Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Besok Komisi III DPRD Madina Tinjauan Lapangan Proyek Jalan Pintu II Kantor Bupati yang Baru Berapa Bulan Selesai Sudah Retak

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • print Cetak

Beton tanpa tulangan yang retak di proyek peningkatan jalan utama komplek perkantoran payaloting, Madina. ( 10/11/2025 )

Panyabungan ( Mandailing Online ): Terkait proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000 baru beberapa bulan seleai nanun sudah retak di bagian bahu jalan beton tanpa tulangan. Komisi III DPRD Madina akan melakukan kunjungan lapangan. Hal ini diungkapkan Teguh W Hasahatan selaku Wakil Ketua Komisi III DPRD Madina didampingi anggota Komisi  Bahran Saleh Daulay, Binsar Nasution, Khairul Anwar Hasibuan, Suhelmi Sahputra usai melaksanakan rapat komisi membahas banyaknya kegiatan fisik yang sumber dananya dari APBD tahun 2025 yang belum selesai sementara tahun berakhir 2025 sisa 2 bulan lagi.

‎”Ini adalah bagian dari pengawasan kami di legislatif untuk memastikan semua pembangunan proyek ini berjalan maksimal sesuai dengan sebagaimana mestinya,” ungkapnya Teguh Senin 10/11/2025

Tinjauan lapangan ini kata Teguh, Legislatif ingin memastikan anggaran Pemerintah ini tepat sasaran, tepat penggunaannya dan tepat waktu pengerjaannya.

Selain meninjau proyek jalan utama pintu II Kantor Bupati, Komisi III akan meninjau sejumlah proyek lain termasuk diwilayah Pantai barat.

Diketahui proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000 dikerjakan oleh Pt.Gashabat Sukses Mandiri.

Proyek itu sendiri difungsikan bulan September lewat. Namun baru berapa bulan proyek itu terjadi keretakan dibagian bahu jalan.

Kabid Binamarga Dinas PUPR Madina Rajab Nasution yang dikonfirmaai mengaku proyek itu masih dalam tahap pemeliharaan.

” Bahu jalan beton tanpa tulangan yang retak karena bukan beton struktur. retak yang terjadi karena retak susut beton dan hal biasa dalam struktur beton,” kata Rajab Senin 10/11/2025

Rajab menjelaskan bahwa ini tahap opserpasi apa kondisi retakna agar bisa dianalisa penangnanya.

” yang jelas kita sudah sampaikan ke perusahaan yang melakukan pekerjaan agar di perbaiki karena masih tahap pemeliharaan,” jelas Rajab.( napi)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 900 guru non PNS menanti tunjangan

    900 guru non PNS menanti tunjangan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Sekitar 900-an guru non pegawai negeri sipil yang terdiri guru-guru madrasah di bawah lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal menanti realisasi dicairkannya dana tunjangan fungsional dari Kantor Perbendaharaan Negara ( KPN) yang akan ditrasfer ke rekening masing-masing. Keterangan diperoleh dari para guru non PNS ini di Panyabungan, siang tadi mengakui, pihak kantor […]

  • Inspektorat Madina Harus Usut Kegagalan Program SRI

    Inspektorat Madina Harus Usut Kegagalan Program SRI

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektorat harus segera mengusut gagalnya program optimalisasi pertanian dalam program SRI (System of Race Intencification) tahun anggaran 2013 dan 2014 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang bersumber dari APBN tersebut. “Diduga anggaran yang diperuntukkan untuk kelompok tani itu banyak yang diselewengkan oleh oknum yang ada di Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madina, […]

  • Pemkab Madina Belum Tuntaskan Batas Kecamatan Bermasalah

    Pemkab Madina Belum Tuntaskan Batas Kecamatan Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 16 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejauh ini belum menetapkan tata batas yang bersifat final, baik tata batas antar kecamatan maupun antar desa. Tata batas berpolemik di Madina sebagai dampak rangkaian pemekaran kecamatan maupun pemekaran desa di masa pemerintahan Bupati Amru Daulay. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Madina, Hasan Basri Rangkuty kepada […]

  • Dewan Nakal Diberi Sanksi

    Dewan Nakal Diberi Sanksi

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Medan segera memberikan teguran kepada anggota dewan yang jarang masuk. Pasalnya, dari 50 anggota dewan, yang hadir dalam kegiatan sehari-harinya hanya berkisar 30 orang saja. Sangat jarang 50 orang anggota dewan hadir sekaligus. “Untuk itulah kita segera memberikan sanksi bagi para oknum anggota dewan yang bolos kerja kecuali ada […]

  • Bahasa Ibu Dulu, Kini dan Esok

    Bahasa Ibu Dulu, Kini dan Esok

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Oleh : Edi Nasution Terjadinya proses evolusi sehubungan dengan seleksi alam yang menimpa makhluk hidup, kini mungkin terjadi pula pada bahasa manusia. Terlepas dari kontroversi teori evolusi yang dirumuskan oleh Charles Darwin (1809-1882) itu, lalu muncul kekhawatiran karena cukup fakta yang menunjukkan bahwa sejumlah Bahasa Ibu di dunia terancam punah. Kekhawatiran akan punahnya sejumlah Bahasa […]

  • Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

    Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Ingin jadi PNS, malah ditipu. Inilah yang dialami Supriyanti alias Yanti (35) dan rekan-rekannya, warga Dusun I, Desa Alur Gadung. Mereka rela melakukan apa saja, termasuk menyerahkan uang tabungan mereka berjumlah Rp418,5 juta kepada Budiono (43) warga Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, selaku calo PNS yang menawari mereka menjadi PNS. Informasi […]

expand_less