Selasa, 17 Mar 2026
light_mode

AMP2M Pesimis Terhadap Kepemimpinan Hidayat-Dahlan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2011
  • print Cetak

Panyabungan,

Puluhan massa menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina (AMP2M) kembali melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Komplek Perkantoran Payaloting, Selasa (12/07/2011).

Dalam pernyataan sikapnya AMP2M menyebutkan, Bupati dan Wakil Bupati Madina Periode 2011-2016 H M Hidayat Batubara SE dan Drs Dahlan Hasan Nasution yang dilantik 28 Juni lalu, tugas awalnya menjaga stabilitas dan kondusifitas Madina dengan melakukan konsolidasi dan rekonsiliasi untuk memajukan Madina lima tahun ke depan.

Namun AMP2M pesimis terhadap kepemimpinan Hidayat-Dahlan sebab di hari pelantikan sudah mengeluarkan sebuah kebijakan yang dianggap blunder dengan terbitnya surat Bupati Madina Nomor: 800/980/BKD/2011 tentang penggantian Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Madina. Seharusnya sesuai amanah Pasal 122 Ayat 3 UU No 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah, Sekdakab Madina diangkat dan diberhentikan oleh Gubernur Sumatera Utara.

Karena penggantian Plt Sekdakab Madina dinilai melanggar UU 32/2004, demi menjunjung keadilan perundang-undangan, legislatif dan yudikatif agar menindaklanjuti dugaan pelanggaran UU tersebut. Apabila terbukti bersalah nantinya supaya diberikan sanksi hukum yang tegas sesuai dengan UU yang berlaku.

Di samping itu, massa AMP2M juga meminta pemerintahan Hidayat-Dahlan bisa merealisasikan janji janji politiknya yaitu memberikan pendidikan gratis, kesehatan gratis dan juga membuka lapangan baru untuk masyarakat Madina.

Pemerintahan Hidayat-Dahlan juga diminta segera menyelesaikan permasalahan yang selama ini belum juga terselesaikan di antaranya menyelesaikan masalah defisit APBD Madina TA 2010, permasalahan PT Sorikmas Minning dengan masyarakat, masalah izin lokasi pertambangan yang tumpang tindih dengan hutan, masalah izin lokasi perkebunan yang juga tumpang tindih, dan perusahaan perkebunan yang tidak mengeluarkan CSR serta plasma bagi masyarakat yang sesuai juga dengan amanat UU.

Menyelesaikan permasalahan pembangunan Insfrastruktur yang diduga banyak kejanggalan mulai dari tahap pelelangan sampai kepada tahap pelaksanaan, memberantas permasalahan penyakit masyarakat yaitu banyaknya menjamur praktik prostitusi di Madina, menyelesaikan dugaan penyimpangan DAK Tahun 2009 dan 2010 di Dinas Pertanian serta penegakan disiplin bagi PNS nakal dan suka bolos.

Menyelesaikan permasalahan pengangkatan Sekdes jadi PNS yang tidak sesuai dengan PP No 45 Tahun 2007, membuat peraturan daerah tentang pengakuan hak ulayat masyarakat adat Madina, dan yang terakhir AMP2M meminta pemerintahan Hidayat-Dahlan agar melakukan pendataan seluruh aset daerah baik barang bergerak maupun tidak bergerak.

Apabila problematika di atas tidak dapat diselesaikan dalam limit waktu 100 hari, AMP2M menganggap pemerintahan Hidayat-Dahlan gagal dalam memimpin Kabupaten Mandailing Natal. (BS-026)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan RSUD Panyabungan Buruk

    Pelayanan RSUD Panyabungan Buruk

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan masih kerap disorot masyarakat. Kondisi ini cukup wajar mengingat rumah sakit adalah instansi yang bersentuhan langsung dengan persoalan hidup masyarakat. Karena itu, instansi ini mesti siap memberikan layanan maksimal jika ingin mendapat penilaian positif masyarakat. Sayangnya, pelayanan rumah sakit yang maksimal yang selama ini didambakan masyarakat Kabupaten […]

  • Fraksi PDIP Minta Pengusutan Pemberi Izin PT TBS

    Fraksi PDIP Minta Pengusutan Pemberi Izin PT TBS

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN – Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Syahrul Efendi Siregar meminta Kapolda Sumut dan Kejatisu yang baru menindak tegas oknum pemberi izin PT TBS. Penegasan itu disampaikan Syahrul kepada wartawan, Kamis (19/12/2019) di Medan. Syahrul menegaskan dirinya sudah melihat langsung areal perkebunan sawit milik PT Tri Bakhtera Srikandi (TBS) di Desa Sikara-Kara, Kecamatan […]

  • Harga getah melorot di Madina

    Harga getah melorot di Madina

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Harga “apea” atau getah alam melorot dalam dua pekan terakhir di Mandailing Natal (Madina). Posisi harga di tiga pusat penjualan di Kecamatan Siabu yakni pasar Sihepeng, pasar Simangambat dan Hutabaringin menurun sejak 2 pekan lalu. Harga di tiga pusat penjualan itu masih berada di kisaran antara Rp 7.500 hingga Rp 8.000 […]

  • Aneh! Direktur RSUD Panyabungan Mengaku Tak Tau Jumlah Pegawainyan yang Lolos PPPK Formasi 2023

    Aneh! Direktur RSUD Panyabungan Mengaku Tak Tau Jumlah Pegawainyan yang Lolos PPPK Formasi 2023

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Aneh, Direktur RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dr. Rusly Pulungan tidak tau berapa jumlah tenaga honor di RSUD yang lulus seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) formasi Tahun 2023 lalu. ” sampai saat ini belum ada yang melapor siapa yang lulus dan tidak perihal […]

  • Bagian Kesra Madina, Belanja Dulu Baru Umumkan RUP

    Bagian Kesra Madina, Belanja Dulu Baru Umumkan RUP

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mandailing Natal akhirnya mengumumkan Rencana Umum Pengadaannya pekan ini, meski beberapa paket belanja sudah dilaksanakan. Demikian rilis Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) yang disiarkan di akun facebook-nya, Jum’at (6/5/2016). “Pemkab Madina, tampaknya tidak peduli dengan Undang-Undang dan aturan pengadaan barang dan jasa lagi,” kata Ardian N, jubir […]

  • Gerphan Laporkan Panitia Penerimaan CPNS Siantar ke Mabes Polri

    Gerphan Laporkan Panitia Penerimaan CPNS Siantar ke Mabes Polri

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Gerakan Rakyat Penyelamat Harta Negara (GERPHAN) melaporkan panitia penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 Kota Pematangsiantar ke Mabes Polri, dengan bukti lapor nomor : TBL/10/I/2011/ Bareskrim tanggal 10 Januari 2011. Laporan ini disampaikan terkait adanya dugan kecurangan ujian seleksi PNS yang dilaksanakan Pemko Pematangsiantar apada bulan Desember 2010 lalu. Menurut Direktur […]

expand_less