Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

FILM “BIOLA NAMABUGANG” KEMBALI MENJADI OBJEK PENELITIAN

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Popularitas film daerah berbudaya Mandailing, “Biola Namabugang”, belum juga memudar sejak dirilis akhir tahun 2011 lalu. Film yang menceritakan tokoh Kareen yang diperankan oleh Aulia Sani tersebut baru-baru ini kembali menjadi penelitian tesis S2 di salah satu universitas di Medan. Boru Ritonga, mahasiswa itu, menyebut tertarik pada film produksi Tympanum Novem Films tersebut karena muatan budaya dan jenakanya. “Saya mengangkat masalah ekstrinsik dalam film tersebut, terutama menyangkut muatan budaya Mandailing,” katanya. “Banyak hal menarik di dalamnya, terutama keunikan budaya yang melekat pada tokoh Safii dan Maliki,” tambahnya antusias.

Film “Biola Namabugang” memang menceritakan tokoh Safii dan Maliki yang terisolasi dari kehidupan masyarakat sejak kecil. Mereka lahir dan besar di hutan dan jauh dari sentuhan modernisasi. Itu karena orang tua keduanya melarikan diri ke hutan karena pernikahan satu marga yang ditentang adat. Sentuhan dan konflik budaya makin intens terutama setelah hadir tokoh Kareen, seorang peniliti dari perguruan tinggi luar negeri. Keragaman benturan budaya modern dan tradisional itu yang melahirkan kejenakaan. Itu yang mendominasi seluruh cerita dan menimbulkan daya tarik.

Film ini memang bukan sekedar film komedi badut-badutan. Menurut sutradara sekaligus penulis skenarionya, Askolani Nasution, sejak awal ia memang mengemas komedi dalam film ini secara bernas, sarat makna. “Saya tak ingin memancing tawa penonton hanya dengan adegan-adegan yang sifatnya murahan,” katanya. Ia lalu menambahkan, sebuah film, apapun genrenya, sepatutnya tetap menguji integritas kehidupan manusia, sarat makna, sedapat mungkin menimbulkan kontemplasi berpikir bagi penonton. Film harus mengubah cara berpikir orang, tambahnya.

Memilih film “Biola Namabugang” sebagai objek penelitian ilmiah memang bukan sekali ini saja. Tahun lalu, film yang dibuat dengan dana tujuh juta ini juga pernah menjadi objek penelitian studi S2 di Jurusan Humaniora Universitas Andalas. Lucunya, mahasiswa tersebut bukan penutur bahasa Mandailing. Karena itu, masih menurut Askolani, sebuah budaya acapkali lebih menarik bagi peneliti luar. Peneliti seperti itu biasanya lebih jernih dan logis memposisikan dirinya. Karena itu, kajian tentang Mandailing lebih marak di luar kawasan ini. Arsip-arsip tentang sastra dan budaya Mandailing, misalnya, justru lebih lengkap di universitas luar negeri.

Menanggapi itu, kita sepatutnya merasa miris. Ketika orang diberbagai belahan dunia ini bersemangat membicarakan entitas Mandailing, di kawasannya sendiri ia seperti dilupakan. “Orang, kalau mau mencari buku Dua Sajoli, malah larinya ke universitas Australia. Di sini malah tak ada,” tandas Askolani.

Karena itu, Tympanum Novem Films, setiap tahun secara massif memproduksi film-film berkarakter Mandailing. Selain film “Biola Namabugang”, komunitas ini juga telah memproduksi film berkarakter daerah lainnya, yakni “Tias 1”, “Tias 2”, “Lilu 1”, “Lilu 2”, dan “Senandung Willem”. Saat ini juga sedang dalam proses produksi dua film lainnya, “Si Gotap Ulu” dan “Holong Natarhalang”.

