Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Aku Ingin Diratukan, Tapi Sistem Telah Merampasnya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

Oleh: Nesty Laila Sari

 

Sejak awal menikah, aku punya impian sederhana: ingin diratukan. Sebagai seorang istri, aku hanya ingin taat kepada suami, merawat anak-anakku, dan membangun rumah tangga dengan penuh kebahagiaan, ketenangan, dan kedamaian.

Namun, kenyataannya berbeda jauh. Setelah melewati hari demi hari, aku merasakan bahwa jalan ini tidak mudah. Terlebih setelah memiliki anak, ternyata bukan hanya impianku yang memudar, tapi juga beban tanggung jawabku semakin berat. Aku harus merawat anak, mengurus rumah, memenuhi kebutuhan suami, bahkan mengusahakan biaya hidup yang seharusnya bukan hanya menjadi tugasku.

Ya, aku paham betul bahwa merawat anak adalah amanah dari Allah, kewajiban mulia seorang ibu. Tapi pertanyaannya: mengapa seluruh biaya hidup dan keperluan anak harus aku yang menanggung? Ke mana tanggung jawab seorang suami?

Aku tidak menafikan bahwa suamiku telah berusaha keras. Ia mencoba memenuhi kebutuhan keluarga, memberikan yang terbaik dari apa yang mampu ia usahakan. Tetapi apa daya, sistem hari ini begitu kejam. Hidup semakin mahal, pekerjaan sulit dicari, dan rakyat dibiarkan berjuang sendiri tanpa ada solusi yang meringankan.

Semua ini adalah akibat dari sistem sekularisme yang memengaruhi negeri ini. Sistem yang membuat negara abai terhadap rakyatnya, seolah buta dan tuli terhadap penderitaan keluarga-keluarga kecil seperti kami. Lalu, bagaimana mungkin seorang suami bisa memuliakan istrinya dan mendidik anak-anaknya dengan tenang jika ia sendiri terhimpit oleh sistem yang menindas?

Tidak heran, banyak yang akhirnya memilih jalan pintas. Ada yang menempuh perceraian, ada yang lari pada judi online untuk menenangkan jiwa, bahkan ada pula istri yang terpaksa berutang melalui pinjol demi sekadar bertahan hidup — meski akhirnya terjerat lilitan hutang.

Sementara itu, para pemimpin negeri justru sibuk menikmati kekayaan dari rakyat, bersenang-senang di atas penderitaan istri-istri yang tertekan dan suami-suami yang kebingungan mencari nafkah.

Maka, sungguh bukan suamiku yang gagal. Yang gagal adalah sistem hari ini, yang tidak pernah memberi jalan keluar untuk rakyatnya. Yang menindas, bukan menolong. Yang membiarkan, bukan mengayomi. Dan selama sistem ini terus dipertahankan, kisah getir para istri sepertiku akan terus berulang.***

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Online akan tindak Kajati Sumut

    Waspada Online akan tindak Kajati Sumut

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    MEDAN – Penanganan kasus korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa Tapanuli Selatan (TPAPD Tapsel), yang menjadikan Walikota Medan, Rahudman Harahap sebagai tersangka, mengundang keraguan publik. Meski Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menetapkan Rahudman sebagai tersangka, penuntasan kasus ini terkesan sengaja dibiarkan. Ketidakjelasan dan lambannya proses ini karena pihak Kejati Sumut disebut-sebut telah menerima […]

  • Poldasu Diminta Tangkap Sulaiman

    Poldasu Diminta Tangkap Sulaiman

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Poldasu diminta menangkap Sulaiman alias Leman, tersangka baru kasus penganiayan terhadap wartawan Jefri Barata Lubis di Mandailing Natal (Madina). Sebelumnya penyidik reskrim Polres Madina menetapkan 5 tersangka. Tetapi setelah dilakukan rekonstruksi ulang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Lapas Klas IIB bulan Mei 2014 lalu menyebabkan bertambah satu tersangka lagi […]

  • DPC Khusus Ikanas Madina Salurkan Bantuan untuk 50 Masjid

    DPC Khusus Ikanas Madina Salurkan Bantuan untuk 50 Masjid

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Selama 3 (tiga) hari ke depan DPC Khusus Ikanas (Ikatan Keluarga Nasution dohot Anak Boruna) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan mendistribusikan bantuan untuk 50 masjid yang tersebar di wilayah Madina. Ketua Ikanas Khusus dr. Syarifuddin Nasution didampingi Kepala Biro Ekonomi dan Bisnis DPD Ikanas Sumatera Utara Drs. H. Syafaruddin Nasution kepada […]

  • Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Siabu Tuntut Kepala Sekolah Mundur

    Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Siabu Tuntut Kepala Sekolah Mundur

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sekitar 700-an siswa SMA Negeri 1 Siabu, Mandailing Natal yang tergabung dalam OSIS berunjukrasa dan mogok belajar di halaman sekolah tersebut, Selasa (18/8) menuntut Drs. Aliruddin mundur dari jabatan kepala sekolah. Mereka memampangkan sejumlah stiker yang menginginkan agar kepala sekolah meletakkan jabatan karena dinilai tidak mampu mengemban tugas sebagai kepala sekolah. […]

  • Hari ini KPU Madina Distribusikan Surat Suara ke 7 Kecamatan Terjauh

    Hari ini KPU Madina Distribusikan Surat Suara ke 7 Kecamatan Terjauh

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hari ini Sabtu 10/02/2024,  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten ( KPU ) Mandailing Natal ( Madina ) mulai distribusikan logistik pemilu untuk 7 kecamatan terjauh, dari 23 total Kecamatan yang ada di Mandailing Natal. Ketua KPU Madina Muhammad Ikhsan saat dijumpai di Kantornya di Kelurahan Kayu Jati mengungkapkan, pendistribusian itu mulai dilakukan […]

  • Didemo Ibu-ibu, Zainuddin Mars Lari dari Pintu Belakang

    Didemo Ibu-ibu, Zainuddin Mars Lari dari Pintu Belakang

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DPRD Janji Bentuk Pansus InvesTigasi Dugaan Korupsi Amri Tambunan LUBUK PAKAM- Ratusan massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Korupsi melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang kantor DPRD Deli Serdang, Kamis (26/5) pukul 11.30 WIB. Massa mendesak anggota DPRD menggunakan hak politiknya mempercepat pengungkapan kasus dugaan korupsi Bupati Deliserdang Amri Tambunan serta wakilnya Zainuddin […]

expand_less