Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Aliran Air PDAM Sering Mati, Warga Sampaikan Surat Terbuka

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aliran air dari PDAM Tirta Madina yang sering mati menuai protes dari pengguna di wilayah Parbangunan dan Aek Galoga.

Owner Raja Batu Residence (RBR) Irwan H Daulay bahkan menyampaikan surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dengan tembusan kepada Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, pers, warga RBR, dan pertinggal (file).

Surat yang dimuat di laman Facebook Irwan Daulay pada Sabtu (16/7) itu menyampaikan sejak dirut perusahaan air minum daerah itu diganti aliran air di kawasan Parbangunan, khususnya RBR sering mati.

Matinya aliran air tersebut tanpa didahului pemberitahuan alasan yang jelas, seperti perawatan, kerusakan mesin atau gangguan jaringan.

“Sehingga warga sangat terganggu apalagi aliran mati sepanjang hari dan pada saat ini berhentinya sudah sejak kemarin,” tulis Tokoh Pemuda Madina ini.

Tak hanya itu, jelas Irwan, biaya pemasangan pun mengalami kenaikan dan pembayaran berdasarkan progressif diberlakukan.

“Pembayaran warga meningkat dari sebelumnya meskipun dengan pemakaian yang sama,” jelasnya.

Owner RBR Irwan H Daulay/Istimewa.

Sejatinya kenaikan biaya sambung baru dan penyesuaian tarif ini, tambah Irwan, tidak membuat warga keberatan sepanjang kualitas layanan semakin baik dan berkesinambungan.

“Namun, kenyataannya kesinambungan aliran air, mutu air, dan tekanan air semakin tidak menentu dan sangat mengecewakan warga,” imbuhnya.

Pihaknya pun tidak tinggal diam. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk protes langsung ke pihak manajemen PDAM Tirta Madina, tapi tetap tidak mengubah keadaan.

“Kelihatan sekali Dirut tidak memiliki kepedulian terhadap protes warga ini dan kejadian yang sama sering berulang,” terang mantan dosen Universitas Medan ini.

Pengusaha yang bergerak di bidang properti ini pun bersama warga yang bermukim di RBR meminta Bupati Sukhairi mengevaluasi keberadaan Dirut PDAM dan jajaran di bawahnya.

“Sehingga layanan publik yg responsif dan berkualitas dapat terus dijaga dan profesionalisme manajemen dapat ditingkatkan,” tutupnya mengakhiri surat terbuka itu.

Seringnya aliran air dari PDAM Tirta Madina tak hanya dialami oleh warga di RBR. Warga di Aek Galoga juga mengalami hal yang sama.

“Kita juga sering mengalami hal yang sama (aliran air mati) meskipun cuaca cerah. Kita berharap pelayanan yang buruk ini menjadi perhatian Bupati,” jelas salah satu warga.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Ajukan RPJMD Madina ke DPRD

    Atika Ajukan RPJMD Madina ke DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diajukan ke DPRD, Senin (1/11/2021). Draf RPJMD itu disampaikan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution di rapat paripurna DPRD Madina. Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Madina, Harminsyah Batubara. DPRD Madina juga telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang […]

  • Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    Madina Zona Merah, Tak Bermasker Push Up 10 Kali

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut ditetapkan zona merah Covid-19. Pemda Madina pun menerbitkan regulasi pencegahan dan penanggulangan sebaran virus corona, termasuk sanksi bagi warga yang tak bermasker di tempat umum. Salah satu sanksi yang diterapkan adalah hukuman push up 10 kali. Aturan itu ditegaskan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 30 Tahun […]

  • KPK Panggil Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut

    KPK Panggil Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Penyidikan kasus dugaan korupsi APBD Provinsi Sumatera Utara, mendekati titik terang. Wakapolri Komjel Pol Oegroseno, juga mendukung Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) memantau penyidikan kasus korupsi APBD Sumut di Polda Sumut. Demikian dikatakan Ketua Gerakan Transparansi Anggaran Rakyat (Getar) Arief Tampubolon di Medan, Senin (26/8/2013). “Kemarin saya ada komunikasi dengan Wakapolri melalui seluler, dia […]

  • Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kerumitan pelaksanaan PAPBD 2-14 Mandailing Natal (Madina) di sektor fisik makin parah. Selain waktu pelaksanaan diperkirakan tak mencukupi sampai 20 Desember 2014, kasus dugaan pengutipan uang pun mulai mengemuka. Kondisi ini dikhawatirkan akan memacetkan realisasi PAPBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di sektor konstruksi, sebab ditengah banyaknya masalah, timbul […]

  • DCS Dapil 5 GERINDRA Madina

    DCS Dapil 5 GERINDRA Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari GERINDRA Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Pasokan Menipis, Harga Cabe Merah di Madina Tembus Rp.70.000/Kg

    Pasokan Menipis, Harga Cabe Merah di Madina Tembus Rp.70.000/Kg

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga cabe merah di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menembus angka 70.000 rupiah per kilo gram dari sebelumnya di kisaran 55.000. Sejumlah pedagang yang, Minggu dan Senin (9-10/11) menyatakan meroketnya harga cabe ini akibat pasokan cabe merah menurun. Penurunan pasokan cabe ini disebut akibat menipisnya pasokan dari Kabupaten Karo terkait erupsi gunung […]

expand_less