Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Contohlah Desa Pujon Yang Berhasil oleh Dana Desa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
  • print Cetak

 

Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur patut dicontoh dalam mengelola Dana Desa.

Selain sistem edukasi usaha, desa ini juga menggenjot peternakan dan mengubah beberapa titik sawah menjadi tujuan wisata.

Dan desa ini pun berhasil menurunkan angka pengangguran hingga nol dan kemiskinan berkat dana desa.

Pemerintah mengalokasikan anggaran dana desa mencapai Rp 70 triliun pada tahun ini.

Desa fiktif menjadi satu cerita tak terpisahkan dari penyaluran dana desa yang mencapai Rp 70 triliun. Namun, terdapat pula cerita sukses penggunaan dana tersebut untuk pembangunan desa dan pengentasan pengangguran, seperti yang terjadi di Desa Pujon Kidul, Malang, Jawa Timur.

Desa Pujon Kidul menerima dana desa mulai 2015 sebesar Rp 700 juta dan meningkat tahun ini menjadi Rp 1,01 miliar.

Dana tersebut tak hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan. Sebesar 70% untuk pemberdayaan dan pembinaan desa, dan sisanya untuk operasional.

Kepala Desa Pujon Kidul Udi Hartoko bercerita, dana desa digunakan untuk membangun pariwisata, termasuk kafe sawah.

Adapun terdapat tiga dusun di desanya yang kini bergerak di bidang edukasi hingga peternakan.

“Wisata ini bisa memberikan pendapatan hingga Rp 1,8 miliar,”  kata Udi dalam 9th Annual International Forum on Economic Development and Public Policy di Inaya Hotel, Bali, Jumat (6/12).

Pemberdayaan sektor kreatif itu mampu mempekerjakan warga desa hingga memperoleh upah sebesar Rp 1,5 juta per bulan.

Alhasil, pemuda di desa tak perlu berpindah ke kota untuk mencari pekerjaan.  “Pengangguran menjadi nol sekarang,” ungkap dia.

Buntut dari penurunan pengangguran, angka kemiskinan juga semakin berkurang. Pada 2016, angka kemiskinan di desa Pujon Kidul mencapai 387 jiwa dan berkurang menjadi 257 jiwa pada 2017.

Desa Pujon Kidul memiliki luas wilayah sebesar 330 hektar, terdiri dari 3 dusun, 9 rukun warga, dan 20 rukun tetangga dengan jumlah penduduk 4.279 jiwa. Desa ini merupakan satu dari 74,093 desa yang mengantongi  dana desa.

Direktur Pusat Kebijakan Makro Ekonomi Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hidayat Amir menyatakan “pembangunan di desa bukan hanya masalah uang,” kata Amir.

Sumber : Seputarpangandaran.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKN 17 STAIN Madina Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan

    KKN 17 STAIN Madina Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SUMBAR (Mandailing Online) – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandailing Natal Kelompok 17 laksanakan kegiatan sosialisasi Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan pada siswa MTs Swasta Lubuk Gadang, Nagari Koto, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Rabu, (21/08/2024). Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang […]

  • Gudang Milik Desa Sikara-Kara IV Terbakar

    Gudang Milik Desa Sikara-Kara IV Terbakar

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Gudang milik Desa Sikara-kara IV Kecamatan Natal, Mandailing Natal terbakar, Rabu (27/9/2017). Sementara kantor kepala desa yang berada disebelahnya turut dijilat apai. Belum diketahui penyebab kebakaran. Kondisi gudang yang berdinding papan hangus total. Informasi dari Sekretaris Desa Sikara-kara IV, Hendra menyebutkan kebakaran terjadi sekira pukul 3.30. Api dapat terpadamkan satu […]

  • Saatnya Golkar Sikapi Mosi Tidak Percaya

    Saatnya Golkar Sikapi Mosi Tidak Percaya

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Sudah waktunya DPD Partai Golkar Sumut, Golkar Kabupaten Madina mengeluarkan sikap sekaligus memberikan klarifikasi atas mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh mayoritas anggota dewan terhadap ketua DPRD Madina AS Imran Khaitami Daulay SH. Sekretaris Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Cabang Kabupaten Madina, Muhammad Ridwan Lubis, SPd.I kepada MO, Sabtu sore, (11/2) di […]

  • Adat Perkawinan Pantai Barat Mandailing

    Adat Perkawinan Pantai Barat Mandailing

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Adat dalam sebuah pernikahan memiliki perbedaan antara kawasan Mandailing dengan Pantai Barat Mandailing. Budaya dan adat di Pantai Barat Mandailing banyak bernuansa Melayu Pesisir. Anggota DPRD Madina,Teguh W Hasahatan Nasution bersama istri dr. Mahyuni Lubis diarak keliling kampung Desa Tabuyung dalam prosesi adat perkawinan oleh anak dendang, usai akad nikah, Sabtu (24/10). Prosesi ini […]

  • Saipullah Ternyata Lihai Menabuh Udong-Kudong

    Saipullah Ternyata Lihai Menabuh Udong-Kudong

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Saipullah Nasution, calon bupati Mandailing Natal (Madina) ternyata masih lihai menabuh Gordang Sambilan. Tabuhan ini berlangsung di rumah kelahirannya, Bagas Godang Gunung Baringin, di Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Jumat (17/9/2024). Saipullah menabuh irama udong-kudong, salah satu ketukan tersulit di ansambel Gordang Sambilan. Kegiatan tabuhan Gordang Sambilan ini […]

  • MARSIDAO-DAO (1)

    MARSIDAO-DAO (1)

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Mataniari tar geleng tu jae, tai inda pedo megelengtu, tar onok dope so kotu Asyar. Ombus ni angin lumobi gogo mambaen bulung-bulung ni arambir merbas-erbas tu siamun dohot tu siambirang. Eme nagumorsing na i saba na bolak boti mar gadu-gadu tarida songon ombak ni laut tarombus angin maroban muap […]

expand_less