Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • print Cetak

Aktifitas pelaku tambang emas ilegal di Kota Nopan kembali terpantau. Seunit alat berat terlihat beraktifitas di ssbuah lahan berlokasi antara desa jambur tarutung dan aek kapesong ( ist )

Kotanopan ( Mandailing Online ): Pelaku tambang emas ilegal kembali mengoperasikan alat berat jenis excavator  di wilayah hukum Polsek Kota Nopan tepatnya di antara desa jambur tarutung dan aek kapesong, di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ).

Dalam video pendek yang dikirimkan warga pada Minggu sore 16/3/2025 terlihat alat berat milik pelaku tambang emas ilegal ini melakukan pengerukan material yang mengandung emas diareal kosong. Belum diketahui pasti lahan tersebut kepemilikannya. Namun sumber berita menyebut pemodal tambang diduga kuat berinisial G warga kota nopan.

Aktifitas tambang emas ilegal di wilayah Mandailing Natal sudah kerap menjadi sorotan berbagai pihak. Namun nampaknya para pelaku tambang kebal hukum. Tidak ada tindakan keras dari Kepolisian diduga menjadi penyebab leluasanya para pelaku tambang emas ilegal ini beroperasi.

Selain diwilayah Kotanopan, tambang emas menggunakan alat berat jenis exkapator juga leluasa beraktifitas diwilayah hukum Polsek Batang Natal dan Lingga Bayu. Dampak yang terjadi akibat praktek tambang emas ilegal ini juga sudah cukup dirasakan warga mulai dari rusaknya ekosistem sungai juga ancaman bencana dan kematian.

Dalam sebuah group WahtsApp di Mandailing Natal. Praktek ilegal maining ini seminggu terakhir menjadi topik perbincangan hangat. Anggota group condong menyalahkan Kepolisian dalam hal ini Polres Mandailing Natal karena dinilai tidak maksimal dalam melakukan penindakan terhadap para pelaku tambang emas ilegal di Madina.

Selain itu Todung Muliya Lubis selaku Tokoh Nasional  Putra Daerah Madina juga mengkritik Kepolsian karena adanya pembiaran terhasap praktek ilegal maining tersebut.

Dalam status Facebook Todung Mulya Lubis memberi penilaian bahwa Pemerintah dan Kepolisian telah melakukan ” ommission ” membiarkan penambangan liar teeus berjalan dan meminta Kapoldasu dan Kapolri turun ke bawah dan menindak para pelaku tambang.( napi )

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Lebih Anak di Madina di Sirkumsisi

    100 Lebih Anak di Madina di Sirkumsisi

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) ada 100 san anak di Kecamatan Naga Juang dan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) hari ini selasa 29/8/2023 di Sirkumsisi atau Khitanan. selain khitanan anak, ada juga pelayanan kesehatan gratis pada masyarakat kurang mampu dan operasi bibir sumbing. kegiatan ini berlangsung di dua Puskesmas yakni Puskesmas Naga Juang […]

  • AGROBISNIS PEPAYA RUNDING

    AGROBISNIS PEPAYA RUNDING

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Agrobisnis itu menjanjikan. Bisa bikin kaya. Jadi bos, alias memiliki karyawan, alias pengusaha di sektor pertanian. Kaum milenial pedesaan harus mengarah ke agrobisnis. Bukan menunggu lowongan kerja yang maha sulit itu. Yang bikin putus asa itu. Semua bisa. Yang sarjana. Yang tamat SMA. Atau tamatan SMP atau SD. Bahkan yang tak tamat SD pun. Mari […]

  • Padi Siganteng Menggemparkan Petani Madina

    Padi Siganteng Menggemparkan Petani Madina

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Namanya padi Siganteng, satu pengembangan varietas tanaman padi di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina). Padi ini telah menjadi buah bibir di kalangan petani karena hasilnya bagai mukzijat. Betapa tidak, tanaman padi ini mampu menghasilkan 9 ton per hektar, mengalahkan pulau Jawa yang sejauh ini hanya mampu pada angka 7,2 […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian dua)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian dua)

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)   Bagi kami waktu masih kanak kanak, bulan Ramadhan ini adalah bulan dimana setan dan jin diikat. Entah ngikatnya dimana wallohualam. Ada pula yang bilang, di batang pisang di belakang rumah ompung Jamangkilang. Sok tau. Begitulah orang orang tua […]

  • Akri "Patrio" dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor
    Tak Berkategori

    Akri "Patrio" dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bogor, (Mandailingonline) – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 8 September 2013 mendatang, dua artis ibu kota turut meramaikan bursa calon Bupati dan calon Wakil Bupati Bogor. Mereka adalah Muhammad Akri Falak atau yang akrab disapa Akri Patrio dan Henky Tornando. Mereka masing-masing direkrut birokrat setempat untuk bersaing sebagai kandidat wakil […]

  • Tunjangan guru di Madina dicairkan

    Tunjangan guru di Madina dicairkan

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Sebanyak 608 guru negeri dan swasta yang memiliki sertifikasi untuk kuota tahun 2007-2008 dari semua jenjang pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Mandailing Natal (Madina) akan mendapat tunjangan profesi. Tunjangan ini akan dibayar selama enam bulan, mulai 1 November 2010 dan besarannya bervariasi atau berdasarkan gaji pokok masing-masing guru pada saat diusulkan. Kepastian […]

expand_less