Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Eddy Rangkuty Minta Tambang Emas Batang Toru Dihentikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

Tapsel. Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Sumut IV, Eddy Rangkuty meminta agar penambangan emas di BatangToru, Tapanuli Selatan (Tepsel) dihentikan. Hal itu dikatakan politisi PDIP ini usai reses ke daerah pemilihannya di Tapanuli bagian selatan (Tabagsel).
Ditemui di Kantor DPC PDIP Tapsel, Jalan Mawar, Kelurahan Ujung Padang, Padangsidimpuan, Rabu (8/2), Eddy menjelaskan, apapun alasannya, PT Agincourt sebagai investor harus mengurungkan rencananya memulai penambangan emas pada Maret mendatang.

Sebab, katanya, dalam banyak hal masih terdapat kejanggalan, keanehan, ketidakjujuran, ketidakterbukaan dan hal-hal berbahaya lainnya, terutama jika masalahnya dikaji dari sudut kepentingan masyarakat.

Saat ini, katanya telah berkembang 3 situasi psikologis di tengah-tengah masyarakat Batang Toru dan sekitarnya. Pertama, sikap segelintir masyarakat yang diliputi eforia kesenangan karena sudah lama mendapatkan keuntungan yang berlimpah dari kehadiran perusahaan tambang emas itu.

Kedua, sikap sejumlah kecil masyarakat yang tak peduli dengan kehadiran perusahaan tambang emas tersebut. Ketiga, yang paling dominan, sikap masyarakat yang mulai gelisah mendengar akan dimulainya eksploitasi penambangan emas di daerah mereka.

Rangkuty menuturkan, situasi yang terbilang kritis tersebut sudah makin berkembang sejak akhir tahun lalu. Tapi anehnya pihak perusahaan dan para pemimpin di daerah ini seperti tidak mau tahu dengan suasana psikologis yang dialami masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan pertambangan.

“Nampaknya pihak investor dan penguasa lebih suka mengkaji keuntungan yang akan didapat setelah pertambangan beroperasi daripada memikirkan kegelisahan masyarakat,” keluhnya.
Padahal, kata Rangkuti, dari hasil pantauannya selama mengadakan reses, mulai terlihat adanya gesekan kecil di tengah-tengah masyarakat, yang merupakan suara-suara ketidakpuasan, dibarengi dengan provokasi yang bersifat massif dan sistemik.

“Saya tidak mengerti mengapa seperti tidak ada yang peduli. Apakah semua pihak masih harus menunggu terjadinya situasi seperti di daerah lain seperti Bima,” sebutnya.

Karena itulah ia mendesak agar pihak perusahaan berkenan menghentikan, membatalkan atau setidak-tidaknya mengurungkan ambisinya untuk memulai tahapan eksploitasi pertambangan emas.

“Tak ada jalan lain. Pihak perusahaan harus rela menjadwal ulang rencananya untuk melakukan eksploitasi besar-besaran atas harta kekayaan yang terpendam di Tapsel,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta pihak perusahaan dan pemerintah melakukan sosialisasi yang jujur, terbuka dan jauh dari kebohongan. Sebab sosialisasi yang dilakukan selama ini masih penuh dengan intrik-intrik manipulasi, khayalan dan hal-hal berbau kebohongan.

“Jangan sampaikan angan-angan. Itulah sebabnya mengapa harus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Masyarakat jangan hanya dicekcoki dengan cerita manis dan angin sorga dan dibekali dengan iming-iming keuntungan yang belum pasti. Masyarakat juga berhak tahu hal negatif apa yang akan mereka terima nantinya jika eksploitasi dimulai,” paparnya.

Yang pasti, menurut Eddy, sampai saat ini belum ada usaha pertambangan besar yang membawa kemakmuran bagi masyarakat di sekitarnya. Karena hampir semua keuntungan dari hasil tambang ‘ditelan’ oleh perusahaan dan sebagian diberikan ke pemerintah pusat.

“Yang kita lihat dan dengar hanyalah cerita pahit, kemiskinan yang makin parah, lingkungan yang menjadi rusak akibat dari pengerukan hasil kekayaan alam dan kisah sedih lainnya,” ujar Eddy.
(ikhwan nasution.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Polres Madina melaksanakan rekonstruksi ulang tragedi pembunuhan di Desa Janji Matogu, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina), Selasa (29/8/2017). Rekonstruksi dipimpin Kapolres Madina, AKBP Martry Sonni. Hadir penasehat hukum tersangka, Ridwan Rangkuti, SH.MH. Peristiwa itu terjadi pada 2 Agustus 2017, dimana DS (40) diduga membunuh istrinya Dewi Huatagalung (35) […]

  • Madina Sabet 2 Emas di Porprovsu

    Madina Sabet 2 Emas di Porprovsu

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Kontingen Mandailing Natal berhasil meraih 2 emas dari dua cabang olah raga di Porprovsu (Pekan Olahraga  Provinsi Sumatera Utara). “Dari 8 cabang yang kita ikuti, berhasil meraih emas dari pencak silat dan angkat berat,” kata Ketua Rombongan Kontingen Madina, Rahmat Hidayat S.Pd dari lokasi pertandingan, Medan kepada wartawan melalui telepon […]

  • Tak Berkategori

    Pemkab Gelar Operasi Bibir Sumbing

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kesehatan, RSU Panyabungan dan Kantor Malaria, Mandailing Natal (Madina) mengadakan operasi bibir sumbing gratis dipusatkan di RSUD Panyabungan. Kegiatan ini berlangsung sejak 17 hingga 18 Mei 2013. Operasi itu melibatkan dokter-dokter ahli bedah dan anastesia dari RSU Adam Malik Medan. Operasi gabungan instansi ini terselenggara atas kerja sama dengan pihak […]

  • 14 Ranperda Terpendam 1 Tahun di DPRD Palas

    14 Ranperda Terpendam 1 Tahun di DPRD Palas

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS (Mandailing Online) – Sebanyak 14 rancangan peraturan daerah (Ranperda) Kabupaten Palas terpendam hampir satu tahun lamanya di Sekretariat DPRD Palas dan tidak dibahas oleh anggota DPRD Palas atau sejak 2012. Dimana sesuai hasil informasi dari sekretariat DPRD Palas, berdasarkan surat Bupati No.1888-34/8061/2012 tanggal 12 Desember TA 2012 dan Nomor 180/596/2013 tanggal 30 Januari 2013 […]

  • Puluhan Siswa PAUD dan TK Ikuti GAN di Paluta

    Puluhan Siswa PAUD dan TK Ikuti GAN di Paluta

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PALUTA (Mandailing Online) – Puluhan peserta dari berbagai tingkat PAUD, SD dan TK se-Padang Lawas Utara (Paluta) ikut ambil bagian dalam Gebyar Anak Nusantara, Selasa – Rabu (26-27/11). Kegiatan itu berlangasung di lapangan utama SMA Negeri 1 Padang Bolak, Kecamatan Padang Bolak. Kegiatan itu dalam rangka Hari Guru, memperebutkan trophy Bunda PAUD Paluta, […]

  • Anggota DPRD Madina Sesalkan Tidak Dilibatkan di tim Monev Perkebunan.Husni Iskandar Gamang Membayangkan Apabila Masalah Konflik Perkebunan Dibiarkan Bupati Belarut larut

    Anggota DPRD Madina Sesalkan Tidak Dilibatkan di tim Monev Perkebunan.Husni Iskandar Gamang Membayangkan Apabila Masalah Konflik Perkebunan Dibiarkan Bupati Belarut larut

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Anggota komisi II DPRD Madina Zainal Simbolon kritik pemerintah daerah yang tidak melibatkan Forkopimda masuk dalam tim monitoring evaluasi perkebunan di Madina. Ia menilai Pemerintah ingin bekerja sendiri sementara masyarakat yang merasa hak nya di zolimi perusahaan lebih duluan mengadu ke DPRD. ” saya kesal harusnya tim monitoring evaluasi yang […]

expand_less