Belum Difungsikan, Komisi III DPRD Madina Temukan Sejumlah Fasilitas Bangunan PMI yang Rusak

Panyabungan ( Mandailing Online ): Komisi III DPRD Madina kesalkan perencanaan pembangunan gedung markas Palang Merah Indonesia ( PMI ) yang sudah 6 kali dianggarkan namun belum bisa di fungsikan. Saat peninjauan lapangan melihat progres lanjutan pembangunan gedung tersebut. Komisi III menemukan sejumlah bangunan yang sudah tidak layak pakai seperti kusen dan jaringan listrik yang sudah tidak ada meski sudah ditampung anggarannya.
” sudah 6 kali anggaran namun belum bisa difungsikan ya jelas kami ragukan kualitas tim perencana bangunan ini. Ini saja kami temukan sudah banyak bangunan yang tidak layak pakai. Apalagi tahun depan 2026 bisa dipastikan tidak akan ada anggaran pembangunan lanjutan gedung markas PMI ini,” kata Binsar Nasution anggota komisi III DPRD disela sela kunjungan lapangan ke gedung PMI di komplek perkantiran Bupati Mandailing Natal Rabu 12/11/2025
Pembangunan gedung markas PMI ini kata Binsar Nasution parah, belum selesai dibawah sudah masuk progres ke lantai II sehingga ke dua lantai tak bisa difungsikan.
Pemerintah daerah kata Binsar harusnya melakukan perencanaan dengan benar setiap perencanaan pembangunan yang ada jangan seperti pembangunan gedung PMI ini yang perencanaannya tidak bagus sehinggal selama 7 tahun tak bisa difungsikan.
Perlu diketahui, tahun 2025 ini alomasi anggaran untuk lanjutan pembangunan gedung markas PMI ini senilai Rp. 525.863.760 dengan pekerjaan dinding lantai 2 dan atap dikerjakan oleh CV Bejana Utama.
Dari data bahwa pembangunan gedung markas PMI ini dimulai di tahun 2018. Dinas PUPR menganggarkan pembangunan ruang staf dengan nklai kontrak Rp 194.600.000. Pembangunan lanjutan tertunda di 2 tahun yakni 2019 dan 2020.
Selanjutnya Dinas PUPR kembali mengalokasikan anggaran ditahun 2021 dengan progres pekerjaan pembangunan Ruang Bidang, Slop Aula dan Kolom Aula dengan nilai kontrak Rp.198.656.000.
Untuk tahun 2022 sendiri lanjutan pembangunan gedung markas PMI ini menelan anggaran Rp.198.600.000 untuk pembangunan balok aula dan lantai. Dan tahun 2023 berlanjut ke pekerjaan dinding, kusen dan teras lantai satu dengan nklai kontrak Rp.192.689.000.
Tahun 2024 sendiri tabapan lanjutan pembangunan markas PMI ini kembali dialokasikan anggaran senilai Rp.198.554.000 untuk pekerjaan kolom lantai dua gedung PMI.
Kepala Bidang Tataruang Dinas PUPR Madina Ahmad Basri yang dikonfirmasi mengatakan, untuk tahun 2025 ini progres pekerjaan per 11/11/2025 mencapai 34,12 persen plus ( napi )
