Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Daftar Haji Sekarang, Berangkat 7 Tahun Lagi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
  • print Cetak

SIDIMPUAN- Umat Islam Kota Padangsidimpuan yang hendak melaksanakan rukun Islam kelima harus bersabar. Sebab, calon haji yang mendaftar pada tahun ini baru akan berangkat pada tahun 2019 mendatang. Dengan kata lain, butuh waktu tujuh tahun untuk menunggu keberangkatan ke tanah suci.
Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Psp Drs H Efri Hamdan Harahap, kuota yang ada sudah penuh. Rinciannya, tahun 2012 sebanyak 540 calhaj, 2013 sebanyak 435 calhaj, 2014 sebanyak 365 calhaj, 2015 sebanyak 575 calhaj, 2016 sebanyak 395 calhaj, 2017 sebanyak 240 calhaj, 2018 sebanyak 395 calhaj dan tahun 2019 sebanyak 320 calhaj dan totalnya 3.265 calhaj.
Saat ditanya apakah nantinya calhaj yang tidak jadi atau urung berangkat melaksanakan ibadah haji bisa digantikan oleh keluarga atau orang lain, Efri menegaskan, hal tersebut tidak bisa. Dan, yang menggantikannya adalah nomor urut di bawah yang batal atau sistemnya nomor urut naik ke atas.
“Tidak bisa digantikan. Penggantinya adalah nomor urut di bawahnya begitu seterusnya hingga ke atas,” ucapnya kepada METRO, Selasa (14/2). Di tanya lagi soal Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2012 ini, Efri menerangkan, biasanya akan diumumkan oleh Menteri Agama menjelang bulan haji. “BPIH biasanya menunggu pengumuman resmi dari Menag. Jadi untuk sekarang kita belum tahu. Bagi calhaj yang tidak jadi berangkat BPIH-nya itu dikembalikan ke calhaj,” tuturnya. Sementara itu, Kabag Ekbang Kota Psp Sahruddin Siregar SH menambahkan, untuk tahun ini pemerintah menyediakan fasilitas transportasi kepada seluruh calhaj. Selain itu, biaya makan-minum para calhaj dari Kota Psp menuju Bandara Polonia juga akan ditanggung pemerintah.
“Jumlah bus yang akan kami sediakan akan disesuaikan dengan total calhaj yang akan berangkat nantinya. Tapi yang pasti seperti tahun lalu pada tahun ini biaya pemberangkatan akan ditanggung pemerintah,” tuturnya. (phn.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksara Mandailing Butuh Pelestarian

    Aksara Mandailing Butuh Pelestarian

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Aksara tulak-tulak sebagai jati diri orang Mandailing harus dilestarikan semua pihak. Sebab aksara tulak-tulak merupakan produk kebudayaan etnis Mandailing. “Dari 7 jenis aksara yang ada di Indonesia, salah satunya adalah aksara Mandailing yakni aksara tiulak-tulak. Sementara bahasa Mandailing merupakan salah satu bahasa dari 746 bahasa di Indonesia,” ujar budayawan Mandailing, Muhammad […]

  • Malaysia Belajar Tangani Napi ke Indonesia

    Malaysia Belajar Tangani Napi ke Indonesia

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Penyebutan penjara di Indonesia dengan “pemasyarakatan” menarik perhatian pihak Maktab Penjara Kerajaan Malaysias. Mereka juga salut melaihat keterampilan warga binaan LP Klas I Tanjung Gusta Medan, khususnya dalam budidaya jangkrik. Komandan Maktab Penjara Kerajaan Malaysia Nawawi Bin Hamid dalam kunjungannya sekaligus studi banding 54 taruna Maktab Penjara Kerajaan Malaysia atau Akademi Pemasyarakatan ke di […]

  • Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Guru harus mampu menjadi garda terdepan dalam membentuk moral dan karakter generasi muda. Guru juga harus memiliki kesabaran menghadapi murid serta mampu membangun kepribadian siswa. Selain itu, sebagai pengajar, guru wajib mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan menanamkan budi pekerti yang luhur, serta berorientasi menjadi siswa yang memiliki kepribadian yang baik dan […]

  • Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    Pengusaha Penggilingan Padi Sebut Harga Gabah di Madina Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pengusaha penggilingan Padi di Kabupaten Mandailing Natal bicara harga gabah. Dari Januari 2025 sampai hari ini belum ada kenaikan, namun dipastikan tak ada penurunan harga. Stok gabah dan beras di awal tahun melimpah. Diketahui Tahun 2025 ini Harga Gabah Basah (HGB) stak di harga Rp.5.600 perkilonya, sementara Harga Gabah Kering […]

  • Sigale-gale akan tampil di depan SBY

    Sigale-gale akan tampil di depan SBY

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tarian khas Sumatera Utara Sigale-gale akan ditampilkan pada hari ulang tahun kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus mendatang. Tarian ini akan dibawakan 53 penari asal Sumut. Para penari ini terdiri dari siswa SMAN 2 Soposurung Balige dan Sanggar Tari Soposurung. Dalam sambutannya saat pelepasan tim penari di Aula Martabe Kantor Gubernur […]

  • Pecatur Madina Kian Handal

    Pecatur Madina Kian Handal

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para atlit catur Mandailing Natal (Madina) kian menujukkan kehandalannya. Satu medali emas dan satu perunggu berhasil disabet dua pecatur Madina dalam laga pada Porwilsu Wilayah 4 di Tarutung, Jum’at (23/5/2014). Peraih medali emas itu atas nama Marihot Sinaga yang tampil pada posisi pertama, medali perunggu atas nama Bode Tanjung berada di […]

expand_less