Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Agar Harga Karet Naik, Pemerintah Didesak Pakai Karet Alam Untuk Aspal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 8 Apr 2016
  • print Cetak
Penjualan karet alam di Kotanopan

Penjualan karet alam di Kotanopan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah didesak segera mendorong pemakaian karet alam untuk campuran aspal jalan di Indonesia dalam upaya mengangkat harga karet alam yang terus terpuruk.

Pemerintah jangan hanya mengandalkan pada luar negeri dalam persoalan pemasaran karet alam, sebab berbagai proyek infrastruktur jalan di Indonesia bisa mendongkrak pemakaian karet alam di dalam negeri.

Jika pemerintah menerapkan pemakaian karet alam untuk aspal, maka pemakaian karet di dalam negeri akan terdongkrak dan akan terjadi kenaikan harga karet alam di tingkat petani, sehingga kesejahteraan petani karet akan terdongkrak kembali.

Dalam berbagai penelitian mengungkapkan, bahwa campuran karet alam dan aspal justru akan sangat jauh lebih tahan dibanding hanya pemakaian aspal saja.

“Oleh karenanya, kita mendesak pemerintah Indonesia secepat mungkin menerapkan karet alam untuk campuran aspal jalan,” kata Muhammad Rasidin Lubis di Panyabungan, Jum’at (8/4/2016).

Dia juga menghimbau agar pejabat pemerintah Indonesia di Jakarta tidak labil jika ada kekuatan lain yang mencoba menghalangi penerapan karet alam untuk aspal jalan.

Sebab, menurutnya, setidaknya ada dua kelompok kepentingan yang mencoba menghalangi. Pertama kelopok yang takut berukarangnya pemakaian aspal yang bersumber dari minyak mentah itu. Kelompok kedua adalah pihak-pihak yang korup yang khawatir proyek pemeliharaan aspal jalan akan berkurang karena ketahanan campuran karet alam dan aspal sangat tahan lama.

Hingga posisi Kamis (7/4) harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal masih di kisaran 6.500 hingga 7.000 rupiah per kilo gram. Jauh menurun disbanding era Presiden BJ Habibi yang sudah menembus 20.000 rupiah per kilo gram.

Mayoritas kepala keluarga di Mandailing Natal menggantungkan hidup pada komoditi karet alam. Terpuruknya harga karet dalam beberapa tahun terakhir telah memiskinkan warga Madina, juga berdampak pada kelesuan ekonomi Madina.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dilansir Detik Finance, Senin (7/3/2016), bahwa untuk saat ini proyek infrastruktur jalan bisa menyedot sekitar 1,6 juta ton per tahun karet alam jika digunakan untuk mencapur aslam jalan.

Di sisi lain, Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatera Utara mengungkap produksi karet Sumut pada tahun 2015 sekitar 450.000 ton atau turun dari total produksi 2014 yang mencapai 465.000 ton. Bahkan untuk tahun 2016, diprediski akan menurun lagi.

“Produksi yang turun itu karena faktor turunnya harga dan iklim. Penurunan harga memicu banyak petani tidak menderas dan bahkan menebang pohon karetnya,” kata Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut Eddy Irwansyah di Medan, pada 12 Desember 2015 yang dilansir Koran Sindo.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin dari Partai Keadilan Sejahtera telah mendesak pemerintah untuk komit mendorong penggunaan karet alam pencampur aspal.

“Pemerintah dan termasuk pengusaha konstruksi jalan selama ini enggan menerima masukan dari berbagai penelitian untuk mencampur karet pada aspal jalan karena kekuatan jalannya akan bertahan sangat lama,” katanya yang dilansir Pikiran Rakyat 13 Mei 2105.

Menurut Andi, kekuatan jalan dengan aspalnya ditambah campuran karet alami, akan berdampak kekuatan dan keawetan jalan. “Sehingga berakibat pada tidak ada lagi proyek abadi pembangunan jalan,” ujarnya.

