Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Di Desa Terisolir, Raskin Bukan Beras Miskin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2016
  • print Cetak
Sejumlah penyedia jasa ojek mengangkut beras miskin dari halaman kantor Camat Batang Natal menuju desa terisolir.

Sejumlah penyedia jasa ojek mengangkut beras miskin dari halaman kantor Camat Batang Natal menuju desa terisolir.

BATANG NATAL (Mandailig Online) Beras miskin kadang tak lah menjadi beras miskin, terutama bagi penduduk di desa terisolir.

Beras miskin untuk Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal sudah masuk pekan lalu. Tetapi penduduk miskin harus mengeluarkan ongkos ojek sebesar 1.000 rupiah per kilo gram.

Penduuduk miskin di desa-desa terisolir harus memakai jasa ojek mengangkut beras miskin (raskin) dari kantor kecamatan ke desa mereka. Infrastruktur jalan yang sulit dilalui kenderaan roda empat, menyebabkan ojek (sepeda motor) menjadi pilihan yang terpaksa.

Seperti penduduk miskin Desa Aek Holbung yang jarak tempuhnya mencapai 8 kilometer dari Muara Soma, ibukota kecamatan, harus mengeluarkan ongkos angkut raskin sebesar 1.000 Rupiah per kilogram menggunakan jasa ojek.

Otomatis, penduduk sudah mengeluarkan uang sebesar sekitar Rp 2.850 per kilo gram agar raskin itu sampai di rumah mereka.

Salah seorang pengendara ojek, R. Nasution, mengatakan di Muarasoma pekan lalu, uang jasa atau upah untuk mengangkut raskin mencapai Rp 1000 per kilogram. Upah sebesar itu sudah sangat wajar mengingat jalan yang harus ditempuh masih dipenuhi lumpur, tebing jalanan yang curam, mendaki menurun.

Menyediakan jasa ojek juga sebenarnya bukan pula pekerjaan mudah, tetapi pekerjaan yang berat. Jalanan tanahah yang berbahaya karena bukan jenis aspal, berkelok-kelok, menanjak-menurun, berlumpur licin jika hujan plus jurang yang dalam merupakan kesulitan yang sangat tinggi.

Ongkos sebesar 1.000 rupiah per kilo gram dinilai sebagai yang wajar. Masalahnya adalah infrastruktur jalan yang masih jalan tanah berbahaya. Entah sampai kapan pemerintah memiliki kemauan politik mengaspal jalan ke desa-desa terisolir di Kecamatan Batang Natal agar kenderaan roda empat bisa hilir mudik dengan mudah dan nyaman.

Peliput : MH Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Josua Desmonda Simanjuntak Present Master Program in Faculty of Economics and Management, Department of Agribusiness Bogor Agricultural University, Bogor (Indonesia) Kementerian Pertanian melalui Menteri Pertanian, Amran Sulaiman megklaim bahwa Indonesia telah kembali berhasil melakukan swasembada beras pada tahun 2017, dimana hal ini terjadi terakhir kali pada tahun 1984. Selain beras, beliau juga […]

  • KNPI Desak DPRD Madina Perjuangkan Beasiswa

    KNPI Desak DPRD Madina Perjuangkan Beasiswa

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina yang baru dilantik didesak memperjuangkan kembalinya program beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi. Desakan itu disampaikan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Madina, Tan Gozali kepada Mandailing Online di Panyabungan, Selasa (3/9/2019). Gozali mengungkapkan bahwa beasiswa miskin berprestasi sudah beberapa tahun terakhir ditiadakan Pemkab Mandailing Natal (Madina). Sebelumnya, […]

  • Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Wanda Maryam Syam Mahasiswi Sudah satu tahun lamanya, Covid-19 menetap di Indonesia. Dari berita tak biasa hingga akhirnya menjadi terbiasa kita dengar. Sempat beredar kabar bahwa virus satu ini akan usai, melihat penurunan lonjakan beberapa waktu lalu. Sayangnya, penurunan tersebut segera dimakan oleh berita lonjakan kedua gelombang Covid-19. Berita melonjaknya Covid-19 ini tentunya […]

  • Mobil Dinas Pakai Plat Hitam Berkeliaran di Kota Psp

    Mobil Dinas Pakai Plat Hitam Berkeliaran di Kota Psp

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Satu unit mobil Toyota Kijang Innova yang disinyalir sebagai kendaraan dinas terlihat berkeliaran di Kota Psp menggunakan plat hitam, sehingga tampak seperti kendaraan pribadi. Amatan wartawan kemarin siang, mobil dengan plat BB 1519 F berwarna putih itu tampak pakir di pelataran SMKN 1 Psp. Selang beberapa jam atau sekira pukul 14.15 WIB, mobil […]

  • Berdoa Sebelum Mendaftar

    Berdoa Sebelum Mendaftar

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tim pasangan bakal calon bupati/wakil bupati Madina Safaruddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay melakukan do’a bersama di kediaman Safaruddin Haji, Sipolu-polu, Panyabungan sebelum melangkah mendaftar ke KPU Mandailing Natal (Madina), Selasa (28/7). Pasangan ini didaftarkan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan. Turut hadir di do’a bersama dan pendaftaran antara lain Ketua DPD Partai Golkar Madina, As […]

  • Pemilihan Ketua HMPS HPI STAIN Madina Sukses

    Pemilihan Ketua HMPS HPI STAIN Madina Sukses

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Islam (HMPS HPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal, Sumut, periode 2024-2025 berjalan sukses, Selasa (25/6/2024). Nur Aisyah terpilih sebagai ketua dalam pemilihan langsung. Dia memperoleh 18 suara, menyaingi Affan Muhamad Hasibuan yang memperoleh 15 suara. Pemilihan berlangsung demokratis di gedung […]

expand_less