoalan-persoalan lebih besar terutama menyangkut peningkatan kualitas pendidikan.

Hal ini seakan membenarkan stigma, persoalan sertifikasi guru menyempit ke masalah kesejahteraan. Pembicaraan berkisar pada kecilnya gaji, banyaknya pungutan, rendahnya integritas, tunjangan profesi yang kecil. Pendek kata, bolak-balik soal kesejahteraan dan kemiskinan. Karena itulah, para guru dengan berbagai cara berburu untuk bisa lolos sertifikasi. Dengan lulus sertifikasi ini, mereka akan mendapatkan tambahan satu kali gaji setiap bulannya.

Memang masalah kesejahteraan merupakan persoalan penting. Namun, dia bukanlah persoalan satu-satunya dalam konteks profesi keguruan. Di luar masalah kesejahteraan, masih banyak persoalan penting lainnya. Sungguh tidak adil jika seluruh kesalahan dan beban ditimpakan kepada guru. Mereka juga manusia biasa yang membutuhkan penghargaan sepantasnya, baik dalam bentuk imbalan gaji maupun kenaikan pangkat. Sanjungan ”pahlawan tanpa jasa” tidak cukup apabila kehidupan guru masih miskin.

Peringatan Hari Guru Nasional hendaknya dijadikan momentum, tidak sekadar persoalan kesejahteraan, juga bagaimana membuat negara ini cemerlang karena gurunya cerdas dan bermoral. Guru merupakan salah satu faktor yang strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan dan meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik bagi masa depan bangsa.

Dalam UU Guru dan Dosen diamanatkan, guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Masalah profesionalitas guru menjadi keprihatinan bersama tanpa menafikan kenyataan perlunya perbaikana kesejahteraan. Profesionalitas berurusan dengan kompetensi bidang pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesionalitas. Keempat kompetensi itu bisa diperoleh melalui pendidikan khusus profesi sesuai dengan Pasal 8 UU Guru dan Dosen, dan juga lewat pengakuan jam terbang mengajar.

Di balik persoalan sertifikasi, guru kita harapkan memainkan perannya dalam hal pengadaan buku-buku pelajaran yang berkualitas bagi peserta didik. Selama ini yang menjadi sorotan masyarakat hanya dari sisinya, terutama pada setiap tahun ajaran baru. Bisnis buku pelajaran seakan menjadi ”hantu” di setiap tahun ajaran baru bagi para orangtua siswa karena ia menjadi tambahan pengeluaran yang jumlahnya tidak sedikit.

Namun yang terpenting juga menurut hemat kita adalah bagaimana mengimplementasikan ketiga kado ulangtahun. Dengan pengimplementasikan ketiga persoalan itu paling tindak jalan mulus untuk perbaikan dunia pendidikan akan semakin mulus.****
Penulis : Edy Rachmad
Sumber : Waspada e news

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina Jangan Pilih Kasih

    Polres Madina Jangan Pilih Kasih

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Ketua Deklarator LSM Majelis Rakyat Madina, Abdul Muis Pulungan, mendesak polres Madina atau poldasu untuk mengusut tuntas pelaku penganiayaan dan pembacokan terhadap 5 warga Warga Naga Juang atau warga Kabupaten Madina dalam peristiwa pembakaran camp PT. SM di bukit Sambung. Aparat penegak hukum tak boleh pilih kasih, demi asas keadilan dan kepastian […]

  • Setelah Viral Penderita Sirosis Hepatitis Akhirnya Dirawat di RSU Panyabungan

    Setelah Viral Penderita Sirosis Hepatitis Akhirnya Dirawat di RSU Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Rumah Sakit Umum Daerah Mandailing Natal ( Madina ) kedatangan pasien Sirosis Hepatitis. Ia adalah Sawiyah (43) warga Desa Gading Bain, Kecamatan Kota Nopan. Sawiyah di tangani medis setelah viral dimedia sosial tentang kondisi perut yang membesar. Lewat Camat Kota Nopan, Bupati Mandailing Natal H.M.Jakfar Sukheri Nasution memerintahkan untuk di rawat […]

  • Madina Hasilkan 72 Ton Sampah, Bupati: Harus Dikelola Secara Profesional

    Madina Hasilkan 72 Ton Sampah, Bupati: Harus Dikelola Secara Profesional

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya 72 ton sampah dihasilkan tiap hari di berbagai kawasan di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan, jumlah tersebut cukup banyak, dan tidak sebanding dengan armada yang dimiliki Pemkab Madina untuk mengangkut sampah. “Pemkab Madina hanya memiliki 13 truk pengangkut sampah, dikalikan dua kali angkut dalan sehari […]

  • Rumah Makan Gulaen Incor dan Aporas Hadir di Panyabungan

    Rumah Makan Gulaen Incor dan Aporas Hadir di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Apakah anda rindu atau ingin menu masakan gulai incor, tapi susah mendapatkan rumah makan yang menyajikannya? Kini jangan lagi rusau. Sebab sekarang sudah ada rumah makan khas masakan gulaen incor yang terletak di Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Lokasi rumah makan ini berada di tengah hamparan sawah dan ladang, […]

  • Fahrizal Efendi Nasution Gandeng Sayap NU dan Pesantren di Sosialisasi Pencegahan Narkoba

    Fahrizal Efendi Nasution Gandeng Sayap NU dan Pesantren di Sosialisasi Pencegahan Narkoba

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyalahgunaan narkotika masih menjadi persoalan sosial di Sumut. Semua pihak pun tetap dituntut melakukan pencegahan. Sosialisasi pencegahan termasuk satu item penting dari berbagai metoda pemberantasannya. Berdasar itu sosialisasi Perturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika yang dilakukan Anggota DPRD Sumut, Fahrizal Efendi Nasuton di […]

  • Idul Fitri ditentukan Sabtu ini

    Idul Fitri ditentukan Sabtu ini

    • calendar_month Selasa, 14 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan Idul Fitri atau 1 Syawal pada Sabtu sore (18/8) mendatang, kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Jakarta, hari ini. Pernyataan Menag itu disampaikan seusai penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Jalan Medan Merdeka […]

expand_less