Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Atika: Pemkab Madina Jaga Inflasi Tak Melonjak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menjaga inflasi daerah agar tidak melonjak tak terkontrol dengan Gerakan Pangan Murah untuk komoditas beras sebanyak tujuh ton pada Kamis, 14 Agustus 2025.

“Ini adalah komitmen kami menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga angka inflasi tidak melonjak tak terkontrol di tengah situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian,” kata Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Dia menjelaskan, dengan program ini masyarakat bisa memenuhi kebutuhan akan beras dengan harga terjangkau. “Setiap KK diperbolehkan membeli sampai empat sak atau 20 kilogram, harganya Rp12 ribu per kilogram jauh di bawah harga saat ini yang sudah mencapai Rp16 ribu,” kata dia.

Wabup Atika berharap dengan GPM angka inflasi tertekan. Apalagi beras merupakan kebutuhan pokok yang harganya berpengaruh besar terhadap inflas.

“GPM ini merupakan yang ketiga kali sejak 31 Juli 2025, artinya ada 21 ton beras premium dengan harga murah yang telah kami salurkan, kami melihat itu juga berpengaruh terhadap daya beli masyarakat,” pungkas dia.

Sebelumnya, Wabup Atika Azmi membuka Gerakan Pangan Murah dengan komoditas beras di Pasar Eks Bioskop Tapanuli, Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan, pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Gerakan pangan murah ini bertujuan dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi daerah. “Ini adalah program nasional dengan melibatkan pemerintah provinsi dan daerah,” kata dia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taufik Zulhandra Ritonga mengatakan giat hari ini merupakan kali ketiga dalam rentang tiga pekan terakhir pemerintah daerah melakukan hal serupa.

Sebelumnya, Pemkab Madina menyelenggarakan gerakan pangan murah di Gunungtua pada 31 Juli 2025 dan di pasar ini pada 7 Agustus 2025 dengan masing-masing tujuh ton per sekali kegiatan. Setiap sak dibanderol Rp60 ribu atau setara Rp12 ribu per kilogram.

Dia mengungkapkan, saat ini harga beras premium ada di angka Rp16 ribu per kilogram. Taufik menegaskan setiap KK hanya diperbolehkan mendapat atau membeli empat sak sehingga lebih banyak masyarakat yang kebagian. “Karena harga sedang tinggi, ini untuk menekan harga beras di Madina,” sebut dia. (rel/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tertib Ibadah Tanpa Campur Aduk, Arti Toleransi Sesungguhnya

    Tertib Ibadah Tanpa Campur Aduk, Arti Toleransi Sesungguhnya

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Bulan Desember kembali lagi, menandakan tahun baru mendekati. Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Desember memiliki satu hari yang sakral bagi kaum Kristiani, yaitu hari Natal sebagai wujud keimanan mereka. Kemudian akan dilanjutkan dengan perayaan tahun baru yang juga merupakan bagian dari ibadah mereka. Meskipun untuk tahun baru sendiri kini […]

  • Pj Bupati Belum Bisa Pastikan

    Pj Bupati Belum Bisa Pastikan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Defisit Anggaran MADINA-METRO; Pejabat (Pj) Bupati Mandailing Natal, Ir H Aspan Sopian Batubara MM mengatakan, pihaknya belum mengetahui jumlah pasti difisit anggaran daerah. Sebab, hal itu masih dalam perumusan pihak Dinas Keuangan dan Pengelola Aset Daerah (DKPAD). Hal ini diutarakan Pj Bupati Madina Aspan Sopian Batubara didampingi Kepala Bagian Humasy Pemkab, M Taufik Lubis […]

  • Fahrizal Salurkan Bantuan Benih Ikan Jurung dan Ikan Mas

    Fahrizal Salurkan Bantuan Benih Ikan Jurung dan Ikan Mas

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah desa di Kabupaten Mandailing Natal memperoleh bantuan benih ikan, disalurkan Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution. Penyerahan berlangsung di Desa Manyabar dan Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan, Rabu (14/9/2022). Benih ikan ada dua jenis. Benih ikan mas diperoleh petani Desa Manyabar. Benih jurung dengan total 900 ekor diperoleh kelompok […]

  • Lima Penganiaya Wartawan Divonis Rendah, Kuasa Hukum Korban Surati JPU dan Pengadilan

    Lima Penganiaya Wartawan Divonis Rendah, Kuasa Hukum Korban Surati JPU dan Pengadilan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Vonis 8 bulan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Panyabungan kepada lima terdakwa pelaku pengeroyokan dan penganiayaan wartawan dianggap terlalu ringan dan jauh dari ancaman pasal 170 jo 351 yang diancam dengan 5 tahun 6 bulan. Demikian dikatakan Irvan Fadly Lubis, SH kuasa hukum Jeffry Barata Lubis korban pengeroyokan dan penganiayaan yang diduga […]

  • Pembangunan Bandara Madina Tahun 2014

    Pembangunan Bandara Madina Tahun 2014

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan fisik bandar udara Madina di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diproyeksikan dibangun tahun 2014. Pemkab Madina saat ini tengah melobi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menyerahkan lahan yang dibutuhkan bagi landasan pacu bandar udara di Kecamatan Bukit Malintang. Lahan yang diproyeksi untuk landasan pacu itu merupakan inventaris Dinas […]

  • Mandailing Online di Era Online

    Mandailing Online di Era Online

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Perubahan itu teramat cepat, sangat cepat seperti revolusi. Hingga lima tahun lalu, orang mengikuti berita itu dengan membaca media cetak atau koran atau majalah. Tetapi sejak 3 tahun lalu, jumlah pembaca media cetak menurun drastis, sebaliknya pembaca online meningkat tajam, bahkan teramat tajam. Mereka beralih ke online […]

expand_less