Ekonomi

Fahrizal Salurkan Bantuan Benih Ikan Jurung dan Ikan Mas

Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution menaburkan benih jurung di Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan, Rabu (14/9/2022).

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah desa di Kabupaten Mandailing Natal memperoleh bantuan benih ikan, disalurkan Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution.

Penyerahan berlangsung di Desa Manyabar dan Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan, Rabu (14/9/2022).

Benih ikan ada dua jenis. Benih ikan mas diperoleh petani Desa Manyabar.

Benih jurung dengan total 900 ekor diperoleh kelompok perikanan air deras sepanjang Sungai Aek Pohon. Yakni Desa Salambue (Kecamatan Panyabungan); Desa Padanglaru, Gunung Baringin, dan Tobingtinggi (Kecamatan Panyabungan Timur).

Turut mendampingi Fahrizal, antara lain Kepala Bidang Budidaya dan Produksi Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut, Hasbir Batubara serta Syafruddin Nasution (sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Madina).

Pemberian bantuan benih ikan jurung tersebut merupakan tindak lanjut reses yang dilakukan Fahrizal Efendi beberapa waktu lalu. Saat itu, seorang pengurus “Lubuk Larangan” menyampaikan keinginan masyarakat mendapatkan bantuan benih ikan jurung dari Pemprov Sumut.

Aspirasi yang disampaikan warga tersebut pun diperjuangkan wakil rakyat dari Dapil 7 Sumut, itu melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Sumut dan dianggarkan pada APBD Sumut 2022. “Ini hasil perjuangan 2021,  baru saat ini pelaksanaannya. Mudah-mudahan bermanfaat,” kata Farizal Efendi.

Dia mengatakan dengan ditaburnya 9.000 benih ikan jurung tersebut, diharapkan turut membantu ekonomi masyarakat dan pembangunan desa.

“Pendapatan panitia saat pembukaan ‘Lubuk Larangan” diharapkan meningkat. Dana yang didapat bisa dimanfaatkan untuk kepentingan sosial. Selain untuk anak yatim, juga dapat dipakai untuk  pembangunan sarana ibadah atau pendidikan yang ada di desa tersebut,” katanya.

Hasbir Batubara menyebutkan, sebenarnya pemberian benih ikan jurung di Madina bukan kali pertama. Tahun 2021 lalu, hal serupa juga pernah dilakukan di daerah Kotonopan.

“Tiap tahun anggaran pengadaan benih ikan selalu ada, namun lokasi pemberian bantuan berpindah-pindah. Tergantung permintaan. Kali ini, bantuan benih di Madina atas  perjuangan Pak Fahrizal Efendi,” katanya.

Menurut Hasbir Batubara, berdasarkan pengalaman mereka, tingkat hidup benih ikan jurung pasca ditabur hingga bisa dipanen mencapai 90 prosen. “Ideal masa panen sekitar 8-10 bulan,” katanya.

Benih Ikan Mas
di Desa Manyabar

Di Desa Manyabar, Fahrizal menyerahkan 36 ribu ekor benih ikan mas kepada empat kelompok tani, Rabu (14/9).

Selain 36 ribu ekor benih ikan mas, Fahrizal Efendi juga menyerahkan 220 kg pakan per kelompok.

“Kita harapkan bantuan ini dapat membantu kelompok tani,” kata anggota DPRD Sumut dari Fraksi Hanura tersebut.

Fahrizal menyerahkan benih ikan mas di Desa Manyabar.

Pada kesempatan itu, Fahrizal Efendi  antara lain didampingi Kepala Bidang Budidaya dan Produksi Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut Hasbir Batubara, Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Madina Syafruddin Nasution,  serta Juniah Hannum (kepala Bidang Budidaya dan Produksi Dinas Perikanan dan Kelautan Madina).

Bantuan benih ikan mas beserta pakan untuk empat kelompok tani di Desa Manyabar berawal adanya aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Fahrizal Efendi saat melakukan reses beberapa waktu lalu.

Saat itu, Fahrizal Efendi duduk di Komisi B, yang antara lain membidangi perikanan. Aspirasi masyarakat itu lantas diperjuangkan wakil rakyat dari Dapil 7 Sumut ini melalui APBD 2022. Lalu, dianggarkan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut.

Bantuan benih ikan ukuran 8-10 cm ini diharapkan dapat membantu produksi ikan mas di Madina. “Perlu ada upaya nyata agar produksi ikan mas daerah kita tumbuh kembali. Pada jangka panjang, perlu kepastian produksi, baru kita bisa stop ikan dari luar,” kata Fahrizal Efendi.

Menurutnya, petani Madina sangat antusias ingin mengembangkan usaha budidaya ikan mas, namun mereka dihadapkan berbagai kendala. Antara lain masalah benih dan biaya pakan.

Karena itu, dalam kaitan produksi ikan mas menuju swasembada, ujar Fahrizal Efendi, Madina belum bisa dikatakan berbenah tetapi masih harus kerja keras. “Persoalannya terkadang, antara program dan anggaran tidak sesuai. Inilah yang harus kita benahi,’ katanya.

Fahrizal Efendi berharap pada tahun-tahun mendatang Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut tetap menganggarkan bantuan benih ikan mas kepada kelompok tani di Madina. “Jika memungkinkan jumlah benih dan penerima dapat ditambah, “ sebut Fahrizal Efendi.

Hasbir Batubara menyatakan bangga dengan petani Madina yang begitu semangat menerima bantuan benih ikan mas tersebut. “Tentu saja dengan dukungan wakil rakyat, kami akan berupaya terus memberikan bantuan benih ikan kepada petani Madina. Bahkan jika memungkinkan anggarannya ditambah,” katanya.

Ia mengingatkan kelompok tani memelihara benih ikan mas bantuan dengan baik agar bisa dipasarkan, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Dengat raut wajah sumringah, Ramli Nasution menyampaikan terima kasih kepada Fahrizal Efendi yang sudah mampu memperjuangkan aspirasi yang mereksa sampaikan saat reses beberapa waktu lalu. “Bantuan benih ikan ini akan kami pelihara dengan baik sehingga bisa dipasarkan,” katanya.

Editor: Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.