Senin, 16 Mar 2026
light_mode

Dilema Lokasi PT SMGP Dekat Pertanian Warga, Hingga Persoalan Sosialisasi Amdal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
  • print Cetak

Satu warga dievakuasi ke RSU Panyabungan setelah keracunan dari uap sumur pembangkit listrik tenaga panas bumi di Sibanggor, Mandailing Natal (25/1/2021)

JAKARTA (Mandailing Natal) – Saptar, perwakilan warga Mandailing Natal, Sumatera Utara mengungkap area Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sorik Marapi yang dioperasikan PT SMGP berjarak dekat dengan aktivitas pertanian masyarakat.

Diketahui, lima orang warga meninggal dunia dan puluhan lainnya luka akibat gas beracun yang diduga berasal dari uji coba pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi PLTPB Sorik Marapi di Sibangor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal pada Senin (25/1) lalu.

“Radius aktivitas masyarakat kalau kita pikir itu kurang dari 100 meter. Salah satu contoh tragedi tanggal 25 kemarin, lokasi pengeboran sumur hanya berbatas dinding pagar seng,” katanya dalam siaran langsung YouTube JATAM Nasional, Senin (1/2) dilansir CNN Indonesia.

Saptar mengatakan aktivitas pertanian masyarakat berada persis dibalik pagar seng yang membatasi kawasan PTLPB tersebut. Menurutnya, pihak pengelola tak pernah mensosialisasi kepada masyarakat terkait potensi bahaya aktivitas PLTPB itu.

Ketika PLTPB dibangun, kata Saptar, masyarakat hanya mendapat kabar dari mulut ke mulut. Ia mengatakan bahwa para warga juga tak pernah mendapat penjelasan terkait analisis dampak lingkungan (amdal) dari perusahaan.

CNNIndonesia.com telah berupaya mengkonfirmasi hal ini kepada bagian hubungan masyarakat KS Orka Syahrini Nuryanti sebagai perwakilan dari PT Sorik Marapi Geothermal Power, pengelola PLTPB Sorak Merapi, namun belum mendapat jawaban.

Melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP Eddiyanto melaporkan terdapat 35 warga yang sempat menjalani perawatan karena insiden kebocoran gas beracun, dan 5 di antaranya masih dirawat di rumah sakit.

“Kami menegaskan bahwa perusahaan akan bertanggungjawab dan berkomitmen untuk memastikan penyelesaian masalah-masalah yang timbul dari musibah tersebut,” kata Eddiyanto.

Eddiyanto menjelaskan insiden tersebut terjadi ketika perusahaan tengah melakukan uji coba pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi. Pihak kepolisian masih mendalami duduk perkara dari insiden tersebut.

Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mengatakan bukan pertama kali sektor energi panas bumi menelan korban jiwa maupun menimbulkan potensi bahaya. Semburan uap dari pengeboran panas bumi PLTPB di Solok Selatan juga menelan nyawa pekerja pada 2018.

Pada April 2020, semburan uap serupa kembali ditemukan pada PLTPB IJEN di Blawan Ijen, Jawa Timur yang dikelola oleh PT Medco Cahaya Geothermal.

“Setiap tahun kita bisa temukan peristiwa semburan uap yang berkaitan dengan proyek atau operasi panas bumi,” kata Koordinator JATAM Merah Johansyah.

Merah menilai kondisi ini kemudian diperburuk dengan penerapan Pasal 5 ayat (1) UU Cipta Kerja yang mendukung ekspansi energi panas bumi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kawasan Hutan Produksi, Kawasan Hutan Lindung, Kawasan Hutan Konservasi dan wilayah Laut.

Di sisi lain, kata Merah, hak veto masyarakat dihilangkan melalui Pasal 43 UU Ciptaker, di mana pemakai tanah di atas tanah negara dan/atau pemegang hak diwajibkan memberi izin aktivitas usaha di tanahnya kepada pemegang perizinan berusaha panas bumi.

“Ini pembunuhan terhadap hak veto, jadi tidak ada lagi persetujuan masyarakat. Dihapuskan oleh diksi wajib ini. Jadi kalau mereka sudah sampaikan rencananya. Maka masyarakat dianggap wajib mengizinkannya,” ujarnya.

Sumber dikutip dari : CNN Indonesia
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kandungan Klorin di Pembalut Berbahaya? Ini Tanggapan Kemenkes

    Kandungan Klorin di Pembalut Berbahaya? Ini Tanggapan Kemenkes

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Kaum perempuan, tampaknya, harus ekstrahati-hati dalam memilih pembalut atau pantyliner. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) baru saja merilis temuan terkait dengan penggunaan bahan berbahaya pada pembalut atau pantyliner. Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menyampaikan, pihaknya melakukan penelitian sejak Januari hingga Maret 2015 mengenai masalah itu. Ada sembilan merek pembalut dan tujuh […]

  • Honorer di Atas 2005 Jadi Pegawai Outsourching

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah memastikan tidak akan ada lagi pengangkatan CPNS dari tenaga honorer selain kategori satu (K1) dan dua (K2). Hal ini sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 jo PP 56 Tahun 2012, yang sudah sangat jelas mengatur bahwa yang diangkat CPNS hanya honorer tertinggal K1 dan K2. “Kita harus konsisten kepada […]

  • Raja Pidoli Lombang Himbau Masyarakatnya Pilih Paslon 1 Harun- Ichwan pada Pilkada Madina

    Raja Pidoli Lombang Himbau Masyarakatnya Pilih Paslon 1 Harun- Ichwan pada Pilkada Madina

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ) : Dianggap bisa menyelesaikan persoalan masyarakat ke depan, Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution sengaja diundang untuk hadiri pengajian mingguan emak emak desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan. Harun didampingi abangnya Mudir Pondok Pesantren Mustafawiyah Purba Baru H. Mustafa Bakti dan sejumlah ustdz. Acara pertemuan […]

  • Aswin Parinduri Daftar di Demokrat dan PKS

    Aswin Parinduri Daftar di Demokrat dan PKS

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Aswin Parinduri hari ini mendaftar di Partai Demokran dan PKS. Aswin Parinduri yang didampingi rombongan dari DPD Partai Golkar Madina lebih dulu mendaftar di sekretariat DPC Partai Demokrat Madina di Panyabungan, Selasa siang (19/11/2019). Beliau diterima Ketua DPC Partai Demokrat Madina, Harminsyah Batubara dan […]

  • Wakapolri Sebut Polisi Tukang Setor seperti Keledai

    Wakapolri Sebut Polisi Tukang Setor seperti Keledai

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengkritisi budaya setor yang masih ada di tubuh Polri. Hal itu disampaikan Samad dalam diskusi pekan antikorupsi di Jakarta, Rabu (11/12). Dalam diskusi yang juga menghadirkan Wakapolri Komjen (Pol) Oegroseno itu Samad mengatakan, sebenarnya ada semangat dari polisi-polisi muda untuk merubah budaya setor di Polri. Namun, […]

  • Hilangnya Detektor Gas Mengancam Nyawa Masyarakat

    Hilangnya Detektor Gas Mengancam Nyawa Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terungkapnya penyebab hilangnya alat detektor gas yang terpasang di permukiman warga dekat wilayah kerja perusahaan (WKP) PT SMGP dinilai dapat mengancam nyawa masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Selasa (29/3), ketika dimintai tanggapan terkait adanya warga yang disuruh pihak perusahaan mengambil detektor gas tersebut. “Siapa pun pelakunya sangat […]

expand_less