Menanggapi hal itu, Holik Nasution, yang juga anggota komunitas Tympanum Novem Films, mengatakan bahwa usaha-usaha tersebut merupakan usaha memperkenalkan entitas Mandailing ke berbagai kalangan. “Sebagus apapun budaya yang kita miliki, tanpa publikasi yang terkemas baik, tidak akan membuat orang bangga dengan budaya yang kita miliki,” katanya

Reporter : Dahlan Batubara

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • SAHATA Perkuat Divisi

    SAHATA Perkuat Divisi

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Tim SAHATA memperkuat pergerakan seluruh divisi pemenangan pasangan Saipullah-Atika, Kamis (26/9/2024). Hal ini dibahas dalam rapat perdana tim pemenangan di Posko Pemenangan SAHATA, Jalan Willem Iskander, Panyabungan, Madina. Rapat tersebut dihadiri calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution dan para personalia divisi-divisi pemenangan.   Dalam kesempatan itu, […]

  • Soal TKA China di OTP Geothermal, Data Disnaker Madina Beda dengan LIPAN

    Soal TKA China di OTP Geothermal, Data Disnaker Madina Beda dengan LIPAN

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (LIPAN) mengungkap temuan tentang jumlah tenaga kerja berbahasa China di OTP Geothermal, Mandailing Natal. Ketua LIPAN Mandailing Natal (Madina), Sutan Batang Hari Nasution kepada Mandailing Online, Selasa (17/7/2018) di Panyabungan mengungkapkan bahwa lembaga itu menemukan sekitar 60 orang tenaga kerja asing berbahasa China di lokasi […]

  • HUT Korpri ke-39 Pemko Santuni Anak Yatim dan Gelar Pengobatan Gratis

    HUT Korpri ke-39 Pemko Santuni Anak Yatim dan Gelar Pengobatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-39, Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Psp), menggelar upacara di Stadion HM Nurdin, Senin (29/11). Lalu, dirangkai dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, penyerahan santunan kepada anak yatim yang orangtuanya terdaftar sebagai anggota Korpi Psp, memberikan bingkisan kepada 63 PNS golongan I yang berprestasi di bidangnya, dan […]

  • Tragedi SMGP: 14 Poin Rekomendasi Pansus DPRD Madina

    Tragedi SMGP: 14 Poin Rekomendasi Pansus DPRD Madina

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal melahirkan 14 poin terkait tragedi geothermal di Sibanggor. Rekomendasi itu ditetapkan pada rapat paripurna DPRD Mandailing Natal, Kamis (1/4/2021). Pansus itu dibentuk pada 24 Pebruari 2021 dan berakhir hari ini 1 April 2021. Tragedi Sibanggor terjadi pada 25 Januari 2021. Lima warga Sibanggor Julu tewas […]

  • Bank Mega Regional Sumatera Adakan Sosialisasi Manajemen Perpajakan Sebagai Aksi Bela Negara

    Bank Mega Regional Sumatera Adakan Sosialisasi Manajemen Perpajakan Sebagai Aksi Bela Negara

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bank Mega (PT. Bank Mega, tbk) mengadakan Event Ngopi – Ngobrol Seputar Pajak Terkini – dengan tema “Manajemen Perpajakan untuk Usaha”  di Business Lounge Kantor Regional Sumatera Bank Mega, Jl Kapt. Maulana Lubis, No.11 Medan, Rabu (15/3/2023). Event Ngopi itu melibatkan 9 kantor cabang yang terdiri dari 3 kantor cabang di […]

  • Pendukung Sofwat-Zubeir Kian Bertambah

    Pendukung Sofwat-Zubeir Kian Bertambah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LINGGABAYU (Mandailing Online) — Peta dukungan kepada pasangan Sofwat-Zubaeir terus mengalir di berbagai wilayah Mandailing Natal (Madina). Termasuk di kawasan Pantai Barat Madina, sejumlah komponen menyatakan mendukung H.M. Sofwat Nasution-Ir. H. Zubeir Lubis sebagai kandidat bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina. Tim Trabas Sinunukan melakukan silaturrahmi dengan Ir. H. Zubeir Lubis, Minggu malam (17/5-2020). Pada […]

expand_less