Politisi PKS daerah pemilihan Sulawesi Selatan II ini mengatakan, perlu jiwa besar bagi pemerintah, untuk menghilangkan proyek-proyek abadi yang dari jaman rezim Suharto hingga Jokowi, masih tetap berlangsung.

“Proyek abadi yang dimaksud seperti pembangunan jalan Pantura yang tidak ada berhentinya dibangun puluhan tahun tidak ada ujung pangkalnya. Penggunaan campuran karet pada aspal jalan selain mampu meningkatkan konsumsi nasional karet, juga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, menggeliatkan industri karet, dan membahagiakan banyak orang dengan memperlancar alur distribusi orang dan barang,” ucapnya.

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SMGP Diminta Jaga Harmonisasi dengan Masyarakat

    PT SMGP Diminta Jaga Harmonisasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT SMGP diminta untuk menjaga harmonisasi dengan masyarakat di wilayah kerja perusahaan (WKP) dengan melakukan berbagai langkah yang tepat dan tidak buru-buru mengklaim setiap permasalahan yang terjadi. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) saat mengikuti rapat investigasi lapangan terkait dugaan kebocoran gas yang mengakibatkan puluhan warga Desa Sibanggor dilarikan […]

  • Tommy Winata Dituding Cukong SBY

    Tommy Winata Dituding Cukong SBY

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    The Age dan The Sunday Buka-bukaan Tomy Winata: Saya Rela Jilat Sepatu Wartawan JAKARTA- Tomy Winata, pengusaha yang disebut sebagai cukong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengaku rela menjilat sepatu kotor para wartawan saat keterangan pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (13/3) petang. “Jadi, andaikata saya ini harus jilat sepatu bapak-bapak (para wartawan) yang penuh […]

  • Akun Fb Toni Darius Sitorus Diduga Di-hacker

    Akun Fb Toni Darius Sitorus Diduga Di-hacker

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL  (Mandailing Online) – Akun facebook atas nama Toni Darius Sitorus diduga telah kena hacker atau diretas seseorang sebelum munculnya status-status di dinding akun itu yang berbau sara. Hal itu diungkapkan Hasintongan Sintong ayah kandung Toni Darius Sitorus di dalam akun facebooknya yang diposting tanggal 18 September 2016 pukul 12.58 WIB. “Saya A,N, Org Tua […]

  • Berkas Lengkap, Tak Ada Dasar Mendiskualifikasi Saipullah

    Berkas Lengkap, Tak Ada Dasar Mendiskualifikasi Saipullah

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal (KPU Madina) Muhammad Ikhsan Matondang menegaskan pihaknya tidak memiliki dasar untuk mendiskualifikasi calon bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, SH, MM, karena semua tahapan verifikasi berkas pencalonannya sudah dinyatakan lengkap. Terkait regulasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Nagara (LHKPN) Saipullah Nasution, Ikhsan mengatakan KPU […]

  • Menteri Gobel Langsung Turunkan Tim Telusuri Beras Plastik

    Menteri Gobel Langsung Turunkan Tim Telusuri Beras Plastik

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA- Menteri Perdagangan Rahmat Gobel langsung meminta jajarannya turun ke lapangan untuk memeriksa seluruh pasar yang menjual beras plastik. Langkah itu dilakukan setelah warga Jakarta dilanda keresahan dengan munculnya beras palsu. "Saya sedang minta dirjen saya untuk ke pasar melihat informasi adanya beras dari Tiongkok, apalagi beras plastik," ujar Gobel di kompleks Istana Negara, […]

  • Bupati Hidayat Siap Nonaktif

    Bupati Hidayat Siap Nonaktif

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    MEDAN, – Masa jabatan Bupati Mandailing Natal (Madina) Muhammad Hidayat Batubara tinggal menghitung setelah resmi menjadi terdakwa korupsi pembangunan RSUD Panyabungan, sejak Selasa (24/9). Tim Jaksa Penuntut Umum KPK melimpahkan berkas dakwaan Hidayat dan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Khairul Anwar Daulay ke Pengadilan Tipikor Medan, kemarin. Juru bicara Pengadilan Negeri (PN) Medan Nelson Japasar […]

expand_less