Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
  • print Cetak

P Sidimpuan, – Kota Padangsidimpuan akan mendatangkan hewan ternak untuk kebutuhan warga saat hari Raya Idul Adha 1434 H. Soalnya, sesuai data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padangsidimpuan, untuk tahun 2013 tercatat jumlah sapi ternak warga yang ada di Padangsidimpuan hanya 966 ekor.
Kepala BPS Kota Padangsidimpuan melalui Kasi IPDS, Joel Roy Peranginangin mengatakan populasi sapi itu banyak di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara. Populasi tersebut meningkat 11,42% dari dari tahun 2011.

Sedangkan persebaran sapi tiap kecamatan meliputi, Padangsidipuan Tenggara 559 ekor, Padangsidimpuan Selatan 241 ekor, Padangsidipuan Batu Nadua 97 ekor, Padangsidimpuan Utara 25 ekor, Padangsidimpuan Hutaimbaru 30 ekor dan Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu 14 ekor.

Joel menjelaskan, kurangnya pasokan sapi tersebut disebabkan beberapa faktor, di antaranya kurangnya lahan untuk beternak sapi, makin sedikitnya peternak sapi. Kemudian kurangnya perhatian dan penyuluhan kepada peternak, serta program swasembada sapi lebih difokuskan ke kabupaten yang lahannya luas.

Mengantisipasi kekurangan kebutuhan sapi, warga Padangsidimpuan tiap tahunnya terkhusus mendekati hari raya Idul Ad’ha mengimpor sapi dari Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dan saat ini sudah ada 50 ekor yang masuk. “Kalau mendekati hari raya, sapi masuk dari kabupaten lain seperti dari Paluta dan Madina, kemarin saja sudah ada 50 ekor yang datang,” jelasnya.

Ahmadi, seorang peternak sapi di Desa Pulau Bauk, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, yang dijumpai di kandang sapinya mengatakan saat ini dirinya memiliki 10 ekor sapi siap potong yang sudah dipesan. Jika ketersedian sapinya tidak mencukupi, Ahmadi akan memesan ke peternak di Kabupaten Paluta.

Untuk terus mengembangkan ternak sapinya, Ahmadi mengaku terkendala soal lahan dan pakan yang semakin menipis. Sebab sebagian lahan untuk pakan sapi sudah ditanami karet dan komoditas lainnya sehingga produksi sapinya terbatas.

Dia berharap pemerintah dalam menjalankan program Swasembada Sapi memberi penyuluhan dan modal termasuk bantuan anak sapi kepada para peternak sapi di Kota Padangsidimpuan. Agar ke depan populasi tidak menurun dan makin mengimpor sapi dari daerah lain.

Hal senada juga diungkapkan, Dian, salah seorang pekerja ternak sapi di Jalan St M Arif Kota Padangsidimpuan. Peternakan usahanya juga mulai terkendala lahan, sebab lahan selama ini untuk sapi mencari makan sudah dijadikan kebun warga di Bukit Simar sayang. “Ngak bisa ke luar lagi lembunya, karena semua sudah jadi kebun warga. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Siantar Dinilai Mandul

    DPRD Siantar Dinilai Mandul

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Berbagai masalah yang terjadi di DPRD Siantar memunculkan penilaian bahwa lembaga legislatif itu mandul dalam melaksanakan peran. Kepada METO, Rabu (27/10) Ketua Studi Otonomi Politik dan Demokrasi (SoPO), Christian Silitonga mengatakan, sikap DPRD yang tidak menjalankan fungsi dan tugas sebagai lembaga legislatif menjadikan lembaga itu dianggap tidak penting dalam pelaksanaan pemerintahan. Christian mengatakan, seharusnya […]

  • Gerakan Mahasiswa Bermotif Menghancurkan Hubungan Bupati-Wakil Bupati

    Gerakan Mahasiswa Bermotif Menghancurkan Hubungan Bupati-Wakil Bupati

    • calendar_month Minggu, 9 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Gerakan kelompok yang mengatasnamakan mahasiswa diduga bermotif menghancurkan dan menceraikan hubungan Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara dengan Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang dikhawatirkan berdampak bagi kehancuran pemerintahan sekarang. Indikasi itu terlihat pada aksi sejumlah mahasiswa yang menghadang rombongan bupati di pintu masuk desa Sitinjak, Batang Natal, […]

  • Reses di Hutabargot Lombang, Zubaidah: Saya Tidak Berjanji, tapi Akan Berusaha

    Reses di Hutabargot Lombang, Zubaidah: Saya Tidak Berjanji, tapi Akan Berusaha

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari fraksi Partai Golkar Zubaidah Nasution melaksanakan reses I tahun sidang 2021-2022 di Hutabargot Lombang, Senin (20/12). Reses Ketua Komisi I DPRD ini mendapat sambutan yang positif dari masyarakat. Termasuk pihak kecamatan. Sekretaris Kecamatan Elvi Adila mengaku bangga dengan Zubaidah yang memilih Hutabargot Lombang sebagai tempat […]

  • Acara Reses Anggota DPR- RI di Pinggir Jalan Raya Panyabungan Timbulkan Kemacetan

    Acara Reses Anggota DPR- RI di Pinggir Jalan Raya Panyabungan Timbulkan Kemacetan

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Acara Reses Anggota DPR-RI Saleh Partaonan Daulay di Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) Kamis sore 5/10/2023  timbulkan kemacetan, pasalnya kegiatan reses itu dilaksanalan tepat dipinggir jalan lintas sumatera. Sejumlah pengguna jalan pun merasa terganggu karena kewalahan keluar dari kemacetan itu. “Gegara macet ini saya […]

  • Hj Lely Artati Gugat Pimpinan DPRD Madina dan DPP Partai Hanura

    Hj Lely Artati Gugat Pimpinan DPRD Madina dan DPP Partai Hanura

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konflik pergantian Ketua DPRD Madina resmi masuk ke ranah hukum. Hj. Lely Artati yang diberhentikan secara sepihak dari jabatan ketua DPRD Madina, melakukan gugatan terhadap pimpinan DPRD Madina sebagai Tergugat I dan DPP Partai Hanura sebagai Tergugat II di Pengadilan Negeri Mandailing Natal, Selasa (3/7/2018). Melalui kuasa hukumnya dari Law Office […]

  • Polri belum cekal Cirus Sinaga

    Polri belum cekal Cirus Sinaga

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengembalikan berkas Jaksa Cirus Sinaga ke penyidik Polri yang disertai dengan petunjuk berkas. “Berkas Cirus Sinaga belum lengkap (P18) dan akan dikembalikan ke penyidik Polri beserta petunjuknya (P19) karena beberapa persyaratan formal dan material belum terpenuhi. Untuk formalnya ada ketentuan pasal disangkakan belum ada KUHP-nya” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum […]

expand_less