Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Batan Kenalkan Hasil Litbang Bidang Pertanian di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
  • print Cetak

sawah 210912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan pengenalan teknologi kegiatan pemanfaatan hasil litbangyasa Iptek Nuklir bidang pertanian dan peternakan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

“Sebagai putra daerah, saya punya beban dan tanggung jawab meningkatkan kegiatan pemanfaatan hasil litbang nuklir di bidang pertanian dan peternakan. Apalagi dari segi lahan dan petaninya, Madina sudah ada tinggal bagaimana meningkatkan ilmu pertanian dan peternakan demi meningkatkan kesejahteraan warganya,” kata Mustafa Kamal Nasution, dari Batan saat melakukan sosialisasi atas tupoksi Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan penelitian dan pengayaan dalam rangka menghasilkan invosi-inovasi baru sebagai percepatan kesejahteraan bangsa di Aula Mitra Tani Sari Lintas Timur, Selasa (18/9).

Dikatakannya, selama ini orang awam mengira Batan tempat untuk mengolah senjata berbahan nuklir, akan tetapi Batan itu adalah pusat pengembangan berbagai inovasi di bidang pertanian dan peternakan, kesehatan, industri, lingkungan dan energi.

“Batan telah mengeluarkan 20 varietas bibit padi unggul, 7 varietas kacang kedelai unggul, serta kapas yang pohonnya pendek tapi kapasnya putih serta usia panennya 3 bulan juga gandum yang sedang dikembangkan di Indonesia bagian timur,” terang Kamal.

Di bidang kesehatan, kata dia, Batan juga sudah banyak menghasilkan radio isotop yang dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai penyakit dan saat ini sedang melakukan kerja sama dengan kimia farma.

Begitu juga di bidang industri, Batan juga telah mengeluarkan alat (radio isotop red) yang bisa mendeteksi kebocoran pipi, kedangkalan air di pelabuhan serta keretakan pada bendungan.

Untuk Mandina kata Kamal, sesuai dengan geografisnya serta lahan pertanian yang tersedia diharapakan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian serta UPT Pertanian dan PPL bisa hasil produksinya dengan pengenalan teknologi yang dilakukan saat ini.

“Kita harus mampu mendongkrak peningkatan hasil pangan dari Madina, karena sumber daya alam yang kaya ini menjadi modal dasar untuk kita manfaatkan,” sebutnya.

Heri Is Mulyana, Bidang Aplikasi Iptek Nuklir dalam Bidang Pertanian, mengatakan, selain pemanfaatan lahan dalam upaya peningkatan hasil padi, juga perlu dilakukan peningkatan kacang kedelai di Madina mengingat daerah ini cocok dijadikan tempat penangkaran bibit kedelai serta penghasil kedelai di Sumut.

“Dari segi kebutuhan kacang kedelai secara nasional, saat ini kita mengimpor dari Amerika Serikat, sementara produsennya, kita juga dari Indonesia. Itu artinya, kita sudah dikendalikan Negara luar,” kata dia.

Sementara Teguh Wahyono, Bidang Aplikasi Iptek Nulir dalam Bidang Peternakan mengatakan, potensi alam yang kaya ini juga harus dimanfaatakan peternak Madina khususnya ternak ruminansia untuk lebih meningkatkan ilmu teknologi dalam rangka mencapai hasil yang maksimal.

“Kita tahu kebutuhan daging sapi di daerah ini masih kekurangan dan masih mendatangkan sapi pedaging dari luar daerah,” terangnya.

Karena itu kata dia, pihaknya memaparkan berbagai tata cara peningkatan produksi dengan memperhatikan manajemen pakan yang paling utama, juga kandang, keuangan, sanitasi dan manajemen kasih saying. Hal tersebut merupakan kerangka dasar yang harus diperhatikan untuk sebuah keberhasilan yang tentunya dibarengi dengan ilmu bagaiamana tata cara perawatan sampai kepada tingkat pemasaran.

Sementara Kepala Dinas Pertaian Madina, Taufik Zulhendra Ritonga mengatakan, kesempatan para petani padi dan ternak mengikuti sosialisasi dari Batan ini harus menjadi ilmu yang bisa dikembangkan demi peningkatan kesejahteraan. (mb)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Galundung Mulai Menyebar Di DAS Batang Gadis

    Galundung Mulai Menyebar Di DAS Batang Gadis

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Beberapa minggu terakhir, galundung (mesin pengolah batu bercampur emas, red) mulai menyebar di Kecamatan Nagajuang Madina. Keberadaannya persis seperti di Hutabargot yakni di sekitar sungai. Ironisnya walaupoun sudah beberapa kali diwartakan koran ini tentang bahaya dari galundungan yang mengandung merkuri tersebut, namun warga sekitar mengaku belum tahu apa bahayanya. Pantauan METRO di Nagajuang tepatnya […]

  • Bawaslu Madina Benarkan Terima Laporan Dugaan Kampanye di Fasilitas Negara

    Bawaslu Madina Benarkan Terima Laporan Dugaan Kampanye di Fasilitas Negara

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Bawaslu Madina) melalui Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin Muhammad Amin Lubis membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait adanya dugaan kampanye di fasilitas negara, dalam hal ini kantor Bawaslu setempat. Hal itu disampaikan Amin ketika dikonfirmasi lewat WhatsApp, Rabu (20/11/2024). “Betul, Bawaslu Madina sudah menerima […]

  • Tewasnya Penambang Ilegal di Kotanopan, DEMA STAIN Madina Minta Polisi Transparan dan Tegas. Kapolres Madina : Kasus Sudah Ditangani

    Tewasnya Penambang Ilegal di Kotanopan, DEMA STAIN Madina Minta Polisi Transparan dan Tegas. Kapolres Madina : Kasus Sudah Ditangani

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang pria yang diduga tewas dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Muara Tagor, Kecamatan Kota Nopan dapat sorotan dari dewan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal. “Kami DEMA Stain turut berduka atas dugaan tewasnya seorang pria dalam aktivitas pertambangan di Desa Muara Tagor, Kecamatan Kota Nopan. […]

  • Dari Kolong Rumah Panggung

    Dari Kolong Rumah Panggung

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : RIVON PAINO – Gorontalo Saat senja memancarkan lembayung, rumah panggung itu terlihat kokoh. Sinar merah jingga seperti menghangatkan tiang-tiang papan rumah yang tampak tua dan terlihat keropos. Dari bawah kolong rumah panggung, seorang anak duduk menghentak-hentakan kakinya. Tatapannya mengarah ke teman-temannya yang sedang bermain sepak bola sembari memberi semangat. Mereka berkejar-kejaran hingga ke […]

  • Willem Iskander "belajar dari sejarah masa lalu"

    Willem Iskander "belajar dari sejarah masa lalu"

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Resensi buku Di negeri penjajah: orang Indonesia di negeri Belanda sejarah Willem Iskander dinegeri orang yang di bukukan semoga menjadi pelajaran terbaik bagi putra mandailing di negeri orang.

  • Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pagi ini sejumlah penyidik KPK menggeledah ruang Sekretariat Badan Anggaran DPR. Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Tamsil Linrung mengaku tidak tahu bahwa KPK menggeledah ruang kerja pimpinan Banggar hari ini, Jumat 10 Februari 2012. “Kami nggak tahu. Penggeledahan semacam itu memang nggak harus kasih informasi,” kata Tamsil saat dihubungi wartawan. Namun Tamsil tidak mempermasalahkan penggeledahan […]

expand_less