Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Copot Kapolres Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno diminta mencopot Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan karena dinilai banyak kasus yang tidak bisa dituntaskan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksecutif Mandailing Natal Development Watch (Mata Dewa) Miftahuddin kepada wartawan di Panyabungan, Ahad (05/12/2010).

“Kita melihat banyak sekali permasalahan yang tidak tuntas mengakibatkan kita sebagai masyarakat Madina sudah tidak merasa nyaman dan tenang lagi di daerah ini,” ujarnya.

Kasus yang tidak jelas penanganannya sampai sekarang antara lain, pembunuhan di Desa Aek Horsik, pembunuhan ibu dan anak di Dalan Lidang dan kasus pengeroyokan oleh warga Desa Aek Banir terhadap dua orang warga Pasar Hilir beberapa hari lalu.

“Kita melihat kinerja Kapolres sebagai pucuk pimpinan di Polres Madina tidak begitu efisien sehingga para pelaku tindak kejahatan tetap bebas berkeliaran membuat masyarakat Madina resah dan merasa tidak nyaman di Kabupaten Madina,” beber Miftahuddin.

Belum lagi kasus 6 orang tersangka pengisap ganja, 2 diantaranya berstatus sebagai PNS dan salah seorang diantaranya adalah anak mantan Kadis PU Madina yang ditangkap di Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan Kota.

Meski keenam pelaku terbukti mengisap ganja namun tidak dilakukan penahanan oleh Polres Madina. Barulah setelah kasusnya dilimpahkan, 4 dari 6 tersangka ditahan oleh Kejaksaan Negeri Panyabungan dan sekarang keempat terdakwa sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Panyabungan.

Merujuk kepada penanganan sejumlah kasus yang tak kunjung tuntas, Kapolda diminta mengevaluasi kinerja Kapolres Madina saat ini. Bila perlu, Hirbak dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Madina, karena dianggap hanya mampu menghadapi pengunjukrasa dengan mendatangkan 2 truk personil dalmas.

Sedangkan untuk melakukan pengusutan atas pengeroyokan yang dilakukan warga Aek Banir terhadap dua orang warga Pasar Hilir Panyabungan dan berbagai kasus lainnya, Kapolres Madina terkesan tidak mampu. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspadai Daging Tak Layak Konsumsi

    Waspadai Daging Tak Layak Konsumsi

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Warga Sabadolok Butuh Bimbingan Agama MADINA- Sekitar 100-an warga Desa Sabadolok, Kotanopan, Madina mengeluhkan kondisi desa mereka terutama di bidang moral, masih kekurangan bimbingan dan penyuluhan agama. Oleh sebab itu melalui kunjungan salah satu PC Nahdhatul Ulama Madina ke desa itu, warga berharap kepada Pemkab Madina memberikan perhatian kepada warga desa ini. Disampaikan tokoh masyarakat […]

  • Sekda Sudah Tahu Berita Penembakan, Humas Tunggu Proses Hukum

    Sekda Sudah Tahu Berita Penembakan, Humas Tunggu Proses Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah Madina, Safe’i Lubis menyatakan telah mengetahui kasus dugaan penembakan oleh pejabat Dinas Keuangan Madina terhadap warga Desa Hutanamale. Itu dikatakan Syafe,i menjawab wartawan di ruang kerjanya, Kamis (23/2/2017). Hanya saja, dia mengetahuinya dari pemberitaan media massa. Sedangkan laporan resmi sejauh ini belum masuk ke ruang kerjanya sehingga dia belum […]

  • Bupati: Skabies Tidak Perlu Ditakuti

    Bupati: Skabies Tidak Perlu Ditakuti

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution menyampaikan agar masyarakat tidak perlu takut dengan wabah skabies karena sudah jamak ditemukan tim medis dan obatnya juga sudah ada. Hal itu disampaikan Bupati Sukhairi ketika meninjau posko konsultasi dan pengobatan gratis bagi warga terdampak skabies di Alaman Bolak Bagas Godang Kelurahan […]

  • Jika 11 Ranperda Gagal, Pembangunan Bisa Melambat

    Jika 11 Ranperda Gagal, Pembangunan Bisa Melambat

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Bagian Hukum dan Organisasi Pemkab Mandailing Natal (Madina) Alamulhaq Daulay SH mengaku belum mengetahui terjadinya penundaan pembahasan 11 Ranperda di DPRD Madina. “Saya belum mengetahui adanya penundaan itu, namun yang jelas saat ini 11 ranperda itu telah kita serahkan kepada Baleg DPRD Madina, sekarang tergantung orang itu,” kata Alamulhaq, Selasa […]

  • Robot 'Pembohong' Dikembangkan

    Robot 'Pembohong' Dikembangkan

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Georgia: Peneliti dari Georgia, Amerika Serikat, sedang mengembangkan sebuah robot yang bisa berbohong. Robot ini nantinya digunakan untuk meningkatkan pencarian dan misi penyelamatan. Robot tersebut diajari berbohong dan menyembunyikan sesuatu dari manusia dan sesama robot lainnya. Percobaan tim peneliti tersebut terlihat seperti sebuah cerita dalam film Terminator. Namun, pada kenyataanya robot tersebut memang telah melakukan […]

  • Pemungutan Suara Ulang di Madina Tanpa Kampanye

    Pemungutan Suara Ulang di Madina Tanpa Kampanye

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi, pemilukada ulang di Kabupaten Mandailing Natal hanya pemungutan suara ulang. Artinya, pesta demokrasi lima tahunan itu dihelat tanpa verifikasi data pemilih dan kampanye. Demikian ditegaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jefri Antoni SH, kepada METRO, Senin (24/1). Menurut Jefri, untuk tahapan tidak ada lagi. Dalam hal […]

expand_less