Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Amru Siap Gantikan Syamsul

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
  • print Cetak


Medan, Mantan Bupati Mandailing Natal Amru Helmi Daulay SH yang kini Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara menyatakan kesiapan dirinya memimpin Golkar Sumut jika mendapat restu dari DPP dan dukungan DPD II Golkar se Sumut.

Namun demikian, Amru mengaku tidak terlalu ngotot untuk mengisi kekosongan pimpinan Golkar Sumut pada saat ini. Hal itu diungkapkan Amru saat dikonfirmasi melalui telepon, Ahad (28/11/2010) malam.

Diakui, bahwa kedekatan dan loyalitas dirinya sebagai kader Golkar sudah dilakukannya sebelum pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar di Pekanbaru beberapa tahun lalu.

Waktu itu tampil dua kader terbaik Golkar yakni Aburizal Bakrie dan Surya Paloh. Saat itu Amru sebagai kader memberikan dukungan kepada Aburizal yang biasa disapa Ical karena pertimbangan politik dan keyakinan untuk membesarkan Golkar.

Sedangkan untuk memimpin Golkar Sumut, imbuh Amru, tak hanya butuh popularitas di mata para kader dan simpatisan, akan tetapi juga harus mempunyai kualitas di depan masyarakat.

Artinya seorang pemimpin harus merangkum seluruh elemen yang berbeda pandangan bisa dilebur untuk kepentingan yang lebih besar yakni membesarkan Golkar.

Apakah nantinya jika amanah itu diberikan DPP Amru bisa melaksanakannya? Amru menuturkan, sebagai kader yang baik, ia akan melaksanakannya. Karena itulah tugas pemimpin menyatukan perbedaan menjadi suatu khasanah untuk mencapai tujuan.

Bukan sebaliknya, mencari-cari perbedaan yang akhirnya menjadi perpecahan, itulah yang tidak diinginkan. Yang diinginkan Golkar besar, tak hanya sekadar meraih suara terbanyak pada Pemilu 2014 nanti, akan tetapi bagaimanan menjalankan amanah sebaik mungkin.

Maksudnya, masyarakat tidak kecewa apabila orang yang mereka pilih baik itu menjadi legislatif atau kepala daerah ketika terpilih dan bisa memberikan kesejahteraan kepada seluruh elemen masyarakat.

Sebab mereka yang sudah menjadi legislatif maupun kepala daerah, adalah milik rakyat. Itulah yang diharapkan ke depan kepada seluruh kader.

Ketika ditanya tentang rumor skandal korupsi Amru, apakah tidak menjadi batu sandungan ketika nantinya memimpin Golkar Sumut, Amru mengatakan itu hal yang biasa.

Selain itu, Amru tidak menampik bahwa saat ini kader Golkar sedikit “terpukul” dengan penahanan Syamsul Arifin oleh KPK. Tapi ini tidak akan membuat surut para kader untuk maju.

“Kalaupun saya ditunjuk saya akan melaksanakan sistem kepemimpinan beraroma Syamsul,” beber Amru.

Maksud dari “aroma” Syamsul? Amru mengatakan, saat ini tidak hanya Golkar akan tetapi masyarakat Sumatera Utara merindukan sosok Syamsul.

Sebab sosok Syamsul orangnya serius tapi santai, menghadapi masalah selalu dengan pikiran jernih, bahkan kalau tidak ada kasus korupsi yang mendera Syamsul, Amru yakin Golkar Sumut akan mencapai kegemilangan seperti pada waktu lampau.

Apakah Amru bisa mengikuti jejak Syamsul yang tak hanya dirindukan oleh kader Golkar akan tetapi masyarakat Sumut?

“Saya siap untuk itu. Demi Golkar saya akan meneruskan perjuangan apa yang telah dilaksanakan Syamsul Arifin,” ucapnya mengakhiri. (BS-021)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Kemenangan di Idul Fitri

    Makna Kemenangan di Idul Fitri

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mengapa Idul Fitri disebut-sebut sebagai ‘Hari Kemenangan’ ?: Pertama, dari kata idul fithri itu sendiri yang berarti kembali ke fitrah, yakni ‘asal kejadian’, atau ‘kesucian’, atau ‘agama yang benar’. Maka setiap orang yang merayakan idul fitri dianggap sebagai cara seseorang untuk kembali kepada ajaran yang benar, sehingga dia bisa memperoleh kemenangan. Kedua, dari kata ‘minal […]

  • Mafia dibalik rusuh KJRI Jeddah

    Mafia dibalik rusuh KJRI Jeddah

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat menduga pembakaran Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah didalangi mafia Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal. “Para mafia TKI ilegal ini ingin agar program pemutihan TKI yang melanggar batas izin tinggal di Arab Saudi gagal,” katanya dalam dialog publik pada Jambore Buruh Migran […]

  • BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis melaporan, pada semester II tahun 2014 lembaganya menemukan sebanyak 7.950 kasus yang di dalamnya terdapat 7.789 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp40,55 triliun dan 2.482 masalah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI). Dari masalah ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 3.292 masalah berdampak pada pemulihan keuangan negara/daerah/perusahaan […]

  • Rambin di Sabadolok Rusak Parah

    Rambin di Sabadolok Rusak Parah

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Titi Ganting di desa Sabadolok, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut, rusak parah. Rambin itu menuju Saba Rimbaan, pusat aktivitas pertanian dan perkebunan warga Saba Dolok. Melintang di atas Sungai Batang Gadis yang berarus deras. Kondisi rusak ini sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir. Agar titi gantung ini tetap bisa di […]

  • Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    Penyaluran Bansos Terlambat, Pemprov Sumut Tegur Pemkab Madina

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Finalisasi penyaluran bantuan sosial tahap I dari Pemprov Sumut di Madina terus molor. Pihak Pemprov Sumut pun sudah dua kali melayangkan Surat Teguran kepada Gugus Tugas Pemkab Madina. Akibatnya, Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH mengungkap rasa kecewa kepada Pemkab Madina selaku penyalur. “Pembaguan bansos Prov di Madina berlarut, dapat […]

  • Sikapi “Basa-basi” DPRD, Pemkab Madina Kasih Aksi Buktikan Nyali

    Sikapi “Basa-basi” DPRD, Pemkab Madina Kasih Aksi Buktikan Nyali

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Sebelas rekomendasi telah dibacakan. Bahasa tertib, pembahasan disebut komprehensif, dan semua pihak sepakat bahwa kinerja pemerintahan belum maksimal. Masalahnya—di titik itu semuanya berhenti. Kritik disampaikan, diakui, lalu dinetralkan oleh kata-kata aman: akan dijadikan acuan, akan menjadi perhatian serius, sinergi akan diperkuat. Publik sudah terlalu sering mendengar kalimat-kalimat ini. Yang […]

expand_less