Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Diduga Korupsi 13 M di Dinas Pendidikan, Massa LMHA-RI Unjukrasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
  • print Cetak

Unjukrasa LMHA-RI di kantor bupati Madina

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Massa dari LMHA-RI mlakukan unjukrasa ke kantor Bupati Mandailing Natal, Kamis (5/10/2017) meminta bupati mengusut dugaan korupsi di Dinas Pendidikan.

Massa yang berjumlah hampir 100 orang itu mencuatkan adanya uigaan korupsi sekitar 13 milyar rupiah dana APBD Mandailing Natal pada tahun anggaran 2016.

Dugaan korupsi itu berdasar hasil investigasi Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Monitoring Hukum dan Anggaran Republik Indonesia (DPC LMHA-RI) Kabuapten Mandailing Natal (Madina).

Dalam surat pernyataan DPC LMHA-RI Madina, dinyatakan item-item program yang diduga menjadi ajang korupsi itu meliputi, pembangunan gedung sekolah sebesar Rp. 2.900.000.000; pengadaan mobiler sekolah sebesar Rp. 1.800.000.000; pemeliharaan rutim/berkala ruang kelas sekolah sebesar Rp 4.731.681.425;  pembangunan pagar sebesar Rp. 2.550.000.000; dana pendamping biaya operasional sekolah (BOS) sebesar Rp. 151.465.700; pengadaan buku pelajaran untuk SD dan SMP sebesar Rp. 400.000.000 dan pengadaan buku baca tulis Qur’an sebesar Rp 1.000.000.000.

Massa meminta bupati melakukan langkah-langkah bagi pengusutan korupsi di Dinas Pendidikan Mandailing Natal serta pemecatan pejabat yang terbukti korupsi. Mereka juga mendesak Kejaksaan Negeri Panyabungan untuk melakukan pengusutan dan memenajarakan oknum-oknum yang terlibat.

Dalam surat pernyataan DPC LMHA-RI Madina, dinyatakan bahwa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal adalah orang yang bersentuhan langsung dengan seluruh program di instansi itu. Dan seharusnya mampu merubah wajah dunia pendidikan di Negeri Beradat Taat Beribadat ini.

Koordinator Aksi, Rahmad Arbaal Pulungan dan Kordinator Lapangan Hendra Lubis dan Ketua Umum DPC LMHA-RI Madina, Reski mengharapkan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dan menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada  yang terbukti korupsi.

Selain ke kantor bupati, massa juga melakukan unjukrasa ke kantor Dinas Pendidikan Mandailing Natal. Sayangnya, tak ada pejabat yang menerima pengunjukrasa di kantor bupati. Sementara di kantor Dinas Pendidikan, mereka diterima Kabid Dikdas, Dollar Aprianto.

Dollar menyatakan, bahwa setiap program kegiatan dan penggunaan dana Negara di Dinas Pendidikan Mandailing Natal selalu diawasi oleh auditor.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Atika: Pemkab Madina Bercita-cita Jadi Pionir Inovasi di Sumut

    Wabup Atika: Pemkab Madina Bercita-cita Jadi Pionir Inovasi di Sumut

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan bahwa Pemkab Madina bercita-cita menjadi pionir inovasi di Sumatera Utara (Sumut). Hal itu disampaikan Atika usai berkunjung ke Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa (22/2) kemarin. “Kami bercita-cita agar Mandailing Natal bisa jadi pionir inovasi di […]

  • Tambang Martabe Bantu 13 Poktan di Tapsel

    Tambang Martabe Bantu 13 Poktan di Tapsel

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Medan, – PT Agincourt Resources – Tambang Emas Martabe memberikan bantuan pupuk 24,5 ton, bibit padi 7,5 ton dan alat penyemprot 24 unit kepada 13 kelompok tani (Poktan) di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (2/8). Bantuan berupa pupuk, masing-masing kelompok menerima rata-rata 1,5 ton – 2 ton, bibit padi rata-rata 500 kg dan […]

  • Surat Edaran Bupati Terkesan Lambat

    Surat Edaran Bupati Terkesan Lambat

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Surat Edaran Bupati Mandailing Natal H. M. Ja’far Sukhairi Nasution yang memerintahkan ASN dan honorer untuk mengikuti vaksinasi dinilai sudah tepat, tapi terkesan terlambat. Hal itu disampaikan anggota fraksi Partai Golkar DPRD Madina Zubaidah Nasution ketika dihubungi Mandailing Online pada Rabu (3/11) siang di Panyabungan. “Langkah ini sudah tepat. Meski […]

  • Kadin-Pemkab Bahas Pemetaan Potensi Ekonomi Madina

    Kadin-Pemkab Bahas Pemetaan Potensi Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dituntut melakukan pemetaan potensi ekonomi berdasar geografis untuk pengembangan ekonomi. Pemetaan itu bertujuan agar diketahui apa saja yang bisa dikembangkan sesuai potensi wilayah masing-masing. Itu salah satu poin yang disampaikan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Madina Bahran Saleh Daulay pada pertemuan Kadin Madina dengan Bupati Madina Saipullah Nasution dan […]

  • MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) memerintahkan pemerintah mencabut aturan yang membolehkan hutan lindung diubah menjadi perkebunan. Itu putusan MA yang mengabulkan permohonan judicial review yang diajukan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 104 Tahun 2015. Putusan MA sebagaimana dikutip dari website MA, Selasa (31/12/2019). PP yang dimaksud adalah […]

  • PT. ALN Harus Minta Tanggungjawab 4 Kades, Camat dan Kadishut Madina

    PT. ALN Harus Minta Tanggungjawab 4 Kades, Camat dan Kadishut Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Dugaan Pemalsuan dan Rekayasa Penyerahan Lahan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika PT. Agro Lintas Nusantara (PT.ALN) merasa dirugikan secara materil maupun moril terkait penyerahan lahan oleh para kepala desa kepada perusahaan itu, sebaiknya PT. ALN meminta tanggujawab pihak-pihak tersebut. Itu dikatakan Wakil Sekretaris LP4M, Abri Perwira, SH. MH dalam siaran pers-nya diterima Mandailing Online, […]

expand_less