Home / Seputar Madina / Bupati Madina Serahkan BLT: “Tabusi Ambeng Sanga Itik Da, Uda, So Martungko”

Bupati Madina Serahkan BLT: “Tabusi Ambeng Sanga Itik Da, Uda, So Martungko”

Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution saat menyerahkan BLT-DD kepada seorang penerima di Desa Sabajambu, Kecamatan Panyabungan, Selasa (17/8/2021). Foto: Mandailing Online/Dahlan Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Tabusi ambeng sanga itik da, Uda, so martungko. Anggo tu lopo dot panganon abis don copat, Uda”.

Terjemahannya: “Belilah kambing atau itik ya, Paman. Agar bertunas. Kalau ke warung dan makanan saja akan cepat habis, Paman”.

Itu dikatakan Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution saat menyerahkan BLT-DD kepada seorang penerima di Desa Sabajambu, Kecamatan Panyabungan, Selasa (17/8/2021).

Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) tahun 2021 untuk bulan ke 6,7,8 disalurkan di desa itu kepada 42 rumah tangga sasaran.

Desa Sabajambu merupakan desa terkecil di Kecamatan Panyabungan. Berjumlah sekitar 225 jiwa, 80 kepala keluarga.

Desa ini dikelilingi persawahan dan tambak ikan musiman.

Pj Kepla Desa, Idris Batubara dalam sambutan menyatakan sangat terharu atas kehadiran bupati dalam penyaluran BLT-DD.

Dia mewakili masyarakat meyatakan kebahagiaan itu. Karena bupati biasanya mencari desa-desa terbesar. Namun bupati Jakfar Sukhairi datang ke desa terkecil.

“Ini suatu penghargaan yang sangat tinggi dari bupati bagi kami di desa ini,” katanya.

Di sisi lain, Idris berharap kepada pemerintah daerah dapat menyisihkan anggaran dana bagi pengaspalan jalan dari jalur lintas Sumatera menuju desa itu yang hingga kini masih jalan tanah diperkeras.

Akses jalan itu tidak sampai 3 km yang menghubungkan jalur lintas Sumatera dari titik Desa Iparbondar hingga Desa Pagaran Tonga, tetangga Sabajambu.

Selain itu, dia juga berharap agar keberadaan Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemkab Madina yang berada di Desa Sabajambu dapat berkontribusi bagi masyarakat desa, terutama terhadap tambak ikan yang menjadi salah satu mata pencaharian penting warga.

Selama ini keberadaan BBI itu dinilai kurang signifikan bagi petani setempat dan desa-desa tetangga.

Menyahuti itu, Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution menyatakan akan mencoba upaya bagi pengaspalan akses jalan ke desa itu pada tahun anggaran 2022.

Dia juga menyatakan akan memanggil Dinas Perikanan dan Kelautan Madina guna membicarakan potensi BBI tersebut terhadap petani tambak setempat.

Peliput: Dahlan Batubara

 

 

 

 

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: