Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Elpiji Mulai Langka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
  • print Cetak

12 Kg Dijual Rp130 Ribu

PALUTA- Dua pekan terakhir, warga Gunung Tua, Padang Bolak, Paluta mengeluhkan stok gas elpiji ukuran 12 kilogram (kg) yang mengalami kelangkaan. Jikapun ada, harganya mencapai Rp130.00 per kg.
Biasanya gas elpiji tabung 12 kg dijual dengan harga Rp85.000, tapi karna keberadaannya langka, harganya mencapai Rp100.000 hingga Rp130.000 per tabung. Warga terpaksa membeli gas 3 kg yang harganya lebih murah.
Tina Siregar (25), warga Gunung Tua, mengaku kaget meningkatnya harga Gas Elpiji berukuran 12 kg, dirinya harus membayar sedikitnya Rp100.000 per tabung “ Saya sudah keliling Kota Gunung Tua untuk mencari gas ukuran 12 kg, namun semua stok di agen kosong dan bahkan tabung kosong menumpuk di setiap agen. Jikapun ada didapat, harganya melambung tinggi,” ujarnya kepada METRO, Senin (30/1).
Ibu satu anak ini menyebutkan, dirinya kesulitan mendapatkan gas 12 kg yang biasa digunakan untuk keperluan memasak, dan saat ini dia terpaksa menggunakan gas elpiji 3 kg untuk sementara waktu menjelang mendapat gas tersebut.
“Dari kemarin gas di rumah saya sudah kosong dan saya kesulitan untuk mengisi tabung gas yang sudah kosong serta kebetulan sekali tabung gas yang saya gunakan adalah tabung gas yang berukuran 12 kg, terpaksalah beralih ke ukuran 3 kg,” sebutnya.
Senada juga diungkapkan, Indah Harahap (34), ibu rumah tangga di Jalan Merdeka Gunung Tua ini mengeluhkan hal itu. Akibat sulit mendapatkan gas elpiji, ia mengaku terpaksa beralih menggunakan kayu bakar.
“Memang memasak pakai gas gampang dan mudah didapat. Tapi sekarang sulit didapat dan haganyapun sudah mahal. Terpaksalah kembali beralih kami ke kayu bakar,” ungkapnya.
Beberapa toko yang menjual gas elpiji juga mengeluhkan atas kelangkaan gas elpiji 12 kg tersebut. Sebut saja H Hasibuan (34). Menurutnya, kelangkaan gas elpiji 12 kg ini sudah terjadi sepekan terakhir ini, sehingga ia tidak lagi menjual gas elpiji ukuran 12 kg karena pasokan tidak ada lagi.
“Kalaupun ada, harganya terpaksa kami naikkan karena kami tidak mencari di Pertamina (SPBU), tetapi mengumpulkan juga dari pada pedagang di Medan, yang mau kami beli gasnya,” terangnya.
Ia mengaku para pedagang terpaksa menjual dengan harga yang lebih mahal Rp100.000 hingga Rp140.000 per tabung ukuran 12 kg. ‘Sekarang kami terpaksa tidak menjual gas elpiji 12 kg karena mahal dan menunggu saja mudah-mudahan bulan Februari nanti (harga) sudah bisa normal. Jika kelangkaan gas ini jika tidak segera diantisipasi harga jualnya akan naik dan bahkan naiknya akan sangat drastis,” pungkasnya mengairi. (thg/mer.metrotbagasel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hj Lely Artati Gugat Pimpinan DPRD Madina dan DPP Partai Hanura

    Hj Lely Artati Gugat Pimpinan DPRD Madina dan DPP Partai Hanura

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konflik pergantian Ketua DPRD Madina resmi masuk ke ranah hukum. Hj. Lely Artati yang diberhentikan secara sepihak dari jabatan ketua DPRD Madina, melakukan gugatan terhadap pimpinan DPRD Madina sebagai Tergugat I dan DPP Partai Hanura sebagai Tergugat II di Pengadilan Negeri Mandailing Natal, Selasa (3/7/2018). Melalui kuasa hukumnya dari Law Office […]

  • Bupati Madina Sampaikan LKPJ TA 2012

    Bupati Madina Sampaikan LKPJ TA 2012

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menyampikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2012 kepada DPRD Madina dalam rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua Safaruddin Ansari Nasution, Rabu (17/4). Bupati dalam nota pengantarnya mengatakan, bahwa LKPJ ini merupakan laporan penyelenggaran pemerintah selama satu tahun anggaran, juga sebagai salah satu […]

  • Pengurus Sema dan Dema IAIN Padangsidimpuan Banyak dari Madina

    Pengurus Sema dan Dema IAIN Padangsidimpuan Banyak dari Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Kepengurusan Dewan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa IAIN Padangsidimpuan dilantik, Rabu (23/10/2019). Pelantikan berlangsung di aula Biro IAIN Padangsidimpuan. Wakil Ketua Senat Mahasiswa IAIN Padangsidimpuan, Tagor Muda yang turut dilantik, mengatakan ucapan terimakasih kepada kepengurusan Dewan Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA) periode 2018-2019 yang sudah memberikan sumbangsihnya selama periodeisasi, baik […]

  • Dahlan Hasan : Aswin Parinduri Selalu Dampingi Saya ke Jakarta

    Dahlan Hasan : Aswin Parinduri Selalu Dampingi Saya ke Jakarta

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa Aswin Parinduri merupakan tokoh yang memiliki perhatian kuat dalam pembangunan Mandailing Natal. Aswin Parinduri selama ini sangat banyak meluangkan waktu membantunya di Jakarta untuk meyakinkan pemerintah Indonesia dalam memperoleh dukungan pembangunan daerah. “Pak Aswin lah yang selama ini selalu mendampingi saya ke Jakarta,” ungkap […]

  • Presiden Surati Pemimpin Myanmar Soal Rohingya

    Presiden Surati Pemimpin Myanmar Soal Rohingya

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bogor, (MO- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan dirinya telah mengirim surat kepada Presiden Myanmar Thein Sein untuk menyelesaikan masalah etnis Rohingya dengan sebaik-baiknya. “Tadi malam saya siapkan surat. Insya Allah terkirim kepada Presiden Thein Sein (Presiden Myanmar), ungkapkan harapan Indonesia ke Pemerintah Myanmar untuk selesaikan permasalahan etnis Rohingya dengan sebaik-baiknya,” kata Presiden dalam konferensi pers […]

  • Sungai Bisa Jadi Sumber Penyakit. Ini Penjelasan Kadinkes Madina

    Sungai Bisa Jadi Sumber Penyakit. Ini Penjelasan Kadinkes Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kesehatan Madina Dr. Faisal Situmorang ungkap bahaya pada kesehatan jika sampah terus mencemari sungai. Pasalnya, Fenomena seperti Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, iritasi kulit, gatal gatal, diare dan lainnya bersumber dari lingkungan yang kotor atau sungai yang tercemar. “Bahaya kalo sungai jadi sarangnya sampah, yang pasti itu bisa […]

expand_less