Home / Seputar Madina / Bupati Madina: Pramuka Harus Dimasyarakatkan

Bupati Madina: Pramuka Harus Dimasyarakatkan


Bupati Mandailing Natal selaku Ketua Majelis Pembina Kwartir Cabang Mandailing Natal Ir Aspan Sofyan Batubara mengharapkan kepada Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal untuk memasyarakatkan Pramuka dan membhayangkarakan Pramuka.

Hal itu disampaikan Bupati Madina Ir. Aspan Sofyan Batubara MM selaku majelis Pembimbing cabang pada acara pelantikan Kapolres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menjadi Kamabisaka, di lapangan Mapolres Mandailing Natal, Senin (13/12).

Dalam pelantikan Kamabisaka tersebut selanjutnya Kamabisaka melantik pengurus Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal yang ditandai dengan penyematan tanda Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal dengan ditandai penyematan tanda Saka Bhayangkara kepada perwakilan pengurus.

“Selaku Majelis Pembimbing Kwartir cabang Mandailing Natal mengharapkan agar setelah dibentuk dan dilantikanya Saka Bhayangkara ini agar dapat memasyarakatkan Pramuka juga membhayangkarakan Pramuka sesuai singkatan yang diberikan oleh Ketua Majelis Pembina Nasional Kakak Dr Susilo Bambang Yudhoyono,” harapnya.

Dimana Pramuka itu yang terdiri dari tujuh huruf namun memiliki arti yaitu P adalah Perkuat, R adalah Raih, A adalah Ajak, M adalah Mantapkan, U adalah Utamakan, K adalah Kokohkan dan A sebagai arti Amalkan.

“Dengan semangat Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal yang didasari dengan tetap jaya, ikhlas, Bakti Bina Bangsa, Berbudi bawa laksanakan sesuai motto Satyaku kudarmakan darmaku kubaktikan,” katanya.

Dalam sambutannya Kamabisaka Polres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan mengatakan gerakan pramuka adalah sebuah wadah pemberdayaan pemuda Indonesia dalam menjawab tantangan zaman yang dilandasi dengan trisatya dan Dasadarma.

“Keperamukaan adalah proses pendidikan diluar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar keperamukaan dan metode keperamukaan yang sasarannya untuk pembentukan watak, ahlak dan budi pekerti yang luhur,” katanya.

Kita tahu dan kita sadari, banyak tantangan yang dihadapi oleh Gerakan Pramuka, baik ia segi moril maupun materil. Tapi kita mesti ingat, tujuan dan sasaran kita adalah untuk memberikan informasi berupa tata cara yang sistematis dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita juga dituntut untuk berkarya dengan semangat kemandirian, kebersamaan, kepedulian, bertanggung jawab, berfikir kreatif, inovatif dan dapat dipercaya beraniu serta mampu menghadapi tugas-tugas dengan memiliki komitmen yang tinggi,” jelas Hirbak. (man)
Sumber : Analisa

Comments

Komentar Anda

%d blogger menyukai ini: