Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Di Madina Adik Lantik Abang jadi Sekda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Hidayat Batubara selaku Bupati Mandailing Natal (Madina) melantik abangnya, M Daud Batubara sebagai sekretaris daerah (sekda), Selasa (9/8), di aula kantor bupati, kawasan Bukit Paya Loting, Desa Parbangunan, Panyabungan.
Sementara itu, di sejumlah sudut kota, khususnya kawasan jalan lintas Sumatera depan kantor bupati terpampang spanduk, antara lain bertulis “Tolak Pemerintahan KKN”.

Tidak diketahui siap yang membuat dan tujuan pemasangan spanduk itu. Namun, diduga terkait pengangkatan Daud Batubara sebagai Sekda Madina.

Pantauan di kantor bupati, saat acara pelantikan Sekda, aparat dari personil Polres Madina terlihat berjaga – jaga. Soalnya, sehari sebelum pelantikan, beredar pesat singkat (SMS) bahwa mahasiswa dari Aliansi Anti KKN akan melakukan unjuk rasa menolak pemerintahan KKN.

Bupati dalam pidato pelantikan itu mengatakan, mutasi dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dan biasa di lingkungan pemerintahan. Hal itu memang harus dilakukan sebagai bagian dinamisasi dari proses organisasi birokrasi.

“Promosi jabatan akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya. Hal ini akan kita tanggapi secara wajar dan sebagai hal biasa pula,” kata Bupati.

Dikatakan Bupati, pelantikan Sekda ini dilaksanakan untuk mengisi jabatan Sekda yang kosong, agar roda pemerintahan berjalan baik. “Jabatan ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan,” pesan Bupati.

Ia juga berharap setelah dilantiknya Sekda, agar seluruh SKPD menyatukan visi dan misi untuk kemajuan dan kemakmuran Kabupaten Madina.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi I DPRD Madina, Iskandar Hasibuan menilai usulan calon Sekda berbau unsur nepotisme. Pasalnya, salah satu dari 3 nama yang diajuhkan ke Gubsu itu adalah keluarga dari Bupati Hidayat Batubara.

“Kita sangat menyayangkan sikap Bupati Madina yang telah mengusulkan saudaranya sendiri untuk menjadi Sekda. Seluruh masyarakat di Madina tahu bahwa M Daud Batubara merupakan saudara dari bupati. Kita tidak tahu apa yang mendasari bupati mengusulkan saudaranya sendiri sebagai Sekda,” kata Iskandar, Rabu (3/8).

Menurut anggota Fraksi Perjuangan Reformasi ini, bila menyimak kembali janji-janji politik HM Hidayat kepada masyarakat umum saat kampanye Pilkada, maupun pada pertemuan – pertemuan dengan sejumlah tokoh, baik politik maupun lembaga lainnya, berjanji tidak akan menempatkan keluarganya di jajaran Pemkab Madina.

“Semua apa yang telah disampaikan Bupati itu hanya memuaskan sementara,dan apa yang telah disampaikan Bupati Madina tidak sesuai perbuatan yang dilakukannya. Namun bila melihat Bupati Madina yang masih muda, soal birokrasi, bukan tidak mungkin diduga ada orang ataupun oknum – oknum mencoba menyetir Bupati dalam setiap kebijakannya,” kata Iskandar.

Iskandar yakin bupati menyadari apa yang telah dilakukannya tidak sesuai dengan hati nuraninya, bila melihat masih banyak pejabat senior di lingkungan Pemkab Madina yang lebih layak dan pantas untuk diusulkan menjadi Sekda. (zamharir rangkuti)
Sumber :medanbisnisdaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilusi Kemerdekaan Kurdi

    Ilusi Kemerdekaan Kurdi

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: M. Ma’ruf Direktur-Religious Democracy Institute …….Kurdi sudah pasti tidak akan mendapatkan kemerdekaan sebagai negara normal, tapi kemungkinan besar malah akan menjadi daerah jajahan baru sebagai tempat pangkalan militer AS dan Israel untuk bermimpi menyerang Iran melalui tangan suku Kurdi…….   Eforia berita hasil referendum kemerdekaan Kurdi terus menghiasi media lokal dan Internasional. Komisi […]

  • SAH! Pembahasan Revisi UU KPK Resmi Ditunda

    SAH! Pembahasan Revisi UU KPK Resmi Ditunda

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Pembahasan revisi UU KPK untuk sementara ini ditunda kelanjutannya. Keputusan itu diambil setelah Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK dan DPR  secara terpisah di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2). “Dalam revisi UU KPK dan tadi setelah berbicara banyak mengenai revisi UU KPK, kami sepakat bahwa revisi ini sebaiknya tidak dibahas saat […]

  • Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

    Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ratusan sudah nama “Mandheling Coffee” diproduksi puluhan negara dan menjadi salah satu bubuk kopi bergengsi di dunia internasional. Nomenclatur “Mandheling Coffee” pada merek dagang kopi di pasar internasional telah menobatkan nama Mandailing sangat terkenal di dunia. Tetapi, kopi Mandailing justru saat ini nyaris tak terlihat di tanah Mandailing. Kebun-kebun kopi rakyat di Mandailing surut […]

  • Madina Terima Sertifikat Bebas Frambusia

    Madina Terima Sertifikat Bebas Frambusia

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    Lombok Tengah (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menerima sertifikat Kabupaten/Kota Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan. Penerimaan sertifikat tersebut dilakukan di sela-sela peringatan Hari Malaria Sedunia di Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (31/5). Wakil Bupati Atika yang dihubungi Rabu (1/6) membenarkan penerimaan […]

  • Arus Banjir Berlumpur

    Arus Banjir Berlumpur

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang perempuan penduduk Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Sabtu (18/12/2021) berjalan di genangan arus banjir berlupur di pemukiman. Pemukiman desa ini berada di kawasan pinggiran Sungai Batang Gadis sehingga luapan air sungai yang sampai ke pemukiman ini sangat pekat bercampur lumpur. Foto: Jakfar Nasution

  • Atika: BPBD Garda Terdepan di Lokasi Bencana

    Atika: BPBD Garda Terdepan di Lokasi Bencana

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) adalah garda terdepan menanggulangi bencana. Oleh karena itu, dukungan peralatan patut dipenuhi agar BPBD bisa gesit di segala medan bencana. Di sisi lain, kemampuan keuangan Pemkab Mandailing Natal (Madina) masih terbatas. Kondisi itu harus diperhatikan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) terutama pemenuhan peralatan untuk daerah. Itu […]

expand_less